SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Seorang wanita paruh baya berinisial I (50) ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya di kawasan Jalan Pondok Pakulonan, Kampung Buaran RT 002 RW 002, Pakualam, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Kamis, (16/4/2026).
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah petugas keamanan lingkungan melaporkan kejadian mencurigakan kepada Ketua RT setempat, Satibi (50), sekitar pukul 01.30 WIB.
“Awalnya ada petugas keamanan limas yang melapor ke saya sekitar jam setengah dua. Lalu saya datang ke lokasi,” ujar Satibi saat ditemui di lokasi kejadian.
Saat tiba di rumah korban, Satibi mengaku mendengar tangisan dari dalam rumah. Rasa penasaran membuatnya mencoba mengecek kondisi di dalam.
“Saya dengar anak-anaknya sudah pada nangis. Pas saya buka pintu, korban sudah terlihat di bawah tempat tidur, dekat kipas angin,” ungkapnya.
Namun, warga yang berada di lokasi tidak berani menyentuh korban sebelum pihak kepolisian datang.
Baca Juga: Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas di Tangsel, Diduga Akibat Asam Lambung
“Saya cuma bisa lihat dari pintu. Warga juga tidak ada yang berani pegang karena belum ada polisi,” tambahnya.
Terkait kondisi korban, Satibi mengaku belum dapat memastikan adanya tanda-tanda kekerasan karena tidak masuk ke dalam kamar secara langsung.
Korban diketahui baru menempati kontrakan tersebut sejak awal tahun ini bersama anak keduanya. Menurut informasi warga, Ismiatini sebelumnya pernah menikah secara siri dengan seorang pria bernama Topik Hidayat.
“Kalau di sini dia tinggal cuma berdua sama anaknya yang kedua. Anaknya yang lain kemudian dihubungi dan datang ke lokasi,” jelas Satibi.
Petugas keamanan lingkungan, Frengky (38), mengatakan dirinya awalnya mendengar suara tangisan anak kecil sebelum akhirnya mengecek ke lokasi.
“Saya dengar ada anak menangis. Setelah saya lihat, ternyata ibunya sudah meninggal di dalam kamar dengan posisi terlentang,” sebutnya.
Baca Juga: Tergiur Gaji Rp9 Juta, Tiga Remaja Perempuan Asal Tangsel Jadi Korban TPPO di Jawa Timur
Karena khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, Frengky segera melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT dan RW setempat. Ia juga mengungkapkan bahwa mantan suami korban diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
“Semalam saya sempat melihat mantan suaminya datang ke rumah korban menggunakan sepeda motor,” tambahnya.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Kabupaten sekitar pukul 03.30 WIB untuk penanganan lebih lanjut. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.
Pantauan di lokasi, rumah berwarna cream tersebut nampak sepi. Di depan rumah, terparkir sebuah mobil dan membentang garis polisi.
Sementara, Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Wira Graha Setiawan membenarkan adanya temuan jasad seorang wanita di wilayah Serpong Utara.
“Iya benar, telah ditemukan mayat seorang wanita di sebuah kontrakan di Serpong Utara,” ujar Wira saat dikonfirmasi.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.
“Kepolisian sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan autopsi terhadap korban. Sambil menunggu hasil autopsi, kami terus melakukan rangkaian penyelidikan,” pungkasnya. (eko)
























