SATELITNEWS.COM, SERANG – Pemprov Banten membuka bazar Ramadan, Selasa (10/3/2026). Tindakan itu sengaja dilakukan, sebagai upaya menekan harga sembako dan memudahkan kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, pihaknya sengaja melaksanakan bazar Ramadan sebagai upaya stabilitas harga, karena momen puasa identik dengan kenaikan harga sembako disejumlah pasar.
“Kita selenggarakan bazar ini sebagai upaya stabilitas harga dan dukungan kepada masyarakat, terkait dengan kebutuhan sembako masyarakat selama bulan Ramadan,” katanya, Selasa (10/3/2026).
Andra mengatakan, bazar tersebut terbuka untuk umum karena sengaja dilaksanakan untuk memudahkan masyarakat. Oleh karena, bahan sembako yang dijual di bazar tersebut relatif lebih murah dibandingkan dengan harga pasaran.
“Harganya lebih terjangkau oleh masyarakat, karena memang bazar ini untuk memudahkan masyarakat. Karena selama ini memang ada kenaikan terhadap beberapa komoditas sembako,” tambahnya.
Andra menerangkan, pelaksanaan bazar Ramadan melibatkan berbagai kalangan dan berbagai pihak terkait lainnya. Tujuannya, agar bisa memberikan pasokan sembako dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan harga pasar.
Baca Juga: Program Magang ke Jepang Minim Peminat, Di Banten Baru 73 Pendaftar
“Kita libatkan semua beberapa instansi dan para pelaku usaha di Banten yang memberikan produknya dengan harga murah kepada masyarakat,” ujarnya.
Terkait dengan kenaikan harga sembako disejumlah pasar di Banten, Andra mengaku telah menginstruksikan kepada instansi teknis agar terus melakukan pemantauan dan memberikan tindakan tegas kepada pedagang atau distributor yang sengaja menaikan harga sepihak.
“Kita sudah sampaikan juga kepada pihak kepolisian agar bisa menindak oknum yang melakukan penimbunan atau pihak yang tidak bertanggung jawab terkait dengan menaikan harga secara sepihak,” pungkasnya.
Andra berpesan, kepada masyarakat agar tidak panik terkait dengan kenaikan harga sembako di Banten. Oleh karena selama ini pihaknya telah melakukan berbagai upaya agar tidak terjadi lonjakan harga dan memberatkan kepada masyarakat.
“Stok pangan masih aman, kita juga sedang berupaya menangani laju inflasi di Banten. Intinya pemerintah terus bekerja agar harga tidak naik terlalu tajam dan inflasi bisa ditekan,” ujarnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten Nasir M Daud menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan semua instansi terkait dalam upaya menekan kenaikan harga sembako, salah satunya dengan melaksanakan bazar Ramadan.
Baca Juga: Kekeringan Meluas, Ratusan Hektare Sawah di Banten Gagal Panen
“Bazar ini merupakan salah satu upaya kita untuk mengatasi persoalan kenaikan harga sembako dan lainnya. Pada dasarnya, bazar ini untuk menstabilkan harga, untuk memudahkan masyarakat, karena harganya jauh lebih murah,” imbuhnya. (adib)
























