SATELITNEWS. COM, TANGSEL—Minat masyarakat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggunakan layanan bus Transjabodetabek terus menunjukkan tren peningkatan. Trafik akan meningkat pada jam-jam sibuk ketika warga berangkat dan pulang bekerja menuju Jakarta.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangsel, Ayep mengatakan saat ini terdapat 8 rute Transjabodetabek yang melayani wilayah Tangsel dengan 6 titik keberangkatan (origin). Menurutnya, tingginya mobilitas pekerja membuat layanan tersebut selalu ramai pada pagi dan sore hari.
“Untuk peminatnya cukup banyak, terutama pada jam sibuk kerja saat pagi dan sore ketika pulang kerja. Kalau siang memang tidak terlalu ramai karena sudah tidak ada yang berangkat kerja dari sini,” ujar Ayep saat dikonfirmasi, Kamis (16/6).
Ia menjelaskan, bus Transjabodetabek mulai beroperasi sejak pukul 05.30 WIB. Setelah keberangkatan pertama, bus akan datang setiap 15 menit sekali sehingga memudahkan masyarakat mengatur waktu perjalanan menuju Jakarta.
“Kedatangan Transjakarta pagi itu pukul 05.30 WIB. Nanti tiap lima belas menit sekali akan datang,” ucapnya.
Sementara itu, layanan beroperasi hingga pukul 21.00 WIB setiap harinya. Operasional tersebut juga tetap berlangsung pada akhir pekan.
Baca Juga: 173 Pelajar Ramaikan Bupati Tangerang Cup 2026, Jadi Ajang Berburu Bibit Pecatur Berprestasi
“Akhir pekan tetap ada dan cukup ramai juga yang ke Jakarta,” katanya.
Dishub Tangsel juga tengah menyiapkan penataan titik keberangkatan salah satu rute.
Ayep mengungkapkan, rute BSD-Jelambar yang selama ini berangkat dari kawasan Giant BSD direncanakan dipindahkan ke Terminal BSD agar lebih terintegrasi dengan fasilitas transportasi yang ada.
“Rencana kita pindahkan juga yang rute dari Giant BSD, rencana kita pindahkan ke Terminal BSD,” ungkapnya.
Terkait wacana kenaikan tarif Transjabodetabek menjadi Rp10 ribu, Ayep menegaskan kebijakan tersebut masih sebatas usulan dan belum diberlakukan di tingkat pusat.
“Belum diberlakukan yang reguler Rp10 ribu. Itu baru usulan, tetapi nanti diisukan itu juga ada yang berlangganan perbulan Rp200 ribu,” sebutnya.
Baca Juga: Air Sungai Cisadane di Teluknaga Menghitam, DLHK Akan Lakukan Verifikasi
Kepala Seksi Angkutan Orang dan Barang Dishub Tangsel, Galang Andika merinci adapun enam titik layanan Transjabodetabek yang tersebar di wilayah Tangsel. Di Terminal BSD tersedia rute S12 Terminal BSD-Fatmawati. Kemudian Pool PPD Ciputat melayani rute S21 Ciputat-CSW dan S22 Ciputat-Kampung Rambutan. Untuk kawasan South City Cinere, terdapat rute D31 Cinere-Kuningan dan D32 Cinere-Bundaran Senayan.
Selanjutnya, titik Giant BSD masih melayani rute S11 BSD-Jelambar sedangkan Bintaro Xchange melayani rute S31 Bintaro-Fatmawati. Adapun Flavor Bliss Alam Sutera menjadi titik keberangkatan rute S61 Alam Sutera-Blok M.
Galang menyebut, dari seluruh layanan tersebut, rute Alam Sutera-Blok M (S61) menjadi salah satu yang paling diminati masyarakat dengan jumlah penumpang mencapai sekitar 2.810 orang per hari.
“Rute Alsut Blok M untuk jumlah penumpang 2.810 per hari,” jelasnya.
Sementara itu, rute S12 Terminal BSD-Fatmawati mencatat rata-rata 360 penumpang per hari. Untuk melayani rute tersebut, Dishub menyiapkan enam keberangkatan pulang-pergi setiap harinya.
“Untuk data jumlah penumpang rute lainnya masih dalam proses akumulasi karena rekapitulasi dilakukan oleh pusat pada akhir tahun,” pungkas Galang. (eko)




























