SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Sedikitnya 85 kepala keluarga (KK) di Desa Cirarab, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat rendahnya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir. Untuk memenuhi kebutuhan warga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah tersebut.
Camat Legok M. Yusuf Fachroji mengatakan, distribusi air bersih dilakukan sebagai respons atas krisis air yang dialami warga. Bantuan tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat hingga kondisi kembali normal.
“Saat ini sekitar 85 kepala keluarga terdampak kesulitan mendapatkan air bersih akibat rendahnya intensitas hujan. Kami bersama BPBD Kabupaten Tangerang terus berupaya memenuhi kebutuhan air bersih warga,” kata Yusuf Fachroji kepada Satelit News, Jumat (10/7/2026).
Ia menjelaskan, di lokasi telah tersedia empat tangki penampungan air. Namun, hanya tiga tangki yang dapat dimanfaatkan karena satu tangki berada di lokasi yang sulit dijangkau kendaraan pengangkut air.
“Dari empat tangki yang tersedia, tiga tangki dapat digunakan dengan kapasitas total sekitar 8.050 liter. Dua tangki berkapasitas 3.050 liter sudah terhubung dengan jaringan pipa ke rumah-rumah warga, sedangkan satu tangki berkapasitas 5.000 liter masih digunakan secara manual,” jelasnya.
Menurut Yusuf, sebelum bantuan dari BPBD datang, Pemerintah Desa Cirarab telah lebih dahulu mengantisipasi kebutuhan warga dengan menyalurkan bantuan air bersih.
Baca Juga: Naker Fest 2026 Dibuka, Pemkab Tangerang Sediakan 3.174 Lowongan Kerja dari 40 Perusahaan
“Upaya penanganan sudah dilakukan sebelumnya oleh Pemerintah Desa Cirarab. Saat ini kami terus berkoordinasi dengan BPBD agar kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi di lapangan akan terus dipantau secara berkala guna memastikan distribusi air bersih berjalan lancar dan kebutuhan warga tetap terpenuhi selama musim kemarau. (aditya)




























