SATELITNEWS.COM, LEBAK – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mulai menata jalur pedestrian di Jalan Sunan Kalijaga, Rangkasbitung, pada tahun ini sebagai langkah awal mewujudkan kawasan wisata perkotaan yang terinspirasi dari Malioboro, Yogyakarta.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Lebak, Widy Ferdian, mengatakan proyek tersebut kini memasuki tahap lelang sehingga pekerjaan fisik ditargetkan dimulai tahun ini.
“Tahun ini dilakukan penataannya oleh provinsi, dan informasinya sedang tahapan lelang,” kata Widy, Jumat (10/7/2026).
Menurut Widy, penataan pedestrian menjadi bagian dari rencana besar menjadikan Jalan Sunan Kalijaga sebagai ruang publik yang nyaman, pusat aktivitas masyarakat, sekaligus destinasi wisata yang mampu menggerakkan perekonomian daerah.
Namun, ia menilai keberhasilan kawasan tidak cukup hanya dengan membangun trotoar. Pemerintah juga harus menyiapkan rekayasa lalu lintas, kantong parkir, serta menata aktivitas ekonomi agar pengunjung nyaman tanpa mengganggu distribusi barang bagi pelaku usaha.
Sebagai pendukung pengembangan kawasan, Pemkab Lebak melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata juga tengah menyiapkan konsep city tour bekerja sama dengan biro perjalanan wisata.
Jalan Sunan Kalijaga akan menjadi salah satu destinasi unggulan dalam paket tersebut.
Baca Juga: Pasar Semi Rangkasbitung Lebak Bakal Dijadikan Pasar Induk
Widy menegaskan konsep Malioboro akan diterapkan secara bertahap dan disesuaikan dengan kondisi Rangkasbitung. Penataan tetap mempertimbangkan kelancaran lalu lintas serta kebutuhan pelaku usaha di sepanjang jalan.
“Kawasan steril kendaraan tidak bisa langsung diterapkan karena pelaku usaha masih membutuhkan akses kendaraan untuk suplai barang,” ujarnya. (mulyana)




























