SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Universitas Islam Syekh‑Yusuf (UNIS) Tangerang merayakan Milad ke-60 pada Selasa (14/4/2026). Enam dekade perjalanan tersebut menjadi momentum penting bagi kampus yang berdiri sejak 1966 itu untuk memperkuat transformasi menuju Cutting-Edge Islamic University, yakni perguruan tinggi Islam yang berada di garis depan pengembangan sains dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai Keislaman. Acara turut dihadiri oleh Wali kota Tangerang Sachrudin serta Ketua APTISI Banten Prof Dr Po Abas Sunarya di Aula Lantai VI Kampus A.
Dalam perkembangannya, UNIS telah mengalami evolusi kelembagaan dari Teaching University menjadi Research and Entrepreneurial University, dan kini menapaki fase baru sebagai institusi pendidikan tinggi yang menempatkan inovasi mutakhir sebagai fondasi pengembangan akademik.
Saat ini, UNIS mengelola enam fakultas dan satu program pascasarjana dengan total 18 program studi. Sebagian besar program studi tersebut telah meraih akreditasi Unggul dan Baik Sekali, menandakan peningkatan kualitas pendidikan yang konsisten sesuai standar nasional.
Perayaan milad tahun ini juga ditandai dengan peluncuran logo khusus berwarna merah yang melambangkan semangat transformasi dan keberanian institusi dalam melakukan lompatan inovasi menuju target jangka panjang tahun 2036.
Dalam fase pengembangan tersebut, UNIS menegaskan tiga fokus strategis utama, yakni Excellence, Innovation, dan Cutting-Edge. Ketiganya menjadi arah kebijakan untuk memperkuat kualitas akademik, mendorong kreativitas serta menghadirkan terobosan ilmu pengetahuan yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyampaikan apresiasi atas kontribusi UNIS dalam melahirkan banyak sumber daya manusia unggul yang berkiprah di berbagai bidang. “Selamat Milad ke-60 bagi UNIS Tangerang. Ini usia yang sangat dewasa. UNIS telah banyak melahirkan orang-orang sukses, baik pengusaha, politisi, konsultan, maupun pejabat publik. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi saya dan masyarakat Kota Tangerang,” ujarnya.
Baca Juga: Wisuda 1.200 Orang, Lulusan UNIS Tangerang Diharapkan Bisa Berkiprah Membangun Bangsa
Sebagai alumni UNIS, Sachrudin menilai keberadaan perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui kolaborasi pentahelix antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media.
“Pemerintah Kota Tangerang membutuhkan peran akademisi untuk bersama-sama memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kampus seperti UNIS sangat penting dalam memperkuat kolaborasi tersebut,” kata dia.
Ia juga berpesan kepada sivitas akademika UNIS agar terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. “Mudah-mudahan para mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan di UNIS dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di tengah masyarakat dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga serta masyarakat Kota Tangerang,” tuturnya.
Tetap Berpegang pada Nilai DHUHA
Meski terus bergerak menuju kampus berdaya saing global, UNIS menegaskan tetap menjunjung tinggi nilai dasar organisasi yang dirangkum dalam akronim DHUHA, yakni Disiplin, Humanis, Unggul, serta Harmonis atau Amanah. Nilai tersebut menjadi landasan moral bagi seluruh sivitas akademika dalam menjalankan peran akademik, sosial, dan keilmuan.
Rektor UNIS Tangerang, Prof Mustofa Kamil, menegaskan bahwa usia 60 tahun menjadi fase kematangan intelektual bagi institusi tersebut. “Usia 60 tahun bagi UNIS merupakan fase kematangan yang ditandai dengan berbagai kemajuan. Peringkat universitas terus meningkat dan kini menjadi salah satu dari enam perguruan tinggi terbaik di Banten. Selain itu, sejumlah program studi telah meraih akreditasi Unggul dan Baik Sekali, serta hampir 40 persen dosen UNIS telah bergelar doktor,” ujarnya.
Baca Juga: Resmi Dibuka, Islamic Festival Competition Tahun 2023 Gelar Banyak Lomba
Menurutnya, transformasi ke depan akan difokuskan pada penguatan kualitas pembelajaran, pengembangan riset akademik, serta pengabdian masyarakat yang tidak hanya berskala nasional tetapi juga internasional. “Kami juga sedang mendorong transformasi model pembelajaran yang lebih berbasis teknologi digital dan Artificial Intelligence. Dengan strategi tersebut, UNIS diharapkan dapat semakin memperkuat posisinya sebagai Entrepreneurial Islamic University,” jelasnya.
Ia juga menuturkan sejumlah mimpi besar yang tengah dikejar UNIS, di antaranya menjadi universitas unggul dan pelopor di Provinsi Banten, membuka sejumlah program studi profesi seperti profesi guru dan profesi insinyur, serta pengajuan program doktor (S3) Ilmu Hukum. “Mudah-mudahan ke depan juga akan lahir lebih banyak profesor dari UNIS. Kami menargetkan pada 2027 beberapa pengajuan profesor sudah dapat terealisasi,” katanya.
Menjadi Kampus Progresif dan Adaptif
Momentum Milad ke-60 ini sekaligus menegaskan posisi UNIS sebagai institusi pendidikan tinggi Islam yang progresif, ilmiah, dan adaptif terhadap berbagai perubahan serta disrupsi global. Dengan penguatan inovasi, teknologi digital, serta integritas nilai keislaman melalui DHUHA, UNIS Tangerang optimistis mampu melahirkan generasi unggul yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki karakter moral yang kuat untuk membangun masa depan bangsa. Acara milad turut diisi dengan santunan, pembagian aneka door prize serta undian 5 paket umrah yang diantaranya diberikan secara khusus oleh Wali kota Tangerang. (made)
