Senin, 6 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Polisi Temukan Helm Pelaku Terduga Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 16 Mar 2026 20:34 WIB
Rubrik Nasional
Polisi Temukan Helm Pelaku Terduga Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri dalam konferensi pers terkait pengusutan kasus dugaan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (16/3/2026). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA–Polisi menemukan satu helm berwarna hitam yang diduga milik pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus di kawasan Jalan Salemba I, Jakarta Pusat. Polisi juga menduga serangan tersebut dilakukan oleh empat orang yang menggunakan dua sepeda motor.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan dugaan keterlibatan empat orang itu diperoleh dari hasil analisis rekaman kamera pengawas di sejumlah titik di sekitar lokasi kejadian.

Penyidik sejauh ini telah menganalisis 2.610 rekaman video CCTV dari 86 titik kamera pengawas dengan total durasi sekitar 10.320 menit.

“Ada 2.610 gambar dalam bentuk video dengan durasi 10.320 menit sehingga butuh waktu beberapa hari untuk menganalisa digital kamera CCTV yang dilintasi pelaku,” kata Iman dalam konferensi pers, Senin (16/3).

Dari rekaman tersebut, polisi menduga para pelaku telah mengikuti pergerakan korban sebelum serangan terjadi. Empat orang yang menggunakan dua sepeda motor itu terlihat menunggu korban di depan gerai KFC Cikini, Jakarta Pusat.

“Diduga empat orang terduga pelaku yang menggunakan dua sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini,” ujar Iman.

Baca Juga: Mahasiswa Tangerang Turun ke Jalan, Desak Pengusutan Tuntas Kasus Kekerasan Aktivis KontraS

Setelah itu para pelaku membuntuti korban yang bergerak dari arah Jalan Diponegoro menuju kawasan Salemba. Penyidik menduga aksi penyiraman dilakukan saat korban melintas di Jalan Salemba I.

Polisi juga menelusuri rute pelarian para pelaku setelah serangan terjadi. Berdasarkan analisis CCTV, dua sepeda motor yang digunakan pelaku bergerak ke arah berbeda.

BeritaTerbaru

Polda Metro Jaya Tetapkan 2.054 Tersangka Dari 5.436 Kasus Pencurian

Polda Metro Jaya Tetapkan 2.054 Tersangka Dari 5.436 Kasus Pencurian

Selasa, 30 Jun 2026 21:59 WIB
Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Selasa, 30 Jun 2026 15:20 WIB
Program Magang Nasional 2026 Tawarkan Gaji Rp3,5–6 Juta, Diperluas Jadi 150 Ribu Peserta

Program Magang Nasional 2026 Tawarkan Gaji Rp3,5–6 Juta, Diperluas Jadi 150 Ribu Peserta

Selasa, 30 Jun 2026 14:57 WIB
El Nino Bawa Ancaman Berlapis, BMKG: Perkotaan Waspadai ISPA

El Nino Bawa Ancaman Berlapis, BMKG: Perkotaan Waspadai ISPA

Senin, 29 Jun 2026 16:22 WIB

Salah satu sepeda motor melarikan diri dengan melawan arus di Jalan Salemba Raya menuju kawasan Senen. Dari sana mereka bergerak ke Jalan Kramat Raya menuju Tugu Tani, kemudian ke arah Stasiun Gondangdia hingga memasuki wilayah Jakarta Selatan.

Sementara sepeda motor lainnya kabur menuju Jalan Pramuka Sari 2 ke arah Matraman. Pergerakan mereka kemudian terpantau menuju Jatinegara hingga ke Jalan Otto Iskandardinata di Jakarta Timur.

Dalam perjalanan pelarian itu, polisi juga menduga salah satu pelaku sempat mengganti pakaian sebelum melanjutkan perjalanan.

“Setelah kejadian salah satu pelaku diduga mengganti pakaian sebelum melanjutkan perjalanan dalam pelariannya,” kata Iman.

Baca Juga: TAUD Temukan 16 Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Hasil analisis alat komunikasi yang dipadukan dengan rekaman CCTV menunjukkan para pelaku kemudian berpencar menuju beberapa wilayah, di antaranya Kalibata, Ragunan, hingga Bogor.

Sementara itu Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung mengatakan helm hitam yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian diduga digunakan oleh pelaku saat menjalankan aksinya.
“Helm diduga milik pelaku didapatkan di Jalan Salemba 1 menuju ke RSCM,” kata Reynold.

Helm tersebut dinilai sesuai dengan yang terlihat dalam rekaman CCTV saat pelaku mengendarai sepeda motor. Polisi telah mengirimkan barang bukti itu ke Pusat Identifikasi Bareskrim Polri dan Pusat Laboratorium Forensik Polri.

“Pengiriman barang bukti helm milik pelaku ke Pusident Bareskrim Polri untuk mendapatkan sidik jari dan ke Puslabfor Polri untuk mendapatkan DNA yang diduga milik pelaku,” ujarnya.

Sebelumnya, ditempat yang sama Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri mengatakan pihaknya akan mengusut tuntas kasus dugaan penyiraman air keras ini. Asep mengatakan kasus ini akan ditangani secara transparan dan profesional sesuai dengan perintah Presiden Prabowo Subianto.

“Kami menegaskan bahwa Polda Metro Jaya berkomitmen menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan akuntabel. Langkah tersebut dilaksanakan sesuai arahan Presiden serta instruksi Bapak Kapolri agar seluruh tahapan berjalan profesional, transparan dan diproses hingga tuntas,” ujar dia.

Di sisi lain, Komisi III DPR RI menyatakan akan memanggil kepolisian dan sejumlah pihak terkait untuk membahas perkembangan penanganan kasus tersebut. “Kemungkinan raker terdekat setelah Lebaran. Kita akan undang Polri, pihak-pihak terkait, termasuk mungkin LPSK juga dan KontraS,” kata Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman di kompleks parlemen, Jakarta.

Ia mengatakan Komisi III memberikan ruang bagi kepolisian untuk bekerja mengungkap pelaku, namun menegaskan bahwa DPR menaruh perhatian serius terhadap kasus tersebut.
Serangan terhadap Andrie Yunus sendiri terjadi pada Kamis (12/3) malam sekitar pukul 23.37 WIB di kawasan Jalan Salemba I–Talang, Senen, Jakarta Pusat. Peristiwa itu terjadi setelah Andrie menghadiri acara podcast bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Saat melintas di kawasan tersebut, dua orang pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor diduga menghampiri korban dari arah berlawanan. Salah satu pelaku kemudian menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah Andrie. Akibat serangan tersebut, Andrie mengalami luka bakar sekitar 24 persen pada beberapa bagian tubuh. (rmg/xan)

Tags: air kerasaktivisKontras
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Jaga Rupiah, BI Disuntik Bank Rp281 Triliun
Nasional

Jaga Rupiah, BI Disuntik Bank Rp281 Triliun

Senin, 29 Jun 2026 16:20 WIB
Hasil Survei Puspoll Indonesia Menunjukkan Tingkat Kepuasan Masyarakat ke Prabowo 64,8 Persen
Nasional

Hasil Survei Puspoll Indonesia Menunjukkan Tingkat Kepuasan Masyarakat ke Prabowo 64,8 Persen

Minggu, 28 Jun 2026 14:17 WIB
Kejagung Putuskan Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Berikut Ini Alasannya
Nasional

Kejagung Putuskan Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Berikut Ini Alasannya

Selasa, 23 Jun 2026 17:36 WIB
Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung
Nasional

Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung

Selasa, 23 Jun 2026 17:31 WIB
Prabowo: NU Tak Pernah Kalah
Nasional

Prabowo: NU Tak Pernah Kalah

Selasa, 23 Jun 2026 17:28 WIB
Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun
Nasional

Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun

Senin, 22 Jun 2026 16:28 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

Jerman dan Belanda Kompak Tersingkir Via Adu Penalti

Jerman dan Belanda Kompak Tersingkir Via Adu Penalti

Selasa, 30 Jun 2026 21:53 WIB
MEMERIKSA BARANG : Seorang pemenang lelang, memeriksa BMD yang berhasil dibelinya. (ISTIMEWA)

Semua BMD Pemprov Banten Yang Dilelang Laku Terjual, Ini Pemenangnya

Kamis, 2 Jul 2026 09:39 WIB
GERAKAN TANAM PADI - Bupati Dewi Setiani, saat menghadiri Gerakan Tanam Padi Serentak Nasional seluas 50.000 hektare, yang digelar di Desa Sukalangu, Kecamatan Saketi, Jumat (3/7/2026). (ISTIMEWA)

Bupati Pandeglang Ajak Petani Optimalkan Teknologi Budidaya

Jumat, 3 Jul 2026 17:27 WIB
MEMIMPIN APEL : Gubernur Banten Andra Soni, memimpin apel Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tingkat Provinsi Banten, di Lapangan Kantor Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Senin (29/6/2026). (ISTIMEWA)

Gubernur Andra: Pembentukan SDM Dimulai Dari Rumah, Ibu Memiliki Peran Besar

Senin, 29 Jun 2026 14:48 WIB
Selepas Pulang Umrah, Ruben Onsu Segera Gugat Hak Asuh Anak

Selepas Pulang Umrah, Ruben Onsu Segera Gugat Hak Asuh Anak

Selasa, 30 Jun 2026 12:11 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.