SATELITNEWS.COM, NIAS–Pelaksanaan Gema Budaya Hilifamaedodanö 2026 diyakini menjadi momentum penting bagi kebangkitan sektor pariwisata sekaligus penguatan perekonomian masyarakat Desa Bawomataluo dan Kabupaten Nias Selatan secara luas.
Optimisme tersebut semakin menguat dengan rencana kehadiran Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, bersama sejumlah pejabat negara dan daerah, di antaranya Gubernur Sumatera Utara, anggota DPR RI, para bupati, hingga camat.
Kehadiran para pemangku kepentingan ini diharapkan mengangkat festival budaya asli masyarakat Kepulauan Nias ke panggung nasional bahkan internasional.
Pemerintah Desa Bawomataluo pun terus mematangkan berbagai persiapan untuk menyambut masyarakat, wisatawan domestik, hingga wisatawan mancanegara yang akan menghadiri perhelatan budaya tersebut.
Kepala Desa Bawomataluo, Teruna Wau, mengatakan Gema Budaya Hilifamaedodanö 2026 diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, meningkatnya jumlah pengunjung akan membuka peluang yang lebih besar bagi pelaku UMKM, pengrajin, sektor perhotelan, transportasi, hingga berbagai usaha lokal lainnya.
Baca Juga: Desa Cibaliung Masuk Lima Besar Apresiasi Desa Budaya 2025
“Festival budaya bukan hanya menjadi wadah pelestarian adat dan tradisi, tetapi juga motor penggerak ekonomi masyarakat. Semakin banyak wisatawan yang datang, semakin besar pula manfaat yang dirasakan oleh masyarakat,” ujar Teruna Wau, Jumat (24/7/2026).
Teruna Wau bersama jajaran Pemerintah Desa Bawomataluo optimistis Gema Budaya Hilifamaedodanö 2026 akan berkembang menjadi salah satu agenda budaya unggulan di Sumatera Utara. Festival ini juga diharapkan semakin memperkuat posisi Desa Bawomataluo sebagai destinasi wisata budaya yang menjadi kebanggaan Kepulauan Nias dan Indonesia di mata dunia. (made)

















