SATELITNEWS.COM, LEBAK–Bencana banjir yang melanda wilayah selatan Kabupaten Lebak membawa kerugian besar bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bakti Bersama, Desa Suwakan, Kecamatan Bayah. Sebanyak 425 ekor ayam petelur milik BUMDes tersebut hanyut terseret arus deras Sungai Cidikit yang meluap pada Minggu malam (24/5/2026) dan hanya menyisakan puing.
Hujan deras yang mengguyur kawasan Bayah sejak sore itu membuat debit Sungai Cidikit meningkat tajam. Air kemudian meluap hingga mengkikis bantaran sungai pada area peternakan ayam milik Bumdes yang berada tidak jauh dari aliran sungai tersebut. Derasnya arus banjir membuat kandang beserta ratusan ayam petelur tidak dapat diselamatkan.
Direktur BUMDes Bakti Bersama Desa Suwakan, Ade PK mengatakan, seluruh ayam yang hanyut merupakan ayam produktif yang selama ini menjadi salah satu sumber pendapatan usaha desa. “Total ada 425 ekor ayam petelur yang terbawa arus bersama kandangnya. Semua ayam sudah memasuki masa produksi,” kata Ade kepada wartawan, Senin (25/5/2026)
Menurutnya, kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta. Nilai itu mencakup ternak, kandang, serta perlengkapan usaha yang rusak dan hilang diterjang banjir. Ade menjelaskan, posisi kandang sebenarnya tidak berada tepat di bantaran sungai.
Jarak kandang dengan aliran Sungai Cidikit diperkirakan sekitar 20 meter. Namun, besarnya banjir membuat tanah di sekitar lokasi tergerus hingga kandang ikut tersapu air. “Biasanya aman karena lokasinya tidak terlalu dekat dengan sungai. Tapi kemarin arusnya sangat deras sampai kandang ikut hanyut,” ujarnya.
Ia menilai, banjir yang terjadi juga dipicu kondisi Sungai Cidikit yang mulai mengalami pendangkalan. Akibatnya, sungai tidak mampu menampung debit air tinggi saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Pihak BUMDes berharap pemerintah segera melakukan normalisasi sungai agar kejadian serupa tidak kembali terulang, terutama saat musim hujan dengan curah tinggi melanda wilayah selatan Lebak. “Kami berharap ada penanganan serius, terutama normalisasi Sungai Cidikit supaya ke depan tidak ada lagi usaha warga atau BUMDes yang terdampak seperti ini,” pungkasnya. (mulyana)