SATELITNEWS.COM, LEBAK– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak memperketat pengawasan terhadap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyusul sorotan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ini guna memastikan kualitas makanan dan standar higienitas tetap terjaga.
Wakil Bupati Lebak yang juga Ketua Satgas MBG, Amir Hamzah, meminta seluruh pengelola dapur SPPG menjalankan standar operasional secara maksimal agar makanan yang diberikan kepada penerima manfaat tetap aman dan layak konsumsi.
Menurut Amir, kebersihan dapur menjadi hal utama yang wajib diperhatikan. Mulai dari alat masak, sanitasi lingkungan, hingga pengelolaan limbah agar tidak menimbulkan pencemaran di sekitar lokasi dapur.
“Pastikan kebersihan dan kesterilan alat masak tetap terjaga. Pembuangan sampah, saluran air, dan pengolahan limbah juga harus diperhatikan supaya dapur tetap higienis dan tidak mengotori lingkungan,” kata Amir, belum lama ini.
Selain kebersihan, ia juga menyoroti pentingnya kualitas menu makanan yang disajikan kepada penerima manfaat, khususnya pelajar yang menjadi sasaran program MBG. “Menu makanan harus diperhatikan agar kebutuhan gizi penerima manfaat benar-benar terpenuhi,” ujarnya.
Amir menegaskan, tim Satgas MBG Kabupaten Lebak akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala terhadap seluruh dapur SPPG guna memastikan program berjalan sesuai ketentuan.
Baca Juga: Perpusda Saidjah Adinda Lebak Didorong Beroperasi Hingga Malam
Menurutnya, pengawasan berkelanjutan diperlukan agar program MBG di Kabupaten Lebak dapat berjalan sukses serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kita ingin program MBG ini berhasil sehingga masyarakat penerima manfaat mendapatkan asupan gizi yang dibutuhkan,” ucapnya.
Ia juga meminta pihak sekolah ikut membantu mengawasi proses distribusi makanan agar seluruh siswa penerima manfaat mendapatkan makanan secara merata.
“Pastikan semua siswa yang menjadi penerima manfaat memperoleh makanan sesuai haknya,” tandasnya.(mulyana)

















