SATELITNEWS.COM, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menegaskan, Pemerintah Daerah (Pemda) menggratiskan biaya pengobatan dan perawatan semua korban kecelakaan lalu lintas SDN Sukaratu 5, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, yang hingga kini masih menjalani perawatan di RSUD Berkah Pandeglang.
Diketahui, saat kejadian kecelakaan lalu lintas tunggal di SDN Sukaratu 5, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Kamis (30/4/2026), mengakibatkan 7 pelajar luka – luka dan 1 orang pelajar diantaranya atasnama TB. M. Atharul Milal meninggal dunia di tempat, 1 orang sales dan 1 orang pedagang.
Sementara, Jumat (1/5/2026) malam, seorang pedagang, Dewi Handayani, yang sebelumnya mendapatkan perawatan intensif oleh tim medis RSUD Berkah Pandeglang, meninggal dunia, dan dikebumikan di kampung halamannya, di Kecamatan Patia.
“Kami turut prihatin dan berbelasungkawa atas peristiwa ini. Kami gratiskan seluruh biaya pengobatan dan perawatan para korban, dan semoga kejadian serupa tidak terulang lagi,” kata Bupati Dewi, Sabtu (2/5/2026).
Pihaknya juga menegaskan kepada tim medis RSUD Berkah Pandeglang, untuk memberikan pelayanan perawatan maksimal terhadap seluruh korban. Sehingga, mereka dapat sembuh dan diberi kesehatan seperti sediakala.
Bupati Dewi juga menegaskan, apa yang terjadi itu merupakan musibah yang tidak pernah diharapkan siapapun. Oleh karenanya, ia berharap, seluruh keluarga korban dapat diberi kekuatan dan ketabahan menghadapinya.
Baca Juga: Bupati Dewi Usulkan Program Pendidikan dan Pemberdayaan UMKM ke Baznas Banten
Diberitakan sebelumnya, Kasat Lantas Polres Pandeglang AKP Surya Muhammad mengatakan, kecelakaan laka lantas melibatkan kendaraan Innova hitam yang dikendarai Ahmad Mursidi, menabrak kerumunan anak sekolah yang berada depan SDN Sukaratu 5.
“Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi-saksi, peristiwa kecelakaan bermula ketika kendaraan mobil Toyota Innova dengan nomor polisi A 1633 BF, melaju dari arah Kadomas menuju arah Cipacung dengan kecepatan tertentu,” katanya.
Setibanya di lokasi kejadian, tepat di depan SDN Sukaratu 5, kendaraan diduga hilang kendali.
Kemudian bergerak ke arah bahu jalan sebelah kanan (arah Cipacung), yang pada saat itu terdapat aktivitas masyarakat, termasuk pedagang jajanan serta siswa-siswi yang sedang beristirahat di depan sekolah.
“Kendaraan pertama kali menabrak sepeda motor Honda Revo, yang sedang dalam posisi berhenti di pinggir jalan. Setelah itu, kendaraan kembali melaju dan menabrak sejumlah siswa-siswi yang sedang berada di depan sekolah,” tmabahnya.
Hingga kini, pihaknya belum menetapkan tersangka atas peristiwa tersebut. Karena, masih terus mendalami dan mengumpulkan data serta bukti keterangan saksi-saksi di lapangan. (mardiana)
Baca Juga: Hari Keempat Pencarian, Bupati Dewi Imbau Masyarakat Hindari Informasi Hoax
























