SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran Ciledug, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, mengevakuasi sarang tawon jenis vespa di dua lokasi permukiman warga.
Salah satu sarang yang ditemukan berukuran besar dengan diameter mencapai 70 sentimeter.
Dua lokasi evakuasi berada di kawasan padat penduduk, yakni di Kecamatan Larangan dan Perumahan Ciledug Indah 2, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah. Evakuasi dilakukan setelah petugas menerima laporan warga yang merasa terancam oleh keberadaan tawon tersebut.
Proses evakuasi dilaksanakan pada malam hari guna meminimalkan risiko. Petugas menggunakan kapas untuk menutup lubang sarang serta cairan kimia khusus untuk melumpuhkan kawanan tawon sebelum sarang diturunkan.
Pemilik rumah di Perumahan Ciledug Indah 2, Didin, mengaku awalnya tidak menyadari keberadaan sarang tawon di atap rumahnya. Ia baru mengetahui setelah ukuran sarang membesar dalam kurun waktu sekitar tiga bulan.
“Awalnya tidak terlalu diperhatikan, tiba-tiba sudah besar. Kami khawatir karena lingkungan padat dan banyak anak-anak. Beruntung belum ada korban, dan kami segera melapor ke Damkar,” ujarnya.
Baca Juga: Kios Furnitur dan Warung di Pinang Tangerang Terbakar
Komandan Regu (Danru) 3 UPT Damkar Ciledug, Syuhada, mengatakan evakuasi pada malam hari merupakan prosedur standar untuk penanganan tawon vespa. Menurutnya, pada malam hari seluruh koloni biasanya berada di dalam sarang dan aktivitas warga relatif lebih rendah.
“Kami langsung menindaklanjuti laporan warga. Evakuasi malam hari lebih aman dibanding siang karena mengurangi risiko bagi masyarakat,” kata Syuhada.
Ia menambahkan, proses evakuasi sarang berdiameter 70 sentimeter tersebut memakan waktu sekitar 40 menit. Setelah berhasil diturunkan, sarang kemudian dibawa ke Pos Damkar Ciledug untuk dimusnahkan.
Pihak Damkar mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap keberadaan sarang tawon vespa. Warga diminta segera melapor ke pos pemadam kebakaran terdekat apabila menemukan sarang serangga tersebut, mengingat sengatannya dapat membahayakan keselamatan. (made)





















