Rabu, 9 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Mahasiswa Tangerang Turun ke Jalan, Desak Pengusutan Tuntas Kasus Kekerasan Aktivis KontraS

Oleh Made Nusantara
Kamis, 9 Apr 2026 18:57 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangerang, Metro Tangerang
Mahasiswa Tangerang Turun ke Jalan, Desak Pengusutan Tuntas Kasus Kekerasan Aktivis KontraS

DEMO: Para aktivis mahasiswa saat menggelar aksi demo. ISTIMEWA

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Sore yang biasanya lengang di kawasan Tugu Adipura, ikon Kota Tangerang, berubah menjadi ruang suara perlawanan. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Kota Tangerang menggelar aksi solidaritas untuk aktivis KontraS, Andrie Yunus, Kamis (9/4/2026). Mereka datang membawa kegelisahan yang sama yakni kekerasan terhadap aktivis dinilai bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan ancaman serius terhadap demokrasi.

Aksi ini bukan mobilisasi spontan. Ia merupakan kelanjutan dari konsolidasi yang telah dibangun sejak pasca-Lebaran, tepatnya pada 26 Maret 2026. Momentum tersebut dimanfaatkan mahasiswa untuk merajut kekuatan, menyatukan sikap, sekaligus menegaskan tekanan terhadap aparat penegak hukum agar tidak lamban dalam mengusut kasus yang menimpa Andrie Yunus.

Sejumlah organisasi mahasiswa lintas ideologi tampak hadir dalam barisan aksi. Mulai dari GMNI, HMI, HMI MPO, HMI DIPO, hingga PMII. Mereka berdiri dalam satu garis tuntutan: hentikan kekerasan terhadap aktivis dan jaga ruang demokrasi tetap hidup.

Di bawah sorotan langit senja, orasi demi orasi dilontarkan secara bergantian. Nada yang muncul tidak sekadar emosional, tetapi juga politis mempertanyakan komitmen negara dalam melindungi kebebasan sipil.

Koordinator Lapangan aksi, Elwin Mendrofa, menegaskan bahwa gerakan ini lahir dari rasa duka sekaligus tanggung jawab moral mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat sipil. “Teman-teman ini mencoba untuk ikut serta bersedih atas Andrie Yunus yang mengalami penyiraman air keras,” ujar Elwin SatelitNews.Com di lokasi aksi.

Namun, duka itu dengan cepat berubah menjadi kemarahan kolektif. Bagi Elwin dan massa aksi, kasus yang menimpa Andrie Yunus bukan hanya persoalan individu, melainkan simbol dari upaya pembungkaman terhadap suara kritis. Ia menilai, tindakan kekerasan terhadap aktivis merupakan bentuk ancaman nyata terhadap kebebasan berekspresi hak fundamental yang dijamin dalam konstitusi. “Kita melihat ini sebagai ancaman terhadap demokrasi. Ketika aktivis diserang, itu artinya ruang kritik sedang ditekan,” katanya.

Baca Juga: TAUD Temukan 16 Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Lebih jauh, Elwin juga menyinggung adanya dugaan keterlibatan oknum intelijen negara dalam peristiwa tersebut. Meski belum disertai bukti yang dipublikasikan secara resmi, kecurigaan ini menjadi salah satu titik tekan dalam tuntutan mahasiswa. “Di balik peristiwa itu pasti ada dalangnya, tapi sampai sekarang belum ada pernyataan resmi siapa otak intelektualnya,” tegasnya.

Pernyataan ini memperlihatkan ketidakpercayaan mahasiswa terhadap proses penegakan hukum yang berjalan. Mereka menilai, pengungkapan pelaku lapangan saja tidak cukup jika aktor intelektual di baliknya tidak disentuh. Dalam kerangka hukum, mahasiswa menegaskan bahwa kebebasan berpendapat telah dijamin dalam Undang-Undang Dasar 1945. Oleh karena itu, setiap bentuk kekerasan terhadap aktivis dipandang sebagai pelanggaran serius terhadap konstitusi. “Elit atau siapa pun tidak boleh anti kritik. Penyerangan terhadap aktivis itu melawan konstitusi,” ujar Elwin.

BeritaTerbaru

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar

Selasa, 8 Sep 2026 21:15 WIB
YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta

YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta

Selasa, 8 Sep 2026 20:53 WIB
Pura-Pura Tes Motor dan Dibawa Kabur, Seorang Pria di Solear Ditangkap Warga

Pura-Pura Tes Motor dan Dibawa Kabur, Seorang Pria di Solear Ditangkap Warga

Selasa, 8 Sep 2026 20:47 WIB
48 Jam Pabrik Plastik di Balaraja Tangerang Terbakar, 33 KK Diungsikan

48 Jam Pabrik Plastik di Balaraja Tangerang Terbakar, 33 KK Diungsikan

Selasa, 8 Sep 2026 20:25 WIB

Bahkan, dalam nada yang lebih keras, ia menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk pengkhianatan terhadap prinsip demokrasi yang telah diperjuangkan sejak reformasi. Meski mengangkat isu sensitif, jalannya aksi berlangsung relatif kondusif. Aparat keamanan tampak berjaga di sekitar lokasi, namun tidak ada gesekan berarti antara petugas dan massa aksi. Elwin memastikan bahwa tidak ada intimidasi yang terjadi selama aksi berlangsung. “Tidak ada intimidasi, semua berjalan lancar,” katanya singkat.

Situasi ini menunjukkan bahwa ruang ekspresi publik masih terbuka, setidaknya dalam konteks aksi di daerah. Namun, bagi mahasiswa, hal itu tidak serta-merta menghapus kekhawatiran terhadap kondisi demokrasi secara nasional. Di sisi lain, aksi ini juga mencerminkan konsolidasi kekuatan mahasiswa yang mulai kembali menemukan momentumnya. Kelompok Cipayung, yang selama ini dikenal sebagai forum komunikasi organisasi mahasiswa ekstra kampus, tampak berupaya menghidupkan kembali tradisi gerakan kolektif.

Tidak hanya berhenti pada aksi simbolik, mahasiswa juga menyiapkan langkah lanjutan. Mereka menyatakan siap menggelar aksi dengan skala lebih besar, bahkan hingga ke tingkat nasional, jika tidak ada perkembangan signifikan dalam penanganan kasus ini. “Kalau belum ada perkembangan, kami akan konsolidasi untuk aksi lebih besar di pusat,” ujar Elwin.

Ancaman mobilisasi lanjutan ini menjadi sinyal bahwa tekanan terhadap aparat penegak hukum akan terus ditingkatkan. Mahasiswa tidak ingin kasus ini berakhir tanpa kejelasan, sebagaimana sejumlah kasus kekerasan terhadap aktivis di masa lalu yang menguap tanpa penyelesaian.

Baca Juga: Polisi Temukan Helm Pelaku Terduga Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS

Dalam tuntutan akhirnya, mahasiswa menegaskan bahwa yang paling penting adalah mengungkap dalang utama di balik penyerangan tersebut. Bagi mereka, keadilan tidak akan tercapai jika hanya pelaku lapangan yang dihukum, sementara aktor intelektual tetap bebas. “Harapan kami, otak intelektualnya dibuka ke publik, jangan hanya pelakunya saja,” tutup Elwin.

Seruan itu menggema di tengah hiruk pikuk lalu lintas Kota Tangerang, seolah menjadi pengingat bahwa demokrasi tidak pernah berdiri sendiri. Ia membutuhkan keberanian untuk bersuara—dan keberanian itu, sore itu, datang dari barisan mahasiswa di bawah bayang-bayang Tugu Adipura. (ari)

 

Tags: aktivisDesak Pengusutan Tuntas Kasus Kekerasan Aktivis KontraSMahasiswa Tangerang Turun ke Jalan
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis
Edukasi

40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis

Selasa, 8 Sep 2026 20:12 WIB
Lapangan Basket Ahmad Yani Kota Tangerang Ditutup Sementara
Bola & Sport

Lapangan Basket Ahmad Yani Kota Tangerang Ditutup Sementara

Selasa, 8 Sep 2026 20:01 WIB
Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang
Headline

Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang Belum Padam

Selasa, 8 Sep 2026 19:53 WIB
Gubernur Banten Andra Soni. (ISTIMEWA)
Banten Region

Pengadaan 500 Ribu Perumahan Di Banten Terkendala Lahan

Selasa, 8 Sep 2026 18:41 WIB
Pemkab Tangerang Targetkan 1.100 Aspontren Rampung Tiga Tahun
Kabupaten Tangerang

Pemkab Tangerang Targetkan 1.100 Aspontren Rampung Tiga Tahun

Selasa, 8 Sep 2026 17:54 WIB
Headline

Antisipasi Sisa Abu Vulkanik, PJJ di Tangsel Diperpanjang hingga 9 September

Selasa, 8 Sep 2026 11:09 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Bagian Hukum Kabupaten Serang Tangani Tiga Perkara Aset

Bagian Hukum Kabupaten Serang Tangani Tiga Perkara Aset

Kamis, 3 Sep 2026 14:23 WIB
SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya

SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya

Senin, 7 Sep 2026 08:06 WIB
Jalan Pisangan Pakuhaji Dibongkar Lagi, Tak Sesuai Spesifikasi

Jalan Pisangan Pakuhaji Dibongkar Lagi, Tak Sesuai Spesifikasi

Jumat, 4 Sep 2026 17:53 WIB
UMKM Serbu Akses Permodalan Dana Bergulir dari Pemkab Tangerang

UMKM Serbu Akses Permodalan Dana Bergulir dari Pemkab Tangerang

Kamis, 3 Sep 2026 20:17 WIB
Pasar Tigaraksa Sepi, DPRD Kabupaten Tangerang Soroti Kinerja Perumda Pasar NKR

Pasar Tigaraksa Sepi, DPRD Kabupaten Tangerang Soroti Kinerja Perumda Pasar NKR

Senin, 7 Sep 2026 20:23 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.