SATELITNEWS.COM, LEBAK—Penukaran uang baru jelang Lebaran di Rangkasbitung Kabupaten Lebak disambut antusias. Tak hanya diserbu warga, tetapi juga diikuti sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) saat jam kerja. Kegiatan yang digelar Bank Indonesia di depan Masjid Agung Al-A’raaf, Jalan Abdi Negara, Senin (23/2/2026) pagi itu, bahkan dijaga ketat aparat Kepolisian bersenjata lengkap untuk mengantisipasi membludaknya antrean.
Sejak pagi, warga sudah memadati lokasi untuk menukarkan uang pecahan mulai dari Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000 hingga Rp20.000. Tradisi berbagi uang baru saat Idul Fitri menjadi alasan utama tingginya antusiasme masyarakat. Pantauan di lapangan, antrean mengular hingga ke sisi jalan. Petugas kepolisian tampak mengatur barisan dan memastikan kegiatan berlangsung tertib. Meski pendaftaran dilakukan secara online melalui layanan PINTAR BI, warga tetap harus hadir sesuai jadwal untuk proses penukaran.
Menariknya, selain masyarakat umum, terlihat pula sejumlah ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak yang ikut mengantre di tengah jam kerja. Kehadiran ASN tersebut sempat menjadi perhatian warga lainnya. Cece Sunardi, warga Aweh, Kecamatan Kalanganyar, mengaku menukarkan uang sebesar Rp2,8 juta ke berbagai pecahan kecil untuk dibagikan kepada sanak saudara saat Lebaran.
“Rp 2,8 juta ditukar ke pecahan Rp20 ribu, Rp10 ribu, Rp5 ribu, Rp2 ribu dan Rp1.000. Nantinya buat dibagikan ke saudara saat Lebaran,” ujar Cece. Ia mengatakan, tahun ini merupakan kali pertama dirinya mendaftar secara daring sebelum datang ke lokasi. Informasi pendaftaran diperoleh dari media online agar tidak kehabisan kuota. “Daftar online sebelum puasa, takut enggak kebagian,” katanya.
Hal senada disampaikan Herlina, warga lainnya yang ikut menukarkan uang pecahan. Ia memilih pecahan Rp1.000, Rp2.000, Rp10.000 dan Rp20.000 untuk tradisi berbagi kepada anak-anak dan keponakan saat hari raya. “Biasanya buat bagi-bagi anak kecil dan ponakan pas Lebaran,” ucapnya.
Diketahui, sistem pendaftaran daring melalui laman resmi BI diterapkan guna mengatur kuota penukaran dan menghindari kerumunan. Meski demikian, tingginya minat masyarakat menjelang Ramadan dan Idul Fitri membuat lokasi penukaran tetap dipadati warga sejak pagi hari.
Baca Juga: Jelang Lebaran, 41 Ruas Jalan Mudik di Kabupaten Tangerang Diperbaiki Sementara
Terkait banyaknya ASN di lingkungan Pemkab Lebak yang ikut antre penukaran pecahan uang yang disediakan BI pada jam kerja, Satelitnews.com berusaha melakukan konfirmasi kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Lebak Halson Nainggolan. Namun hingga berita ini diterbitkan belum ada jawab dari pejabat tersebut. (mulyana)
























