SATELITNEWS.COM, LEBAK–Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 yang digelar di Alun-Alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Senin (1/6/2026).
Kehadiran Fajar di Kabupaten Lebak tidak hanya untuk memimpin upacara nasional tersebut. Ia juga melakukan kunjungan kerja guna memastikan sejumlah program prioritas Presiden Prabowo Subianto di bidang pendidikan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat berjalan dengan baik di daerah.
Dalam kesempatan itu, Fajar meninjau perkembangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini tengah dijalankan pemerintah serta memantau kesiapan pelaksanaan Program Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. “Saya ingin menegaskan komitmen dari pemerintah Presiden Prabowo dalam rangka mewujudkan sila kelima tersebut dalam kontek kebijakan yang lebih luas,” katanya.
Selain menyoroti program nasional, Fajar juga mengungkapkan alasan dipilihnya Kabupaten Lebak sebagai lokasi peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini. Ia menilai Lebak memiliki nilai historis yang erat kaitannya dengan semangat keadilan sosial dan kemanusiaan yang menjadi bagian dari nilai-nilai Pancasila.
Dalam amanatnya, ia menyinggung sosok Eduard Douwes Dekker atau yang lebih dikenal dengan nama pena Multatuli. Tokoh yang pernah menjabat sebagai Asisten Residen Lebak itu dikenal melalui karya monumentalnya berjudul Max Havelaar yang mengisahkan kondisi masyarakat pribumi pada masa kolonial. “Karena sejarah di kabupaten Lebak ini, itu dekat sekali dengan spirit Pancasila terutama sila kedua dan ke lima karena kita tahu kabupaten Lebak identitik dengan Multatuli dan Max Havelaar,” ujar Fajar.
Menurut Fajar, sejarah yang dimiliki Kabupaten Lebak menjadi pengingat penting bahwa nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan keberpihakan terhadap rakyat harus terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Nilai-nilai perjuangan di tuliskan oleh Multatuli dalam karya itu telah menginspirasi banyak tokok-tokoh di Indonesia kemudian hari untuk menegakan keadilan, mengecahkan kolonialisme dan penjajahan dan yang paling paling semangat itu berkolerasi dengan Pancasila terutama sila kedua dan sila ke lima,” tandasnya.
Baca Juga: Program MBG Buat BGN Punya Utang Rp 1,7 Triliun
Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti ribuan peserta yang terdiri dari unsur TNI, Polri, aparatur sipil negara, pelajar, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Fajar didampingi langsung oleh Bupati Lebak Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lebak.
Bupati Lebak Hasbi Jayabaya menyambut baik kehadiran Wamendikdasmen di Kabupaten Lebak. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus mendukung berbagai program pembangunan sumber daya manusia yang digagas pemerintah pusat.
“Kehadiran Pak Wamen menjadi perhatian dan dukungan bagi Kabupaten Lebak. Kami siap menyukseskan program-program pemerintah pusat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis dan Sekolah Rakyat, karena tujuannya sangat baik untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Hasbi.
Ia menambahkan, peringatan Hari Lahir Pancasila juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan gotong royong dalam membangun daerah. “Nilai-nilai Pancasila harus terus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam penyelenggaraan pemerintahan. Dengan semangat kebersamaan, kami optimistis pembangunan di Kabupaten Lebak dapat berjalan lebih baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme, toleransi, dan persatuan bangsa, sekaligus mendorong keberhasilan berbagai program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.(mulyana)

















