SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengimbau masyarakat untuk memastikan proses pemilihan hingga penyembelihan hewan kurban dilakukan sesuai syariat dan standar kesehatan. Sekretaris 2 MUI Kota Tangerang Selatan, Aep Saefudin mengatakan ada sejumlah kriteria penting dalam memilih hewan kurban yang layak disembelih. Selain sehat, hewan juga harus memenuhi syarat umur sesuai ketentuan agama.
“Pertama, sehat. Yang kedua, cukup umur. Sehat itu tidak cukup dengan penglihatan mata orang awam, tapi sehat menurut ilmu kedokteran hewan. Jadi, terbebas dari penyakit PMK, kemudian binatangnya sudah cukup umur,” ujarnya, Minggu (24/5).
“Artinya, layak untuk disembelih. Dalam bahasa sehari-harinya sudah tanggal giginya,” lanjutnya.
Menurutnya, pemilihan hewan kurban yang baik dan benar akan memberikan kepuasan bagi pekurban sekaligus kenyamanan bagi masyarakat penerima daging kurban.
“Insya Allah pemilihan hewan yang baik dan benar ini akan mendatangkan kepuasan bagi orang yang berkurban dan memberikan kenyamanan bagi penerima hewan kurban,” jelasnya.
MUI Tangsel juga mengajak seluruh pihak menjadikan momentum Iduladha sebagai sarana syiar Islam yang membawa ketenangan di tengah masyarakat.
“Kita imbau kepada semua pihak untuk menjaga ketenangan Iduladha dengan penyembelihan hewan kurban dengan baik dan benar, lakukan sesuai syariat agar kegiatan-kegiatan yang berkenaan dengan kurban itu menjadi sarana syiar,” paparnya.
Aep menilai antusiasme masyarakat Tangerang Selatan dalam berkurban terus meningkat dari tahun ke tahun. Ia melihat pola berkurban secara pribadi maupun patungan masih sama-sama diminati masyarakat. Ia juga menyebut keberadaan pedagang hewan kurban di Tangerang Selatan semakin banyak seiring meningkatnya minat masyarakat menghadirkan hewan kurban terbaik saat Iduladha.
“Keberadaan para penjual sapi atau hewan kurban kemudian domba atau kambing untuk hari raya itu cukup meningkat dan antusiasme masyarakat Islam untuk menghadirkan yang terbaik di hari raya juga alhamdulilah bagus,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, MUI Tangsel bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, khususnya dinas kesehatan, untuk memastikan kelayakan hewan kurban serta keamanan proses penyembelihan.
Kolaborasi tersebut dilakukan melalui berbagai imbauan kepada masyarakat agar penyembelihan hewan kurban berlangsung aman, sehat, dan sesuai syariat sehingga umat Islam dapat menunaikan ibadah kurban dengan tenang dan tuntas.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie menjamin kesehatan hewan kurban yang saat ini berada di wilayahnya. Hal itu selaras dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan secara berkala oleh dinas terkait.
“Dinas teknis sudah melakukan infeksi ke tempat tempat penyelenggaraan hewan kurban, dan sampai saat ini belum ditemukan adanya penyakit mulut dan kuku dari hewan kurban yang ada di tangsel baik sapi kambing dan lainnya,” jelasnya.
“Jadi insya Allah sampai hari ini hewan kurban yang datang dari luar daerah Jawa Tengah, DIY, Banten relatif sehat semua,” tambah Benyamin. (eko)