SATELITNEWS.COM, SERANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, meminta terhadap manajemen Rumah Sakit Drajat Prawiranagara (RSDP) Serang, untuk mengkaji pengelolaan parkir dengan melibatkan pihak ketiga.
Karena saat ini, melihat kondisi parkir kendaraan di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Serang tersebut, sudah sangat terbatas.
“Kita menyikapi hari ini bahwa parkir (RSDP) Serang, sudah sangat terbatas, tapi RSDP juga punya lahan 3.500 meter, nah tolong kaji saja dengan konsultan pihak ketiga,” kata Zaldi, saat melakukan kunjungan ke RSDP Serang, Kamis (9/7/2026).
Menurut Zaldi, hari ini tidak semua pengelolaan usaha harus memakai dana APBD Pemerintah Daerah. Apalagi RSDP Serang, memiliki aset yang dapat dikerjasamakan dengan pihak ketiga yang punya sistem dan biaya.
“Tapi agar RSDP punya bayangan, sebenarnya potensinya seperti apa, sewa konsultan saja. Jadi kalau ini kita kerjasamakan dengan perusahaan perusahaan parkir, ini butuh investasi berapa, pembagian keuntungan berapa dan kerjasamanya selama berapa tahun,” tuturnya.
Zaldi juga mengungkapkan, pembangunan parkir ini jika konstruksinya mencapai 5 lantai tentunya akan menelan anggaran hingga Rp30 Miliar. Kata Zaldi, dana tersebut sangat tidak memungkinkan jika harus mengambil dari APBD.
Baca Juga: Terkait Rekomendasi OJK, Sekda Zaldi Minta PT BPR Perbaiki Tata Kelola Manajemen Keuangan
“Itu terbatas,” tuturnya.
Disinggung soal pelayanan lain di RSDP Serang, Zaldi meminta kepada manajemen untuk menganalisis alur pelayanan mulai dari pendaftaran sampai penanganan dokter dan masuk ke ruang rawat inap.
“Jadi misalnya yang seharusnya satu menit tiba, menjadi 20 menit harus dilihat macetnya ada dimana. Sistemnya kan manusia yang buat, saya akan lihat bulan depan dan evakuasi lagi, jangan sampai ada cerita sumbatan lagi,” pungkasnya. (sidik)




























