SATELITNEWS.COM, SERANG – Menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Dalam Negeri, serta Surat Edaran Bupati Serang, terkait pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP) Serang bersama unsur Kecamatan dan Muspika Kragilan melakukan aksi bersih lingkungan (korve) di Kampung Cisereh, Desa Kragilan, Kecamatan Kragilan Kabupaten Serang.
Kegiatan ini, menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan indah.
Humas Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) Serang Dani Kusumah mengatakan pada Selasa (31/3) pihaknya telah melaksanakan kegiatan bersih bersih menindaklanjuti surat edaran Mendagri dan Bupati Serang. Dimana edaran bupati tersebut diteruskan ke masing-masing wilayah di Kabupaten Serang.
Kegiatan tersebut difokuskan pada penanganan sampah yang selama ini menumpuk di wilayah Cisereh Desa Kragilan.
“Ini sebagai tindak lanjut dari surat edaran bupati. Intinya kami bersama-sama melaksanakan aksi bersih dalam program Indonesia ASRI,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
Ia menuturkan dalam pelaksanaan kegiatan itu, berbagai pihak terlibat aktif. Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Serang bersama Kecamatan Kragilan menyediakan armada truk pengangkut sampah.
Baca Juga: Nelayan Normalisasi Sungai Pakai Cangkul, Aktivis Serang Raya: Pemerintah Kemana ?
Sementara itu, IKPP Serang mendukung dengan menurunkan alat berat guna mempercepat proses pemindahan sampah ke armada pengangkut.
“Armada dari Dinas LH dan kecamatan, sedangkan alat berat dari Indah Kiat digunakan untuk membantu pengangkutan sampah ke truk,” ujarnya.
Dani mengatakan, dalam kegiatan yang dimulai sejak pagi hingga siang hari itu, sekitar 10 truk sampah berhasil diangkut.
Alasan penggunaan alat berat karena sampah di Cisereh sudah menumpuk, mayoritas sampah rumah tangga yang ada di lokasi tersebut. Sampah itu biasa dibuang sambil melintas di pinggir jalan.
“Sebelum puasa kita juga sudah pernah melakukan kegiatan serupa, di antaranya di dekat Jembatan Ciujung dan di Cisereh ini, karena ada lagi sampahnya hari ini di Cisereh lagi,” pungkasnya.
Tak hanya aksi bersih bersih, kegiatan ini juga dibarengi dengan upaya edukasi kepada masyarakat. Salah satunya melalui pemasangan spanduk larangan membuang sampah sembarangan di sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi pembuangan liar, khususnya di pinggir jalan.
Baca Juga: 5 Perempuan Diduga PSK Diamankan Dalam Operasi Pekat Gabungan di Kabupaten Serang
Camat Kragilan M Mujtahidi mengatakan pemasangan spanduk tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan, termasuk oleh pengendara yang kerap membuang sampah saat melintas.
“Kami ingin masyarakat lebih sadar untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak lagi membuang sampah sembarangan,” ujarnya.
Ke depan, pihak kecamatan juga berencana memasang CCTV di titik-titik rawan pembuangan sampah serta menempatkan petugas untuk melakukan pengawasan.
Aksi bersih bersih ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Muspika Kragilan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang, hingga aparat keamanan seperti Polsek dan Koramil Kragilan.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan Gerakan Indonesia ASRI tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. (sidik)
























