SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Sutera Utama, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 08.45 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan satu tidak sadarkan diri dalam perawatan di rumah sakit.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tangerang Selatan, Ipda Dimas Darmawan menjelaskan bahwa kecelakaan melibatkan sepeda motor jenis underbone yang dikendarai MR (20) dan sepeda motor jenis bebek yang dikendarai AM (48).
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, peristiwa bermula saat MR melaju dari arah Rawakutuk menuju Living World melalui Jalan Sutera Utama. Setibanya di lokasi kejadian, tepatnya di dekat Perumahan Sutera Riviera, diduga terjadi benturan dengan sepeda motor yang dikendarai AM yang keluar dari Cluster Buana Alam Sutera.
“Dari jalan utama muncul R2 Suzuki Satria MR dengan kecepatan tinggi. Di titik benturan, tidak satu pun dari korban berhasil menghindarkan diri dan terjadilah kecelakaan,” katanya.
Benturan tersebut menyebabkan kedua pengendara terjatuh. AM mengalami luka lecet pada kaki kanan dan segera dilarikan ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan.
Sementara itu, MR mengalami luka serius berupa patah tangan kanan, luka sobek pada dahi, serta lecet pada wajah dan kaki. Korban sempat dilarikan ke RSUD Kota Tangerang untuk mendapatkan penanganan medis dan belum sadarkan diri hingga sore ini.
Baca Juga: Bus Pondok Cabe-Alam Sutera Bakal Diuji Coba
“MR mengalami luka-luka (patah pada tangan kanan, sobek pada dahi dan lecet pada wajah serta kaki) kemudian dibawa ke RSUD Kota Tangerang untuk pertolongan medis,” bebernya.
“Kami dapat pastikan tidak ada korban jiwa/kematian, kedua korban sedang sama-sama dirawat di Rumah Sakit dan salah satu korban berinisal MR masih belum sadarkan diri,” lanjutnya.
Atas kejadian tersebut, pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati dalam berkendara. Terlebih, baik administrasi kendaraan dan alat pelindung diri digunakan saat berkendara.
“Jangan kebut-kebutan, serta jangan sekali-sekali melawan arah. Rekan-rekan ingat, nyawa itu tidak ada harganya, dan saat rekan-rekan sedang berada di luar rumah, keluarga teman-teman sedang menunggu keselamatan dan kehadiran teman-teman di rumah,” paparnya.
“Jadi tetap berhati-hati dalam berkendara, semoga kedepannya tingkat kecelakaan di Wilkum Tangsel dapat ditekan, jadikan kejadian ini sebagai bentuk pembelarajan, sehingga tidak terjadi hal-hal seperti ini di kemudian,” sambungnya.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Tangerang Selatan guna penyelidikan lebih lanjut. (eko)
Baca Juga: Sepeda Motor Kawasaki Ninja RR Dicuri dari Garasi Rumah di Ciputat
























