SATELITNEWS.COM, SERANG – Tiga dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Serang, mendapat Suspend dari Badan Gizi Nasional (BGN). Tiga dapur MBG tersebut, antara lain di Kecamatan Anyer, Cinangka dan Desa Mandaya, Kecamatan Carenang.
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pelaksanaan MBG Kabupaten Serang, M. Najib Hamas mengatakan, untuk penyebab dapur MBG hingga mendapat Suspend dari BGN antara lain, untuk di Kecamatan Anyer akibat IPAL dan kekurangan alat berupa pisau.
“Untuk IPAL, sekarang sedang diperbaiki, sedangkan untuk Pisau sesuai SOP harus ada tiga warna, sedangkan dia pakai pisau biasa, jadi langsung di suspend,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Sedangkan untuk dapur MBG di Kecamatan Cinangka, kata Najib, Kepala SPPGnya mendapatkan laporan khusus terkait buah jeruk yang dianggap kurang layak, kemudian salah satu fasilitas ruangan yang seharusnya menggunakan AC justru pakai kipas.
“Terus lantai dapur berdebu, kemungkinan catnya mengelupas, jadi kalau misalkan diinjaik para relawan lama lama bisa berdebu dan bisa mempengaruhi higienis makanan,” tuturnya.
Selanjutnya yang terbaru, yang mendapat Suspend yaitu di Desa Mandaya, Kecamatan Carenang.
Baca Juga: Satu Jamaah Haji Asal Kabupaten Serang Meninggal Dunia Di Mekkah
“Info lengkap, nanti pas saya sudah ketemu dengan Kepala SPPG dan mitra yayasan,” tuturnya.
Dengan kondisi tersebut, Najib mendorong terhadap SPPG tersebut agar terus melakukan perbaikan. Karena jika terkena suspend, maka ada penerima manfaat yang tertunda.
Najib juga menegaskan, sekarang ini berdasarkan instruksi dari BGN, semua SPPG harus terus melakukan peningkatan kualitas layanan dan harus mengantongi tiga sertifikat. (sidik)
























