SATELITNEWS.COM, LEBAK-– Muhammad Soleh (14), remaja yang dilaporkan tenggelam di Sungai Ciujung, Kampung Muara, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (6/6/2026) pagi. Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan pada hari ketiga pencarian, sekitar lima kilometer dari lokasi awal kejadian.
Penemuan tersebut mengakhiri upaya pencarian yang dilakukan sejak korban dilaporkan hilang saat berada di sekitar aliran Sungai Ciujung.
Sejak pagi, seluruh unsur SAR kembali bergerak melakukan penyisiran setelah menggelar briefing dan pembagian tugas di lokasi operasi.
Pencarian difokuskan pada sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus.
Tim menyusuri aliran sungai serta melakukan pemantauan di area bantaran yang sebelumnya telah dipetakan berdasarkan hasil evaluasi pencarian hari-hari sebelumnya.
Upaya itu membuahkan hasil sekitar pukul 07.50 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Ciujung dengan jarak kurang lebih lima kilometer dari titik awal kejadian.
Baca Juga: Membatasi untuk Melindungi: Pentingnya Aturan Media Sosial bagi Remaja
Setelah ditemukan, petugas segera melakukan proses evakuasi. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Risky Dwianto, mengatakan korban berhasil ditemukan setelah tim SAR gabungan memperluas area pencarian pada hari ketiga operasi.
“Korban ditemukan sekitar lima kilometer dari lokasi awal kejadian. Setelah proses evakuasi selesai, korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” kata Risky.
Ia menjelaskan, pencarian dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur yang bekerja secara terpadu di lapangan. Selain melakukan penyisiran melalui jalur sungai, petugas juga melakukan pemantauan di sejumlah titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus.
Menurutnya, koordinasi antarinstansi menjadi salah satu faktor penting dalam pelaksanaan operasi pencarian. Seluruh personel yang terlibat terus berupaya maksimal sejak hari pertama hingga korban berhasil ditemukan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, relawan, dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian. Kerja sama yang baik dari semua pihak sangat membantu dalam pelaksanaan operasi ini,” ujarnya.
Baca Juga: Gubernur Banten Andra Soni Nyatakan DOB Cilangkahan Paling Siap
Risky menambahkan, dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban tenggelam di Sungai Ciujung resmi dihentikan. Seluruh personel yang terlibat selanjutnya dikembalikan ke instansi masing-masing setelah dilakukan evaluasi akhir operasi.
“Operasi SAR dinyatakan selesai setelah korban ditemukan. Kami berharap kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai,” ucapnya.
Ia juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama ketika bermain di kawasan perairan. Menurutnya, langkah pencegahan sangat penting untuk mengurangi risiko kecelakaan serupa.
“Keselamatan harus menjadi perhatian bersama. Kami berharap masyarakat lebih berhati-hati dan segera melaporkan apabila terjadi kondisi yang membahayakan agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin,” pungkasnya.
Operasi pencarian tersebut melibatkan Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, BPBD Kabupaten Lebak, Polres Lebak, Polsek Cibadak, PMI Kabupaten Lebak, unsur DPRD Kabupaten Lebak, serta masyarakat setempat yang turut membantu selama proses pencarian berlangsung. (mulyana)
