Jumat, 5 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Tak Punya IPAL, Dua SPPG di Pondok Aren Ditutup

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Jumat, 5 Jun 2026 10:20 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangsel, Metro Tangerang
IMG-20260604-WA0045
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Pondok Kacang Barat, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) untuk program makan bergizi gratis (MBG) ditutup sementara.

Akibat penutupan tersebut, sekitar 10 sekolah dari jenjang PAUD hingga SMA tidak menerima layanan MBG.

Dampak dari penutupan itu dikeluhkan salah seorang wali murid PAUD, Hana Aulia Nada (24). Dirinya mengaku terkejut saat mengetahui program tersebut dihentikan sejak sepekan yang lalu.

“Awalnya kita bertanya kaget juga kenapa diberhentikan MBG itu. Sebelumnya tidak ada informasi, kemarin baru dapat informasi tanggal 26 itu tidak mendapatkan MBG, saya pikir awalnya karena mau Iduladha,” ujarnya saat dijumpai, Kamis (4/6).

Menurut Hana, program MBG sangat membantu para siswa, terutama bagi anak-anak yang tidak membawa bekal dari rumah. Ia mengaku sempat menanyakan pihak sekolah, ternyata memang terdapat masalah di dapur SPPG dekat tempat tinggalnya.

“Kurang lebih sampai sekarang sudah satu minggu. Saya sebagai orang tua berharapnya MBG tetap berjalan karena banyak anak-anak juga yang tidak bawa bekal makan, kalau ada MBG kan anak-anak juga senang,” ucapnya.

BeritaTerbaru

SEKEN HL (1)

Tiga TPS Ilegal di Sindang Jaya Ditutup, 1 Unit Truk Diamankan

Jumat, 5 Jun 2026 10:24 WIB
Kelola Barang Rampasan Terbaik, Kejari Kabupaten Tangerang Sabet Penghargaan dari KPKNL

Kelola Barang Rampasan Terbaik, Kejari Kabupaten Tangerang Sabet Penghargaan dari KPKNL

Kamis, 4 Jun 2026 21:24 WIB
Peringati HLUN di Kelapa Dua, Wabup Tangerang dan Wamensos Tekankan Pentingnya Lingkungan Ramah Lansia

Peringati HLUN di Kelapa Dua, Wabup Tangerang dan Wamensos Tekankan Pentingnya Lingkungan Ramah Lansia

Kamis, 4 Jun 2026 21:21 WIB
Hasil Autopsi Pedagang Cilok di Cikupa Tangerang: Alami Luka Memar dan 8 Sabetan Sajam

Hasil Autopsi Pedagang Cilok di Cikupa Tangerang: Alami Luka Memar dan 8 Sabetan Sajam

Kamis, 4 Jun 2026 21:15 WIB

Ketua Karang Taruna Pondok Kacang Barat, Bagas Risky Setyowibowo membenarkan adanya penghentian sementara terhadap dua dari tiga dapur SPPG yang beroperasi di Pondok Kacang Barat.

“Jadi untuk SPPG itu khususnya di wilayah Pondok Kacang Barat, ada tiga dapur. Jadi dua dapur itu disuspend karena terkait dengan IPAL, yaitu air pembuangan limbah,” sebutnya.

Diketahui, standar badan gizi nasional (BGN) mengharuskan adanya sistem filtrasi limbah sebelum air dibuang ke saluran umum masyarakat. Ia menerangkan, IPAL berfungsi menyaring sisa minyak, lemak, dan limbah makanan agar tidak mencemari lingkungan.

“Tapi memang dari BGN itu, kita sudah standar BGN, itu memang harus ada filterisasi di pembuangan di akhir itu. Mungkin di dua dapur itu tidak ditemukan. Adanya itu makanya dapurnya akhirnya kena suspend,” sebut Bagas yang juga menjabat sebagai Ketua SPPG Pondok Kacang Timur.

Bagas menjelaskan, penghentian operasional berlangsung sejak 26 Mei 2026 dan telah berjalan selama kurang lebih satu minggu. Akibat kebijakan tersebut, sekitar 10 sekolah serta sejumlah posyandu yang sebelumnya menjadi penerima manfaat MBG sementara tidak mendapatkan layanan.

“Kurang lebih sekitar 10 sekolah yang akhirnya tidak menerima manfaat dari MBG dari tingkat PAUD sampai SMA, bahkan posyandu pun juga tidak diberikan manfaat. Karena memang dapurnya suspend,” jelasnya.

Menurut Bagas, tidak ada sanksi tambahan selain kewajiban melakukan perbaikan fasilitas sesuai catatan hasil evaluasi. Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, pengelola dapat mengajukan verifikasi ulang kepada BGN untuk mendapatkan izin beroperasi kembali.

“Asal ada perbaikan, ada renovasi, dan juga diadakannya IPAL itu, mungkin nanti akan berjalan sesuai seperti sedia kala. Tapi mungkin waktunya mungkin setelah seminggu atau dua minggu, mungkin sudah operasional lagi,” katanya.

Ke depan, ia mengklaim pengawasan terhadap seluruh dapur SPPG akan diperketat guna memastikan seluruh mitra penyedia layanan memenuhi standar yang ditetapkan BGN, baik dari aspek tata letak dapur, kebersihan, keamanan pangan, maupun pengelolaan limbah.

Selain berdampak pada penerima manfaat, penghentian sementara dua dapur tersebut juga memengaruhi para relawan dan pekerja yang terlibat dalam operasional. Bagas menyebut setiap dapur mempekerjakan sekitar 47 relawan, sehingga total puluhan pekerja ikut terdampak selama masa suspensi berlangsung.

Pantauan di salah satu dapur SPPG yang berada di Jalan Kinayungan, Pondok Kacang Barat, menunjukkan tidak adanya aktivitas operasional. Dua kendaraan yang biasa digunakan untuk mengangkut makanan ke sekolah-sekolah penerima manfaat tampak terparkir di depan bangunan.

Suasana di lokasi terlihat lengang selama masa penghentian sementara. Sejumlah kursi dan meja tertata rapi, sementara puluhan pasang sandal masih tersusun di rak penyimpanan. Tidak terlihat adanya aktivitas distribusi maupun persiapan makanan seperti biasanya dikantor berwarna biru muda tersebut. (eko)

Tags: makanMBGSPPG
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Penyelundupan Skincare Rp27,6 Miliar Digagalkan, BPOM Segel Gudang di Kelapa Dua Tangerang
Headline

Penyelundupan Skincare Rp27,6 Miliar Digagalkan, BPOM Segel Gudang di Kelapa Dua Tangerang

Kamis, 4 Jun 2026 21:09 WIB
Curi Motor di Bengkel, Pemuda Dihajar Warga Ciputat Timur
Kota Tangsel

Curi Motor di Bengkel, Pemuda Dihajar Warga Ciputat Timur

Kamis, 4 Jun 2026 20:08 WIB
Kantor Kejari Kabupaten Pandeglang. (ISTIMEWA)
Banten Region

Kejari Pandeglang Perketat Pengawasan SPPG

Kamis, 4 Jun 2026 19:54 WIB
Terbuki Pungli BPJS PBI, ASN Dinsos Lebak Direkomendasikan Turun Pangkat
Banten Region

Terbuki Pungli BPJS PBI, ASN Dinsos Lebak Direkomendasikan Turun Pangkat

Kamis, 4 Jun 2026 19:01 WIB
Indomaret di Jalam M Toha Kota Tangerang Terbakar Hebat
Kota Tangerang

Indomaret di Jalam M Toha Kota Tangerang Terbakar Hebat

Kamis, 4 Jun 2026 16:43 WIB
IMG_20260604_124319
Banten Region

Bocah 9 Tahun di Lebak Tewas Diduga Terserempet Kereta

Kamis, 4 Jun 2026 12:48 WIB
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang
Dinkes Tangsel Selamat Idul Adha
DAMKAR Tangsel Selamat Idul Adha
BKPSDM Tangsel Selamat Idul Adha
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Guru Bimbel di Ciputat Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Anak

Guru Bimbel di Ciputat Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Anak

Rabu, 3 Jun 2026 16:39 WIB
IMG-20260604-WA0045

Tak Punya IPAL, Dua SPPG di Pondok Aren Ditutup

Jumat, 5 Jun 2026 10:20 WIB
Jalan KH Hasyim Ashari Belum Tuntas, DPRD Tagih Penyelesaian Sejumlah Proyek Infrastruktur

Jalan KH Hasyim Ashari Belum Tuntas, DPRD Tagih Penyelesaian Sejumlah Proyek Infrastruktur

Rabu, 3 Jun 2026 14:52 WIB
BENTANGKAN BENDERA RAKSASA – Komunitas Pendaki Banten, bentangkan bendera Merah Putih sepanjang 10 meter, di Puncak Gunung Prakasak, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang. Hal itu dilakukan, dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. (ISTIMEWA)

Hari Lahir Pancasila, Komunitas Pendaki Banten Bentangkan Bendera Raksasa Di Gunung Parakasak

Senin, 1 Jun 2026 17:07 WIB
SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Kabar baik bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pensiunan. Pemerintah mulai mencairkan gaji ke-13 sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan aparatur negara dan penerima pensiun. Di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), sebanyak 17.315 pegawai akan menerima hak tersebut dengan total anggaran mencapai sekitar Rp51,5 miliar. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Tangerang Selatan, Hadi Widodo menyampaikan bahwa proses pencairan telah dimulai sesuai ketentuan yang berlaku. "Untuk besaran kurang lebih 51,5 miliar rupiah. Kami melakukan pembentukan ledger gaji ke-13 untuk semua perangkat daerah," ujarnya, Rabu (3/6/2026). Diketahui, ledger adalah buku besar yang berisi catatan penting kumpulan transaksi keuangan. Dokumen ini mencatat semua uang yang masuk, keluar, serta merangkum aset, utang, modal, pendapatan, dan pengeluaran. Pencairan gaji ke-13 ini mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji Ketiga Belas bagi aparatur negara, pensiunan, penerima pensiun, dan penerima tunjangan. Sementara itu, bagi para pensiunan ASN, pembayaran dilakukan oleh PT Taspen (Persero) melalui 46 mitra bayar yang tersebar di seluruh Indonesia. Corporate Secretary TASPEN, Henra, memastikan bahwa dana akan disalurkan secara otomatis tanpa perlu pengajuan ataupun autentikasi ulang dari para penerima manfaat. Besaran gaji ke-13 dihitung berdasarkan komponen penghasilan yang diterima pada Mei 2026. Menariknya, pembayaran ini tidak dikenakan potongan iuran, kredit pensiun, maupun pajak penghasilan karena seluruh beban tersebut ditanggung oleh pemerintah. Taspen juga menjelaskan bahwa bagi penerima yang memiliki lebih dari satu status manfaat, gaji ke-13 hanya diberikan satu kali berdasarkan manfaat dengan nilai terbesar. Namun, bagi penerima yang juga memperoleh pensiun atau tunjangan janda maupun duda, hak tersebut tetap dibayarkan sesuai ketentuan yang berlaku. Pencairan gaji ke-13 ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat, terutama menjelang tahun ajaran baru dan berbagai kebutuhan pendidikan anak. (eko)

Pemkot Tangsel Cairkan Gaji ke-13 untuk 17.315 Pegawai, Total Anggaran Rp51,5 Miliar

Rabu, 3 Jun 2026 16:59 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.