SATELITNEWS.COM, SERANG – Para penari Sanggar Wanda Banten dan para pelajar serta guru Sekolah Dasar (SD) Binaan Yayasan Astra – YPA MDR, Kabupaten Serang, menampilkan tarian tradisional Banten di hadapan wisatawan Mancanegara, di Sanggar Seni Wanda Banten. Tarian tersebut, mendapat respon sangat baik dari para wisatawan dari 12 negara, hingga ikut menirukan tarian.
Pemilik Sanggar Seni Wanda Banten, Beni Kusnandar mengatakan, kedatangan wisatawan dari 12 negara ini awalnya untuk menghadiri Seba Baduy, namun oleh tim penghubung dibawa ke sanggar untuk kunjungan kebudayaan, mengenal budaya Banten secara umum.
Wisatawan Manca Negara tersebut, merupakan Duta Besar yang berkunjung ke Sanggar Wanda Banten. Mereka antara lain, Duta Besar Iran, Duta Besar Palestine, Duta Besar Belarusia, Kedutaan Belanda, Kedutaan Mesir, Kedutaan Bosnia, Kedutaan Italia, Kedutaan Prancis, Kedutaan Maroko, Kedutaan Yugoslavia, Kedutaan kazhastan dan kedutaan Serbia.
Kata Beni, dalam kesempatan tersebut pihaknya menampilkan tari tradisional Banten, yaitu Tari Banten Jawara, Tari Topeng Sempilan, Tari Ringkang Jawari dan Tari Tani. Tari Banten Jawara mewakili kalangan teknokrat, Tari Tani mewakili Banten yang kaya akan pertanian, Tari Ringkang Jawari tarian yg mewakili sejarah kesultanan Banten, Tari topeng sempilan mewakili kalangan masyarakat diluar keraton Banten.
“Semua tarian, memiliki nilai filosofi – nya Banten yangg terbuka, menerima kalangan dan agama dan kepercayaan apapun , terbukti di dekat keraton ada klenteng, dan budaya tradisional menjadi permersatunya,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Beni menuturkan, tarian yang ditampilkan oleh Para Pelajar dan guru Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Cikande mendapat respons sangat baik dari para wisatawan mancanegara. Mereka pun ketika mencoba memperagakan gerakan tarian ini.
Baca Juga: Pemkab Serang Usulkan 26 Titik Program Bang Andra
“Responnya sangat baik, para wisatawan dari 12 negara ikut menarikan tari topeng,” tandasnya.
Diakui Beni, pihaknya sangat berkesan kedatangan delegasi 12 negara di Sanggar Wanda Banten. Karena dapat memperkenalkan budaya Banten secara regional, nasional dan internasional, serta menambah wawasan.
“Ini sangat berdampak bagi para siswa, dapat mengenal budayanya sendiri dan manambah pengalaman, bagi sekolah dampaknya tentu dapat menjadi sekolah khusus pengembangan budaya dengan tidak meninggalkan mata pelajaran wajibnya, menambah prestasi sekolah,” tuturnya.
Beni pun berharap, SD Cikande Binaan Yayasan Astra kedepan dapat lebih berprestasi lagi mewakili Cikande Banten di berbagai ajang, baik yang di selenggarakan yayasan Astra secara nasional dan secara internasional. (sidik)





















