SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Kemeriahan ajang Tangsel Fun Walk and Run Festival 2026 yang berlangsung di kawasan ITC Serpong berubah menjadi kekecewaan, Minggu (2/8).
Ribuan peserta mengaku merasa dirugikan setelah panitia diduga meninggalkan lokasi sesaat setelah acara dimulai, sehingga berbagai fasilitas yang dijanjikan tidak dapat diterima peserta di garis finis.
Insiden ini dikomentari Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan melalui akun media sosial Instagram pribadinya. Dalam sandingan video peserta yang viral, Pilar memberikan keterangan serta meminta pihak terkait untuk bertanggungjawab atas kerugian yang terjadi.
“Bagi panitia swasta yang membawa nama Kota Tangsel dan mencantumkan logo Pemkot dan Dispora (sementara bukan event pemkot) dan melaksanakan event yang merugikan masyarakat untuk tidak lagi diberikan izin penyelenggaraan dan dipanggil oleh @Disporatangsel untuk diminta pertanggungjawaban segera. Anda mencoreng nama Tangsel,” tulis Pilar.
Unggahan kedua dalam story Instagramnya, Pilar menuturkan bahwa Kota Tangsel sangat terbuka bagi pihak mana pun yang mau menyelenggarakan kegiatan positif bagi masyarakat. Namun, apabila dalam penyelenggaraan tidak sesuai perencanaan yang seharusnya, dan merugikan masyarakat, pihaknya tidak akan segan-segan melarang penyelenggaraan event.
“Merugikan masyarakat dan membawa citra negatif bagi nama baik Tangsel maka penyelenggara harus bertanggung jawab penuh dan tentu Pemkot melarang untuk kembali menyelenggarakan event di kota ini. Mohon menjadi catatan bagi seluruh event organizer,” tutupnya.
Baca Juga: Tangsel Otozone 2026 Resmi Dibuka, Ada Promo Mobil dan Diskon Pajak hingga 18 Oktober
Sementara itu Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan menyampaikan klarifikasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan kegiatan Tangsel Fun Run & Walk. Pernyataan itu tertulis pada akun media sosial resmi Humas Kota Tangsel dan Dispora Tangsel.
Dalam unggahannya, Pemerintah Kota Tangsel maupun Dispora menegaskan kegiatan Tangsel Fun Run & Walk diselenggarakan sepenuhnya oleh pihak event organizer (EO) sebagai penyelenggara, dan bukan merupakan program maupun kegiatan resmi Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Dispora Kota Tangerang Selatan menghormati setiap inisiatif masyarakat, komunitas, maupun penyelenggara swasta dalam mengembangkan olahraga rekreasi dan membudayakan gaya hidup sehat. Namun demikian, setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh pihak ketiga merupakan tanggung jawab penyelenggara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu memastikan sumber informasi resmi terkait kegiatan Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui kanal komunikasi resmi pemerintah maupun Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Tangerang Selatan,” tulis dalam keterangan tersebut. (eko)

















