SATELITNEWS.COM, TANGERANG— Pihak Kantor Pertanahan (Kantah) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tangerang menyatakan kegiatan pelayanan pertanahan di kantor tersebut tetap berjalan normal di tengah merebaknya kabar operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diduga melibatkan pejabat setempat terhadap pimpinan mereka. Pihak internal BPN Kota Tangerang mengaku masih menunggu kepastian informasi dari kementerian pusat.
Bagian Subbagian Tata Usaha Kantan BPN Kota Tangerang, Erik Khairuman, mengklaim dinamika yang terjadi sejak Senin lalu tidak mengganggu aktivitas operasional maupun jam kerja di loket pelayanan. “Inti utamanya kami, layanan tetap berjalan. Jangan sampai ada terganggu, makanya kami dari pagi sampai saat ini fokus ke pelayanan,” kata Erik saat ditemui wartawan di Kantor BPN Kota Tangerang, Selasa (15/9/2026).
Menanggapi informasi yang beredar di masyarakat mengenai keberadaan petugas KPK dan pengamanan ketat oleh personel Brimob di lingkungan kantor BPN pada hari sebelumnya, Erik membantah hal tersebut. Menurut dia, alur pelayanan warga dan kehadiran pegawai tetap berlangsung sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Meski demikian, Erik enggan memberi tanggapan mendalam mengenai kabar pengamanan Kepala BPN Kota Tangerang oleh lembaga antirasuah maupun dugaan keterkaitannya dengan penanganan perkara di wilayah lain. Pihaknya berdalih masih berkoordinasi secara internal dengan BPN Kantor Wilayah dan kementerian terkait.
“Tentu kami masih menunggu informasi dari kementerian. Nanti apabila sudah ada informasi lebih lanjut, kami akan sampaikan. Kami belum dapat memberikan informasi apa-apa karena memang menunggu informasi kementerian,” ujar Erik. (ari)
























