Kamis, 21 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Polisi Temukan Helm Pelaku Terduga Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 16 Mar 2026 20:34 WIB
Rubrik Nasional
Polisi Temukan Helm Pelaku Terduga Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri dalam konferensi pers terkait pengusutan kasus dugaan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (16/3/2026). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA–Polisi menemukan satu helm berwarna hitam yang diduga milik pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus di kawasan Jalan Salemba I, Jakarta Pusat. Polisi juga menduga serangan tersebut dilakukan oleh empat orang yang menggunakan dua sepeda motor.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan dugaan keterlibatan empat orang itu diperoleh dari hasil analisis rekaman kamera pengawas di sejumlah titik di sekitar lokasi kejadian.

Penyidik sejauh ini telah menganalisis 2.610 rekaman video CCTV dari 86 titik kamera pengawas dengan total durasi sekitar 10.320 menit.

“Ada 2.610 gambar dalam bentuk video dengan durasi 10.320 menit sehingga butuh waktu beberapa hari untuk menganalisa digital kamera CCTV yang dilintasi pelaku,” kata Iman dalam konferensi pers, Senin (16/3).

Dari rekaman tersebut, polisi menduga para pelaku telah mengikuti pergerakan korban sebelum serangan terjadi. Empat orang yang menggunakan dua sepeda motor itu terlihat menunggu korban di depan gerai KFC Cikini, Jakarta Pusat.

“Diduga empat orang terduga pelaku yang menggunakan dua sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini,” ujar Iman.

BeritaTerbaru

Rupiah Terus Melemah, Purbaya: Gak Ada Masalah

Rupiah Terus Melemah, Purbaya: Gak Ada Masalah

Senin, 18 Mei 2026 16:34 WIB
Pesawat Tempur Rafale Hingga Rudal Meteor Resmi Diserahkan Kepada TNI-AU

Pesawat Tempur Rafale Hingga Rudal Meteor Resmi Diserahkan Kepada TNI-AU

Senin, 18 Mei 2026 13:32 WIB
Fokus Haji Geser ke Armuzna, Semua Jemaah Reguler Sudah di Makkah

Fokus Haji Geser ke Armuzna, Semua Jemaah Reguler Sudah di Makkah

Minggu, 17 Mei 2026 17:21 WIB
IMG_20260516_181130

Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Begal dengan Tembakan Terukur

Sabtu, 16 Mei 2026 18:16 WIB

Setelah itu para pelaku membuntuti korban yang bergerak dari arah Jalan Diponegoro menuju kawasan Salemba. Penyidik menduga aksi penyiraman dilakukan saat korban melintas di Jalan Salemba I.

Polisi juga menelusuri rute pelarian para pelaku setelah serangan terjadi. Berdasarkan analisis CCTV, dua sepeda motor yang digunakan pelaku bergerak ke arah berbeda.

Salah satu sepeda motor melarikan diri dengan melawan arus di Jalan Salemba Raya menuju kawasan Senen. Dari sana mereka bergerak ke Jalan Kramat Raya menuju Tugu Tani, kemudian ke arah Stasiun Gondangdia hingga memasuki wilayah Jakarta Selatan.

Sementara sepeda motor lainnya kabur menuju Jalan Pramuka Sari 2 ke arah Matraman. Pergerakan mereka kemudian terpantau menuju Jatinegara hingga ke Jalan Otto Iskandardinata di Jakarta Timur.

Dalam perjalanan pelarian itu, polisi juga menduga salah satu pelaku sempat mengganti pakaian sebelum melanjutkan perjalanan.

“Setelah kejadian salah satu pelaku diduga mengganti pakaian sebelum melanjutkan perjalanan dalam pelariannya,” kata Iman.

Hasil analisis alat komunikasi yang dipadukan dengan rekaman CCTV menunjukkan para pelaku kemudian berpencar menuju beberapa wilayah, di antaranya Kalibata, Ragunan, hingga Bogor.

Sementara itu Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung mengatakan helm hitam yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian diduga digunakan oleh pelaku saat menjalankan aksinya.
“Helm diduga milik pelaku didapatkan di Jalan Salemba 1 menuju ke RSCM,” kata Reynold.

Helm tersebut dinilai sesuai dengan yang terlihat dalam rekaman CCTV saat pelaku mengendarai sepeda motor. Polisi telah mengirimkan barang bukti itu ke Pusat Identifikasi Bareskrim Polri dan Pusat Laboratorium Forensik Polri.

“Pengiriman barang bukti helm milik pelaku ke Pusident Bareskrim Polri untuk mendapatkan sidik jari dan ke Puslabfor Polri untuk mendapatkan DNA yang diduga milik pelaku,” ujarnya.

Sebelumnya, ditempat yang sama Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri mengatakan pihaknya akan mengusut tuntas kasus dugaan penyiraman air keras ini. Asep mengatakan kasus ini akan ditangani secara transparan dan profesional sesuai dengan perintah Presiden Prabowo Subianto.

“Kami menegaskan bahwa Polda Metro Jaya berkomitmen menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan akuntabel. Langkah tersebut dilaksanakan sesuai arahan Presiden serta instruksi Bapak Kapolri agar seluruh tahapan berjalan profesional, transparan dan diproses hingga tuntas,” ujar dia.

Di sisi lain, Komisi III DPR RI menyatakan akan memanggil kepolisian dan sejumlah pihak terkait untuk membahas perkembangan penanganan kasus tersebut. “Kemungkinan raker terdekat setelah Lebaran. Kita akan undang Polri, pihak-pihak terkait, termasuk mungkin LPSK juga dan KontraS,” kata Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman di kompleks parlemen, Jakarta.

Ia mengatakan Komisi III memberikan ruang bagi kepolisian untuk bekerja mengungkap pelaku, namun menegaskan bahwa DPR menaruh perhatian serius terhadap kasus tersebut.
Serangan terhadap Andrie Yunus sendiri terjadi pada Kamis (12/3) malam sekitar pukul 23.37 WIB di kawasan Jalan Salemba I–Talang, Senen, Jakarta Pusat. Peristiwa itu terjadi setelah Andrie menghadiri acara podcast bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Saat melintas di kawasan tersebut, dua orang pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor diduga menghampiri korban dari arah berlawanan. Salah satu pelaku kemudian menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah Andrie. Akibat serangan tersebut, Andrie mengalami luka bakar sekitar 24 persen pada beberapa bagian tubuh. (rmg/xan)

Tags: air kerasaktivisKontras
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

IMG_20260516_141130
Nasional

WNA Diisolasi di RSPI, Pemerintah: Hantavirus Tak Mudah Menular

Sabtu, 16 Mei 2026 14:14 WIB
Target 226 Titik Koperasi Desa Merah Putih di Lebak Tuntas Juli
Nasional

Prabowo Resmikan 1.000 Koperasi Merah Putih Usai Hadiri Peresmian Museum Marsinah

Sabtu, 16 Mei 2026 11:21 WIB
Jaksa Ajukan Tuntutan Maksimal, Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dan Ganti Rugi Rp 5,6 Triliun
Nasional

Jaksa Ajukan Tuntutan Maksimal, Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dan Ganti Rugi Rp 5,6 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 08:19 WIB
Andrie Yunus Tolak Oditur Militer
Nasional

Andrie Yunus Tolak Oditur Militer

Selasa, 12 Mei 2026 20:12 WIB
Temukan Belatung hingga PAL Bermasalah, KSP Sentil Dapur MBG
Nasional

Temukan Belatung hingga PAL Bermasalah, KSP Sentil Dapur MBG

Selasa, 12 Mei 2026 20:09 WIB
Erupsi Gunung Dukono, 3 Pendaki Masih Dicari
Nasional

Erupsi Gunung Dukono, 3 Pendaki Masih Dicari

Sabtu, 9 Mei 2026 07:44 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Sekwan Kabupaten Pandeglang Suaedi Kurdiatna (kanan), mendampingi Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang TB.A.Khatibul Umam (tengah) dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang MM. Fuhaira Amin, dalam sebuah kegiatan beberapa hari lalu. (ISTIMEWA)

Pimpinan DPRD Masih Enggan Ungkap Sosok Sekwan Pengganti Suaedi

Senin, 18 Mei 2026 14:32 WIB
Truk Tambang Disorot, Polda Banten Gelar Rakor Pengendalian Jam Operasional di Cilegon

Truk Tambang Disorot, Polda Banten Gelar Rakor Pengendalian Jam Operasional di Cilegon

Kamis, 14 Mei 2026 12:11 WIB
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, menjadi pembina upacara Harkitnas Ke-118 tingkat Kabupaten Pandeglang, yang digelar di Alun-alun Pandeglang, Rabu (20/5/2026). (ISTIMEWA)

Harkitnas Ke-118, Bupati Dewi Ajak Seluruh Masyarakat Untuk Menjaga Generasi Muda

Rabu, 20 Mei 2026 15:01 WIB
Pemkot Tangerang Dorong Solusi Strategis Atas Persoalan Daerah

Pemkot Tangerang Dorong Solusi Strategis Atas Persoalan Daerah

Rabu, 20 Mei 2026 14:05 WIB
"Kejar" Penunggak Pajak, Samsat Cikokol Tangerang Gelar Razia PKB

“Kejar” Penunggak Pajak, Samsat Cikokol Tangerang Gelar Razia PKB

Selasa, 19 Mei 2026 20:41 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.