SATELITNEWS.COM, TANGSEL--Kebakaran menghanguskan bengkel sepeda motor di Jalan Parakan, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (1/4/2026). Hingga pukul 14.16 WIB siang, petugas Pemadam Kebakaran Kota Tangsel masih melakukan pendinginan di lokasi.
Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik dari bengkel sepeda motor, meski penyebab pasti masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian.
“Hasil pemeriksaan saksi, jadi korsleting tadi dari bengkel motor tapi nanti kami akan melakukan penyelidikan apakah ini dari konsleting apakah berbahan bakar lainnya,” ujar Kapolsek Pamulang, AKP Galuh Febri Saputra di lokasi.
Ia menjelaskan bahwa objek yang terbakar merupakan ruko yang digunakan untuk usaha bengkel motor, penjualan helm, serta lapak pedagang kelapa muda.
Meski api berkobar cukup besar dan sempat menyulitkan proses pemadaman, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, seorang petugas pemadam kebakaran dilaporkan mengalami sesak napas akibat kelelahan saat bertugas.
“Api cukup besar sehingga proses pemadaman menjadi agak sulit. Selain itu, sempat ada angin kencang yang mempercepat penyebaran api,” tambahnya.
Baca Juga: Pabrik Plastik Terbakar di Balaraja, Warga Panik
Untuk mengantisipasi kemacetan, pihak kepolisian juga melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi kejadian. Arus kendaraan sempat mengalami kepadatan, namun berhasil diurai dengan pengalihan jalur oleh petugas.
Sementara, Komandan Regu Damkar Kecamatan Pamulang, Abdul Rojak mengungkapkan bahwa laporan kebakaran diterima sekitar pukul 11.45 WIB. Karena lokasi kejadian berdekatan dengan pos pemadam, petugas dapat tiba di lokasi dalam waktu sekitar 10 menit.
Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dengan total sekitar 65 personel dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah. Proses pemadaman berlangsung kurang lebih dua jam.
Beruntung, api tidak merambat ke bangunan lain karena petugas segera melakukan pemblokiran di sisi kiri dan kanan lokasi. Selain itu, ketersediaan sumber air yang dekat juga membantu mempercepat proses pemadaman.
Bangunan yang terbakar diketahui memiliki luas sekitar 5×6 meter. Di dalamnya terdapat sejumlah peralatan bengkel, stok oli, serta beberapa unit sepeda motor. Dari tiga unit motor yang berada di lokasi, satu di antaranya berhasil diselamatkan.
Pemilik usaha, yang diketahui baru saja melakukan pembelian peralatan bengkel, diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp3 miliar. Proses pemadaman pun berlangsung dua jam hingga proses pendinginan.
Baca Juga: Belasan Warga Sesak Nafas Akibat Kebakaran Sampah di Tangsel, Sekolah Diliburkan
“Estimasi kerugian sekitar Rp3 miliar, termasuk bangunan dan perlengkapan bengkel yang baru dibeli,” sebut Abdul. (eko)
























