SATELITNEWS.COM, LEBAK – Seorang warga negara asing (WNA) asal China yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat terseret ombak di perairan Pantai Cibobos, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (13/4/2026).
Korban diketahui bernama Ma Cuanco (28), yang tercatat berdomisili di Jakarta Barat. Ia dilaporkan hilang saat berenang bersama rekan-rekannya di kawasan pantai tersebut pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.
Anggota Basarnas Banten, Cahyadi, mengatakan proses pencarian dilakukan secara intensif oleh tim SAR gabungan dengan menyisir area dari dua arah, yakni barat dan timur. Pencarian juga dibantu dengan penggunaan drone untuk memperluas jangkauan pemantauan.
“Pencarian dilakukan dari dua sisi, termasuk menggunakan drone. Dari arah timur, tim melihat tanda-tanda keberadaan korban,” ujar Cahyadi.
Setelah dipastikan, tim langsung melakukan evakuasi menggunakan perahu karet. Proses evakuasi melibatkan unsur gabungan, di antaranya TNI, Polri, BPBD, Balawista, serta relawan.
Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Malingping untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Baca Juga: 601 Kecelakaan Laut, Manifes Penumpang Tak Sesuai Fakta
“Korban ditemukan sekitar pukul 10.30 WIB dengan jarak kurang lebih dua kilometer dari titik awal dilaporkan hilang,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Balawista Lebak, Erwin Komara Sukma, menyampaikan bahwa korban ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian berkat kerja sama tim gabungan dan masyarakat.
Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan aspek keselamatan di kawasan wisata tersebut. Menurutnya, hingga saat ini Pantai Cibobos dan sekitarnya belum dilengkapi petugas penjaga pantai (lifeguard) yang terlatih.
“Ke depan, kawasan wisata ini harus ditata dengan baik. Keselamatan wisatawan harus menjadi prioritas utama, termasuk dengan menghadirkan petugas penyelamat yang kompeten,” tegasnya.
Erwin menambahkan, perlu adanya sinergi antara pengelola kawasan, Perhutani, serta lembaga penyelamat wisata tirta seperti Balawista guna meminimalkan kejadian serupa.
Diketahui, sebelum kejadian, korban bersama rombongan sempat berwisata di kawasan Karang Beureum dan berjalan ke arah barat menuju Pantai Cikeusal. Setibanya di lokasi, mereka memutuskan untuk berenang.
Baca Juga: Nelayan di Lebak Diduga Hilang di Laut Usai Nyalakan Genset
Namun nahas, saat berada di laut, arus diduga cukup kuat. Dari empat orang yang berenang, korban tiba-tiba terseret ombak ke tengah dan tidak kembali ke permukaan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi wisatawan agar lebih waspada saat beraktivitas di kawasan pantai, serta mendorong pengelola destinasi wisata untuk lebih serius memperhatikan aspek keselamatan pengunjung. (mulyana)
























