SATELITNEWS.COM, SERANG – Jembatan Peng di Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, yang kondisinya rusak akan segera dibangun tahun ini.
Kepastian itu, usai Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meninjau lokasi jembatan tersebut, yang mengalami kerusakan sudah 2 tahun terakhir.
Pada saat meninjau, Ratu Zakiyah juga melihat salah satu mobil yang berisi air, yang terperosok. Sebelumnya ia mengaku, telah menerima banyak aduan dari masyarakat terkait kerusakan yang terjadi di Jembatan Peng tersebut.
“Untuk jembatan ini, hampir 20 tahun belum diperbaiki, kami sebelumnya sudah menerima banyak aduan dari masyarakat tentang jembatan ini,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).
Ratu Zakiyah mengatakan, dengan meninjau lokasi untuk memastikan langsung kondisinya, karena sudah banyak korban kecelakaan akibat rusaknya Jembatan Peng tersebut.
“Sudah banyak makan korban, ada banyak kecelakaan dan lain-lain. Maka saya hadir di sini, untuk memastikan dan melihat secara langsung kondisi jembatan ini,” tandasnya.
Ratu Zakiyah menyebutkan, pembangunan akan dilakukan tahun ini dengan alokasi anggaran sebesar Rp750 juta dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Serang.
“Saya sudah minta ke DPUPR, untuk segera ditindaklanjuti. Semoga di tahun ini, kita bisa laksanakan pembangunan Jembatan Peng di Desa Lontar ini,” ujarnya.
Sementara, Warga Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Yumi mengatakan, para warga sudah mendatangi DPUPR Kabupaten Serang sejak tahun 2024, meminta agar cepat dilakukan perbaikan.
“Sebenarnya kami bahagia sekali, dan seharusnya Pemkab Serang tidak boleh takut mengambil langkah diskresi terhadap pembangunan Jembatan Peng ini,” ujarnya.
Yumi menjelaskan, sudah banyak korban yang mengalami kecelakaan, sehingga pembangunan tersebut dinilai sangat mendesak dan dilakukan secepatnya.
“Karena sudah sangat membahayakan sekali, bagi pengguna jalan. Semalam saja sudah berapa orang yang jatuh, bahkan dia perempuan. Kalau sampai tidak dibangun, pengguna jalan ini bisa-bisa ada yang mati,” imbuhnya. (sidik)