SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Sebuah peristiwa dramatis terjadi di kawasan jembatan penghubung Cisauk-Setu Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Seorang wanita nyaris mengakhiri hidupnya dengan mencoba melompat dari jembatan, sebelum akhirnya berhasil diselamatkan warga dan aparat kepolisian.
Kapolsek Cisauk, AKP Dhady, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat seorang pengemudi ojek online berinisial A melihat seorang wanita berdiri di sisi luar pembatas jembatan, pada Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Wanita tersebut tampak bersandar menghadap ke arah besi pembatas, sementara sepeda motornya terparkir di badan jalan. Melihat kondisi mencurigakan tersebut, pengemudi ojol itu berusaha membujuk korban agar mengurungkan niatnya.
Ia sempat berkata agar wanita itu tidak melakukan tindakan nekat karena berbahaya. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Korban justru meminta agar dirinya tidak diganggu dan mengaku sudah lelah menjalani hidup.
“Dijawab sama dia, udah bang lewat-lewat aja jangan ngurusin saya percuma saya hidup juga,” ucap Dhady menirukan percakapan ojol tersebut saat dikonfirmasi, Jumat (10/4).
Karena tidak berhasil membujuk, pengemudi ojol tersebut kemudian mencari bantuan. Beruntung, pada saat bersamaan, sebuah mobil patroli polisi tengah melintas di sekitar lokasi. Petugas pun segera diarahkan menuju tempat kejadian.
Baca Juga: Pos Jaga Jakarta di Flyover Ciputat Sediakan Layanan Ganti Oli Gratis untuk Ojol
Setibanya di lokasi, anggota kepolisian dengan sigap melakukan pendekatan persuasif kepada korban. Dengan komunikasi yang tenang dan empati, petugas akhirnya berhasil menenangkan wanita tersebut dan membujuknya turun dari sisi jembatan, sehingga aksi bunuh diri dapat digagalkan.
“Datang pak polisinya merayulah perempuan tadi berhasillah dirayu biar dia nggak bunuh diri iya. Ceweknya juga hanya menangis-nangis doang masalah asmara,” katanya.
Setelah situasi terkendali, diketahui bahwa korban nekat melakukan tindakan tersebut akibat masalah asmara dengan pacarnya. Dalam kondisi emosional, korban bahkan sempat melakukan panggilan video dengan sang kekasih di hadapan petugas, yang memperlihatkan situasi penuh tangis dari kedua belah pihak.
Usai dibujuk, wanita berambut panjang itu akhirnya mengurungkan niatnya. Ia kemudian diantar oleh petugas menuju arah Rumpin. Namun, korban meminta untuk diturunkan di sekitar Pertigaan Suradita, sambil berjanji tidak akan melakukan tindakan berbahaya lagi.
Kapolsek Cisauk mengapresiasi kepedulian masyarakat, khususnya pengemudi ojek online yang pertama kali berupaya menolong korban. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan kejadian serupa kepada pihak berwajib agar dapat segera ditangani.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial dan respons cepat dalam mencegah tindakan yang dapat membahayakan nyawa. (eko)
Baca Juga: 137 Aduan Terkait Haji dan Umrah, 34 Kasus ke Polisi
























