SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang. Seorang pelaku terekam kamera pengawas saat menggondol sepeda motor milik warga di Gang Wakaf No.113 RT 01/RW 03, Poris Plawad, pada Senin (13/4/2026) dini hari. Peristiwa ini menambah kekhawatiran warga di kawasan tersebut yang belakangan disebut rawan kehilangan kendaraan.
Korban, Nurcholis (34), baru menyadari sepeda motornya hilang saat hendak memulai aktivitas pagi sekitar pukul 05.30 WIB. Ia sempat mengira kendaraan tersebut dipindahkan, namun setelah dilakukan pencarian di sekitar rumah, motor tak kunjung ditemukan. “Pas saya mau keluar rumah sekitar jam 05.30 WIB, motor sudah tidak ada,” ujar Nurcholis saat ditemui di lokasi kejadian.
Kecurigaan pun mengarah pada kemungkinan pencurian. Bersama istrinya, Nurcholis kemudian memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di rumahnya. Dari rekaman tersebut, terlihat seorang pria tak dikenal masuk ke halaman rumah sekitar pukul 03.24 WIB, atau menjelang waktu subuh.
Dalam rekaman itu, pelaku tampak beraksi seorang diri. Pelaku diduga berusia paruh baya. Dengan tenang, pelaku mengangkat sepeda motor yang dalam kondisi terkunci stang, lalu mendorongnya keluar dari area rumah. “Dari CCTV kelihatan dia sendirian. Umurnya kira-kira paruh baya, tidak terlalu muda, tapi juga tidak terlalu tua,” kata Nurcholis.
Konyolnya, pelaku sempat kembali ke lokasi setelah berhasil membawa kabur motor korban. Aksi tersebut diduga untuk mengambil sandal miliknya yang tertinggal di tempat kejadian. “Dia sempat balik lagi karena sandalnya ketinggalan di sini,” ujarnya.
Sepeda motor yang dicuri adalah Honda Beat tahun 2016 yang diparkir di halaman rumah kontrakan. Lokasi tersebut sebenarnya memiliki pagar setinggi sekitar dua meter. Namun saat kejadian, gerbang dalam kondisi tertutup tanpa gembok, hanya dislot dari dalam. Menurut Nurcholis, kondisi tersebut sudah menjadi kebiasaan di lingkungan kontrakannya, mengingat aktivitas penghuni yang kerap keluar masuk hingga larut malam. “Biasanya ada yang pulang jam 1 atau jam 2 malam, jadi gerbang tidak digembok, hanya dislot,” tuturnya.
Baca Juga: “Pemda Diam”, Jalan Kemuliaan Cipondoh Akhirnya Dibuka Kelompok Ormas
Ia juga mengungkapkan, wilayah tersebut memang sempat beberapa kali dilanda kasus serupa dalam beberapa waktu terakhir. Warga bahkan sempat mengintensifkan ronda malam sebagai langkah antisipasi. “Memang sebelumnya sudah ada beberapa kejadian kehilangan di sekitar sini,” katanya.
Atas peristiwa itu, Nurcholis telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cipondoh pada Senin siang. Laporan tercatat dengan nomor LP/B/229/IV/2026/SPKT/SEK CPD/RES TNG/PMJ sekitar pukul 13.45 WIB, disertai bukti rekaman CCTV yang telah dicetak.
Kapolsek Cipondoh, AKP Yudha, membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut dan saat ini kasus tengah dalam penanganan. “Laporan sudah kami tindak lanjuti,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp. (ari)

















