SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tangerang, meresmikan gedung Sekretariat Bawaslu Kota Tangerang yang baru, di Jalan Nyimas Melati No.09, Kelurahan Sukarasa, Jumat (27/2/2026) sore.
Peresmian itu, dirangkaikan dengan kegiatan “Ngabuburit Pengawasan” bertema Ngabuburit Sambil Melek Demokrasi: Peran Warga Mengawasi Pemilu.
Peresmian dilakukan secara simbolis, dan dihadiri unsur Forkopimda, DPRD, jajaran Bawaslu, serta elemen masyarakat.
Gedung yang sebelumnya merupakan aset milik Pemerintah Kota Tangerang tersebut, kini resmi difungsikan sebagai kantor Bawaslu Kota Tangerang setelah melalui proses rehabilitasi selama kurang lebih empat bulan.
Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono mengatakan, peresmian ini menjadi bagian dari penguatan infrastruktur demokrasi di daerah.
Ia menyebut, pembangunan dan rehabilitasi gedung tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kota Tangerang dan Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Ukir Prestasi, Raih Penghargaan Penerbit SLF Terbaik PAPTI Award 2026
“Alhamdulillah, hari ini kita resmikan Gedung Kantor Bawaslu Kota Tangerang. Ini hasil kolaborasi dengan Bawaslu RI. Setelah kurang lebih empat bulan direhabilitasi, hari ini bisa dimanfaatkan secara resmi,” ujar Maryono, kepada wartawan satelitnews.com, Jumat (27/2/2026).
Ia menjelaskan, anggaran rehabilitasi gedung tersebut mencapai sekitar Rp2 Miliar. Lahan dan bangunan, sebelumnya merupakan aset pemerintah daerah yang kini difungsikan sebagai kantor Bawaslu.
“Lahan dan gedung ini, merupakan aset daerah yang sudah masuk wilayah Kota Tangerang dan sekarang digunakan sebagai kantor Bawaslu. Untuk anggaran kurang lebih Rp2 Miliar,” jelasnya.
Maryono berharap, keberadaan gedung baru tersebut dapat memperkuat sinergi antar lembaga dalam menjaga kualitas demokrasi. Menurut dia, perbedaan pilihan politik tidak boleh menjadi sumber perpecahan, melainkan bagian dari dinamika demokrasi yang sehat.
“Kolaborasi seluruh komponen, baik pusat maupun daerah, harus terus diperkuat. Demokrasi harus dijaga, keamanan dan konsolidasi harus kita tingkatkan. Berbeda partai itu biasa, yang penting tujuannya sama untuk kemajuan bangsa,” tegasnya.
Sementara, Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam, menilai gedung baru tersebut menjawab kebutuhan mendesak Bawaslu yang selama ini menghadapi keterbatasan ruang dan fasilitas, terutama saat momentum pemilu.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Cikokol Apresiasi Pemkot Tangerang
“Dari dulu teman-teman Bawaslu sudah mengajukan perbaikan maupun perluasan. Karena secara kapasitas, gedung sebelumnya memang tidak cukup menampung berbagai aktivitas, apalagi saat tahapan pemilu,” ungkap Rusdi.
Ia menyebut, proses pembangunan telah selesai pada tahun sebelumnya dan kini secara definitif dapat dimanfaatkan. Besaran anggaran yang digelontorkan berkisar Rp2 Miliar.
Rusdi berharap, gedung tersebut tidak hanya menjadi kantor administratif, tetapi juga pusat edukasi demokrasi bagi masyarakat, khususnya pemilih pemula.
“Mudah-mudahan ini menjadi pusat kegiatan Bawaslu dalam mendorong demokrasi di Kota Tangerang. Gedung ini harus menjadi ruang kolaborasi dengan partai politik dan masyarakat, serta pusat edukasi nilai-nilai demokrasi, terutama bagi para pelajar dan pemilih pemula,” ujarnya.
Menurutnya, hak politik untuk memilih merupakan hak konstitusional setiap warga negara yang harus disalurkan secara sadar dan bertanggung jawab dalam setiap pemilu.
Di kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu Kota Tangerang, Komarullah, menjelaskan lahan gedung masih berstatus milik Pemerintah Kota Tangerang. Renovasi dilakukan setelah mendapatkan izin resmi dari pemerintah daerah, dengan anggaran yang bersumber dari Bawaslu RI.
“Ini masih lahan Pemda. Renovasinya menggunakan anggaran dari Bawaslu RI. Jadi ada kerja sama antara Pemda Kota Tangerang dan Bawaslu RI,” terang Komarullah.
Ia menambahkan, sesuai perjanjian, pemeliharaan gedung sepenuhnya menjadi tanggung jawab Bawaslu sebagai pengguna.
“Dalam perjanjian, pemeliharaan diserahkan kepada kami sebagai pengguna. Anggarannya dari Bawaslu RI,” tukasnya.
Komarullah berharap, gedung baru ini menjadi kantor permanen yang mampu menunjang kinerja pengawasan pemilu secara lebih optimal. Ia juga menyebut peresmian gedung tersebut menjadi kado istimewa menjelang hari jadi Kota Tangerang.
“Harapan kami, ini menjadi kado spesial untuk ulang tahun Kota Tangerang. Semoga ke depan pengawasan semakin tajam dan kami bisa istiqomah menjalankan tugas,” imbuhnya. (ari)

















