SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Upaya memperkuat ekosistem kota digital di BSD City terus dipercepat. Kali ini, Sinar Mas Land menjalin kerja sama strategis dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk untuk memperkuat infrastruktur telekomunikasi sekaligus menghadirkan jaringan 5G di kawasan tersebut.
Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT Serpong Mas Telematika (SMT), anak usaha Sinar Mas Land, dengan Telkom. Penandatanganan dilakukan pada Rabu (11/3/2026) di Sinar Mas Land Plaza, BSD City.
Dalam kerja sama ini, Telkom berperan sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi yang bermitra dengan PT SMT untuk pemanfaatan jaringan fiber optik. Infrastruktur tersebut akan digunakan untuk mendukung layanan FTTH (Fiber to the Home) dan FTTX bagi produk IndiHome, IndiBiz, serta dedicated internet. Selain itu, jaringan fiber optik tersebut juga akan dimanfaatkan sebagai transport jaringan Base Transceiver Station (BTS) Telkomsel.
Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Kiem An Andy selaku Chief Operating Officer Fiber Optic Mining & Infrastructure Sinar Mas Land dan Ekadiah Finandiarsi sebagai Senior Manager Regional Wholesale Service Telkom Regional II Telkom Indonesia.
Momen tersebut turut disaksikan oleh Nanang Hendarno (Direktur Network Telkom Indonesia), Edie Kurniawan (Executive Vice President Telkom Regional II), Irvan Yasni (CEO of Technology Advisory and Business at Sinar Mas Land), Himawan Setiawan (AVP Infrastructure Operation Sinar Mas Land), serta Rama Devy Simbolon (VP Regulation & Business Advocacy Sinar Mas Land).
Executive Vice President Telkom Regional II, Edie Kurniawan, mengatakan kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat infrastruktur telekomunikasi sekaligus menghadirkan konektivitas digital yang lebih andal di BSD City.
“Melalui pemanfaatan jaringan fiber optik untuk layanan FTTH, FTTX, serta transport BTS Telkomsel, kami berharap masyarakat dan pelaku usaha di BSD City dapat menikmati kualitas layanan yang semakin cepat, stabil, dan terintegrasi. Kehadiran jaringan 5G ini juga menjadi bagian dari komitmen Telkom Indonesia dalam mendorong percepatan transformasi digital di berbagai kawasan strategis di Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Chief Operating Officer Fiber Optic, Mining & Infrastructure Sinar Mas Land, Kiem An Andy, menegaskan bahwa pengembangan infrastruktur digital menjadi bagian penting dalam transformasi BSD City sebagai kota pintar terpadu.
“Sebagai kawasan yang terus berkembang menjadi integrated smart digital city, Sinar Mas Land berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang mendukung transformasi digital secara berkelanjutan. Melalui kerja sama dengan Telkom, kami optimistis BSD City dapat terus menjadi ekosistem yang kondusif bagi perkembangan teknologi, ekonomi digital, dan inovasi di Indonesia,” kata Kiem An Andy.
Ia menambahkan, kehadiran jaringan 5G di BSD City diharapkan mampu meningkatkan pengalaman pengguna (customer experience) bagi pelaku usaha, komunitas kreatif, penghuni kawasan, hingga ekosistem startup.
“Dengan konektivitas yang lebih cepat, stabil, dan andal, berbagai aktivitas digital di BSD City diharapkan dapat berkembang semakin pesat,” ujarnya.
Penandatanganan PKS ini juga menandai perluasan jangkauan jaringan 5G Telkom di BSD City yang akan disebarkan secara bertahap mulai tahun ini.
Sebagai kota mandiri seluas sekitar 6.000 hektare, BSD City terus berkembang menjadi integrated smart digital city yang menghadirkan ekosistem hunian, bisnis, pendidikan, teknologi, dan gaya hidup dalam satu kawasan terpadu.
Pengembangan kota ini didukung berbagai infrastruktur dan solusi berbasis teknologi, seperti jaringan fiber optik berkapasitas tinggi, implementasi Internet of Things (IoT), sistem keamanan dan monitoring kawasan berbasis digital, hingga pengembangan layanan kota berbasis data yang meningkatkan efisiensi mobilitas, keamanan, dan kenyamanan masyarakat.
Sinar Mas Land juga menghadirkan Digital Hub BSD City sebagai pusat inovasi yang mempertemukan perusahaan teknologi global, startup, serta talenta digital dalam satu ekosistem kolaboratif.
Melalui pengembangan infrastruktur digital, konektivitas berkecepatan tinggi, serta kolaborasi dengan berbagai perusahaan teknologi global, BSD City terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat inovasi dan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.
Berbagai inisiatif tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan kota masa depan yang terhubung, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendukung perkembangan ekonomi digital nasional. (aditya)