SATELITNEWS.COM, MAGELANG – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya soliditas elite politik daerah di tengah perbedaan afiliasi partai, sebagai bagian dari upaya memperkuat agenda strategis nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Pesan tersebut disampaikan saat membuka Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah bagi Ketua DPRD seluruh Indonesia di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/4/2026).
Di hadapan ratusan pimpinan legislatif daerah, Prabowo menyoroti bahwa fragmentasi politik tidak boleh mengganggu komitmen bersama terhadap kepentingan bangsa. Ia mengingatkan, keberagaman latar belakang—mulai dari suku, daerah, hingga partai politik—harus dikelola menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan.
“Kita boleh berbeda partai, berbeda latar belakang. Tapi kita semua satu sebagai anak bangsa,” ujar Prabowo.
Forum yang diikuti 503 Ketua DPRD ini dinilai menjadi momentum penting untuk menyatukan arah kebijakan pusat dan daerah, terutama dalam mendukung program prioritas pemerintahan yang terangkum dalam visi pembangunan jangka panjang.
Prabowo juga memberi sinyal akan pentingnya komunikasi politik yang terbuka, meskipun berpotensi menimbulkan perbedaan pandangan. Menurutnya, kejujuran dalam menyampaikan kondisi dan tantangan bangsa justru menjadi fondasi dalam membangun kepercayaan antar-elite.
“Saya ingin bicara apa adanya. Mungkin ada yang tidak berkenan, tapi ini bagian dari komunikasi yang jujur,” katanya.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa seluruh pimpinan daerah yang hadir merupakan bagian dari garda terdepan dalam menjaga stabilitas politik dan memastikan program pembangunan berjalan efektif hingga tingkat daerah.
Baca Juga: Ketua DPRD Kota Tangerang Desak Satpol PP Tindak Dugaan Kos Prostitusi di Sukasari
Kegiatan yang berlangsung pada 15–19 April 2026 di kawasan Akademi Militer Magelang ini mengusung tema penguatan peran DPRD dalam mendukung agenda “Asta Cita”. Pemerintah berharap, forum ini mampu mempercepat sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah di tengah dinamika politik nasional yang terus berkembang.
Dengan menggarisbawahi semangat nasionalisme, Prabowo menutup arahannya dengan ajakan kepada seluruh peserta untuk menempatkan kepentingan negara di atas kepentingan politik jangka pendek.
“Kita semua di sini adalah patriot. Yang utama adalah cinta Tanah Air, bangsa, dan rakyat Indonesia,” tegasnya. (jpg)




























