SATELITNEWS.COM, LEBAK—Sebanyak 741 jemaah haji asal Kabupaten Lebak dipastikan siap diberangkatkan pada musim haji 2026. Keberangkatan yang terbagi dua kelompok terbang (kloter) tersebut dijadwalkan dimulai pada 15 Mei mendatang.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah wilayah Kabupaten Lebak, Halimatussa’diah mengungkapkan, dari total 744 calon jemaah, terdapat tiga orang yang meninggal dunia dan satu orang dalam kondisi sakit. “Dari total 744, terdapat tiga orang meninggal yang sedang diproses pelimpahannya dan satu orang sakit. Jadi yang siap berangkat tahun ini sebanyak 741 orang, termasuk 200 jemaah cadangan,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Ia menjelaskan, proses pelimpahan bagi jemaah yang meninggal dunia masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat. Hal itu lantaran sistem penyelenggaraan haji terintegrasi secara vertikal. “Segala sesuatunya harus menunggu arahan dari pusat. Namun ketika proses pelimpahan dibuka, kami sudah siap agar tidak ada kekosongan,” katanya.
Halimatussa’diah menuturkan, jemaah cadangan merupakan peserta yang telah memenuhi seluruh persyaratan, mulai dari istitoah kesehatan hingga pelunasan biaya haji. Mereka disiapkan untuk mengisi kuota jika terjadi kekosongan. “Kalau kuota memungkinkan ada kelebihan, cadangan bisa naik. Kalau tidak, mereka menunggu tahun berikutnya,” jelasnya.
Untuk kesiapan pemberangkatan, pihaknya menyebut telah mencapai sekitar 90 persen. Saat ini, tinggal penyelesaian teknis seperti pembagian koper kepada jemaah. “Dokumen sudah hampir selesai, tinggal pembagian koper, namun itu bukan ranah kami,” ujarnya.
Selain itu, kartu nusuk akan diberikan saat jemaah berada di embarkasi. Sementara paspor dan dokumen lainnya telah diterima oleh masing-masing jemaah. Pemeriksaan kesehatan juga telah dilakukan di daerah dan akan kembali dilakukan di embarkasi. “Saya harap, calon jemaah haji yang diberangkatkan tahun ini untuk selalu menjaga kesehatannya sampai pelaksananya,” harapnya.
Baca Juga: Kisah Fatimah: Warga Lebak yang Bersiap Naik Haji di Usia 91 Tahun
Terkait kondisi di Timur Tengah, pihaknya memastikan situasi masih aman berdasarkan koordinasi dengan pemerintah pusat. “Sejauh ini informasinya aman, insya Allah aman. Jemaah haji asal Kabupaten Lebak akan diberangkatkan dalam dua kloter, yakni kloter 18 pada 15 Mei 2026 dan kloter berikutnya pada 17 Mei 2026,” pungkasnya. (mulyana)

















