Rabu, 21 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

Durasi Musim Kemarau Tahun 2026 Diprediksi Lebih Lama dan Lebih Kering

Oleh Made Nusantara
Kamis, 5 Mar 2026 13:12 WIB
Rubrik Nasional
Kemarau Sudah Membuat 372 Hektare Sawah di Lebak Kekeringan

ILUSTRASI. Kekeringan pada musim kemarau. ISTIMEWA

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Musim kemarau yang akan melanda Indonesia diprediksi lebih cepat datang. Selain itu durasinya lebih lama dan lebih kering. Hal itu disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

“Diprediksi di sebagian besar wilayah Indonesia, datangnya akan lebih maju. Kemudian juga nanti akan lebih panjang. Ini kalau bahasa awamnya, kemarau tahun 2026 relatif lebih kering daripada tahun 2025,” ujar Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, dalam Konferensi Pers Prakiraan Awal Musim Kemarau 2026, di Gedung Multi-Hazard Early Warning System, Jakarta.

Menurutnya, fenomena La Niña lemah yang terjadi sejak Oktober 2025 telah berakhir pada Februari 2026. Setelah itu terjadi peralihan angin baratan (Monsun Asia) menjadi angin timuran (Monsun Australia), yang menjadi penanda dimulainya musim kemarau.

Secara klimatologis, sejumlah zona musim diperkirakan mulai memasuki periode kemarau pada Maret hingga April 2026. “Sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi mulai memasuki musim kemarau pada April, yaitu 114 zona musim atau sekitar 16,3 persen dari total 699 zona musim,” jelasnya.

Selanjutnya, pada Mei 2026 sebanyak 184 zona musim (26,3 persen) diperkirakan memasuki musim kemarau, disusul Juni dengan 163 zona musim (23,3 persen). Faisal menjelaskan, musim kemarau akan diawali dari wilayah Nusa Tenggara dan bergerak secara bertahap ke arah barat mencakup wilayah Indonesia lainnya.

Untuk puncak kemarau, sekitar 429 zona musim (61,4 persen) diprediksi mengalaminya pada Agustus 2026. Sebanyak 410 zona musim (58,7 persen) diperkirakan mencapai puncak lebih awal dari normal. Selain itu, sebanyak 400 zona musim (57,2 persen) wilayah diprediksi mengalami durasi musim kemarau yang lebih panjang dari biasanya.

Baca Juga: Kemarau Panjang Melanda Banten, Hasil Panen Petani Terganggu

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menyebut, wilayah yang diperkirakan mengalami awal kemarau lebih maju antara lain sebagian besar Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan bagian selatan dan timur, sebagian besar Sulawesi, Maluku, hingga sebagian wilayah Papua.

Memasuki Agustus, cakupan wilayah yang mengalami puncak kemarau diprediksi semakin meluas, meliputi Sumatera bagian tengah dan selatan, Jawa Tengah hingga Jawa Timur, sebagian besar Kalimantan dan Sulawesi, seluruh Bali dan Nusa Tenggara, serta sebagian wilayah Maluku dan Papua.

BeritaTerbaru

BKN Bahas Skema Pengalihan Gaji PPPK ke Pusat

BKN Bahas Skema Pengalihan Gaji PPPK ke Pusat

Rabu, 21 Okt 2026 08:03 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Jumat 9 Oktober, Cek Lokasinya

Layanan SIM Keliling Jakarta Rabu 21 Oktober, Cek Lokasinya

Rabu, 21 Okt 2026 07:48 WIB
36 Operasi Tangkap Tangan, 21 Kepala Daerah Diciduk

36 Operasi Tangkap Tangan, 21 Kepala Daerah Diciduk

Selasa, 20 Okt 2026 16:40 WIB
Khalid Basalamah Akui Setor US$554.500

Khalid Basalamah Akui Setor US$554.500

Selasa, 20 Okt 2026 16:35 WIB

Pada September, puncak kemarau masih diperkirakan terjadi di sebagian Lampung, sebagian kecil wilayah Jawa, sebagian besar Nusa Tenggara Timur, serta wilayah Sulawesi bagian utara dan timur, Maluku Utara, sebagian Maluku, dan sebagian Papua.

Menghadapi potensi dampak kemarau 2026, Kepala BMKG mengingatkan pentingnya langkah antisipasi oleh kementerian, lembaga, pemerintah daerah, hingga masyarakat. “Prakiraan ini menjadi rujukan langkah mitigasi, panduan umum perencanaan, antisipasi, serta kebijakan jangka panjang bagi sektor-sektor terdampak,” ujarnya.

Di sektor pangan, petani diimbau menyesuaikan jadwal tanam dengan memilih varietas yang lebih hemat air, tahan kekeringan, serta memiliki siklus panen lebih singkat. Selain itu, penguatan sektor sumber daya air juga perlu dilakukan melalui revitalisasi waduk dan perbaikan jaringan distribusi untuk menjamin ketersediaan air bersih bagi kebutuhan domestik maupun operasional Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

BMKG juga mengingatkan pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi penurunan kualitas udara serta potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). “Prediksi ini merupakan bentuk peringatan dini atau early warning yang harus diterjemahkan menjadi aksi nyata atau early action oleh para pemangku kepentingan untuk meminimalkan risiko bencana kekeringan,” kata Faisal.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca di Kota Tangerang Sepekan Mendatang

Sejumlah kementerian mulai menyiapkan langkah antisipasi dampak kemarau. Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat program cetak sawah nasional guna menjaga ketahanan pangan.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman menegaskan, produksi pangan tidak boleh melemah di tengah ketidakpastian iklim global. “Kita tidak boleh kendur, tidak boleh lengah. Kondisi iklim dunia tidak menentu. Diprediksi tahun depan El Nino, jadi kita harus kerja keras tahun ini,” ujar Amran, dalam Rapat Percepatan Koordinasi Penyelesaian Cetak Sawah Rakyat (CSR), di Kantor Pusat Kementan, Jakarta.

Pemerintah menggarap program cetak sawah nasional pada 2025 sebanyak 225.000 hektare, dengan sekitar 110.000 hektare masih dalam proses penyelesaian di 19 provinsi. Di 2026, target tersebut ditingkatkan menjadi 250.000 hektare.

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) juga siap-siap, dengan strategi terpadu untuk memperkuat mitigasi kebakaran hutan dan lahan. Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki mengatakan, potensi kebakaran pada 2026 diperkirakan meningkat akibat kondisi cuaca yang lebih panas. “Tantangan 2026 tidak ringan, karena diprakirakan lebih panas, sehingga pencegahan harus dilakukan lebih dini, lebih sistematis, dan berbasis data,” ujarnya.

Risiko kebakaran hutan dan lahan diproyeksikan meningkat mulai Juli 2026, terutama di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Nusa Tenggara. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kemenhut memperkuat sistem deteksi dini melalui Sipongi Plus, meningkatkan patroli terpadu di desa rawan kebakaran, serta menyiapkan operasi modifikasi cuaca menjelang puncak kemarau.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Dwi Januanto Nugroho menerangkan, pihaknya telah menyurati perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) agar memastikan pengendalian karhutla di wilayah konsesi masing-masing. (rm)

Tags: bmkgDurasi Musim Kemarau Tahun 2026 Diprediksi Lebih Lama dan Lebih Keringmusim kemarau
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Asing Terlibat Karhutla, Puluhan Korporasi Diproses Hukum
Nasional

Asing Terlibat Karhutla, Puluhan Korporasi Diproses Hukum

Selasa, 20 Okt 2026 15:00 WIB
26.385 SPPG Dinilai Memenuhi Syarat, Dapur MBG Dipantau AI dari Pusat
Nasional

26.385 SPPG Dinilai Memenuhi Syarat, Dapur MBG Dipantau AI dari Pusat

Selasa, 20 Okt 2026 14:57 WIB
Legislator Dorong PBB Kembangkan Skema Pembiayaan Alternatif
Nasional

Legislator Dorong PBB Kembangkan Skema Pembiayaan Alternatif

Senin, 19 Okt 2026 19:55 WIB
Anggota Komisi III DPR Menilai UU Anti-Perundungan Perlu Dikaji
Nasional

Anggota Komisi III DPR Menilai UU Anti-Perundungan Perlu Dikaji

Senin, 19 Okt 2026 19:50 WIB
Anggota DPR Eric Nilai Peringatan MSCI Jadi Momentum Benahi Pasar Modal
Nasional

Anggota DPR Eric Nilai Peringatan MSCI Jadi Momentum Benahi Pasar Modal

Senin, 19 Okt 2026 19:42 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Jumat 9 Oktober, Cek Lokasinya
Nasional

SIM Keliling Jakarta Senin 19 Oktober, Cek Lokasinya

Senin, 19 Okt 2026 07:02 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni

Berita Pilihan

Bupati Tangerang Buka Manasik Haji 5.000 Anak PAUD

Bupati Tangerang Buka Manasik Haji 5.000 Anak PAUD

Senin, 19 Okt 2026 20:13 WIB
The Magician’s Nephew, Asal-usul Dunia Narnia

The Magician’s Nephew, Asal-usul Dunia Narnia

Kamis, 15 Okt 2026 15:21 WIB
Polisi Temukan Gudang Miras di Pasar Cimanggis, Pemkot Tangsel Diminta Tegas

Polisi Temukan Gudang Miras di Pasar Cimanggis, Pemkot Tangsel Diminta Tegas

Minggu, 18 Okt 2026 16:24 WIB
Jenguk Korban Ledakan Pasar Cimanggis di RSU Tangsel, Pilar: Pasien Luka Bakar Berat Butuh Dirujuk

Dijenguk Pilar, Pasien Luka Bakar Berat Butuh Dirujuk

Kamis, 15 Okt 2026 21:44 WIB
MENYAMPAIKAN SAMBUTAN : Gubernur Banten Andra Soni, menyampaikan sambutan pada momen perayaan Hari Santri Nasional. (ISTIMEWA)

Refleksi HSN, Andra: Santri Garda Terdepan Pembangunan di Banten

Minggu, 18 Okt 2026 14:16 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.