Selasa, 29 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Ada 6 Juta Data Ganda MBG, SPPG di Deadline 10 Agustus

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Jumat, 7 Agu 2026 08:03 WIB
Rubrik Nasional
Ada 6 Juta Data Ganda MBG, SPPG di Deadline 10 Agustus

Kepala BGN Sudaryono (ketiga dari kanan) saat memberikan keterangan dalam konferensi pers terkait refocusing penerima MBG di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (6/8/2026). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Badan Gizi Nasional (BGN) menemukan sekitar 6 juta data ganda dalam basis data penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Temuan tersebut mendorong pemerintah melakukan sinkronisasi data sebelum memperluas cakupan program, termasuk mengoperasikan ribuan dapur penyedia makanan di berbagai daerah.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan data ganda muncul karena sebagian penerima tercatat di lebih dari satu basis data kementerian/lembaga. Salah satu contohnya, seorang anak dapat terdaftar sebagai siswa di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), sekaligus tercatat sebagai santri di pondok pesantren dalam data Kementerian Agama.

“Atau dia SMP di dalam pondok (pesantren) dihitung di data Kemendikdasmen sebagai siswa. Kemudian dia juga tercatat sebagai santri di pondok pesantren,” ujar Sudaryono dalam konferensi pers di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Menurut dia, pemerintah kini melakukan pencocokan data bersama sejumlah kementerian dan lembaga, termasuk Kemendikdasmen, Kementerian Agama, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, serta Kementerian Kesehatan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan identitas penerima tidak tercatat berulang dan penyaluran MBG lebih tepat sasaran. “Datanya tuh saling ngobrol gitu sehingga kita betul-betul menemukan sebetulnya tuh. Jadi, tidak ada double identitas,” kata Sudaryono.

Dari hasil pencocokan sementara, jumlah data dalam basis penerima yang berpotensi berkurang akibat pencatatan ganda mencapai sekitar 6 juta. “Kalau nggak salah ada pengurangannya ada sekitar ya ada 6 juta,” ujarnya.

Baca Juga: Lebak Bidik MBG Jadi Pasar Baru Petani

Penataan basis data tersebut dilakukan bersamaan dengan evaluasi kesiapan infrastruktur MBG. BGN meluruskan informasi mengenai rencana pembukaan 13.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam waktu dekat. Menurut Sudaryono, angka tersebut merupakan jumlah titik SPPG dengan berbagai status, mulai dari lokasi yang baru ditetapkan hingga dapur yang telah selesai dibangun.

“Jadi sempat ramai seolah-olah kita membuka segera 13.000 dapur, bukan. Sudah ada di data kita sekitar 13.000 lebih dapur yang ada statusnya ada semua. Ada yang baru titik, ada juga yang sudah selesai,” katanya.

BeritaTerbaru

Uji Coba Kedua MLFF Tol Dipercepat, Menentukan Tahap Semikomersial

Uji Coba Kedua MLFF Tol Dipercepat, Menentukan Tahap Semikomersial

Minggu, 27 Sep 2026 21:34 WIB
KPK Dalami Valas dan Emas Dari Penggeledahan BPN Jatim

KPK Dalami Valas dan Emas Dari Penggeledahan BPN Jatim

Minggu, 27 Sep 2026 21:31 WIB
Serangan Siber Tembus Rp111 T, Penyalahgunaan Data, Fraud, dan Scam

Serangan Siber Tembus Rp111 Triliun, Penyalahgunaan Data, Fraud dan Scam

Kamis, 24 Sep 2026 17:23 WIB
Hukuman Hanya Dipangkas 1 Tahun, Nadiem Makarim Pilih Kasasi

Hukuman Hanya Dipangkas 1 Tahun, Nadiem Makarim Pilih Kasasi

Kamis, 24 Sep 2026 17:20 WIB

Dari jumlah tersebut, BGN akan memprioritaskan dapur yang berada di daerah dengan tingkat stunting tinggi dan sangat tinggi. Hasil pemadanan data dengan Kementerian Kesehatan menunjukkan sekitar 1.700 SPPG telah selesai dibangun dan tinggal dioperasikan.

“Dari data overlay tadi ada sekitar 1.700 dapur yang sudah siap, sudah jadi, tinggal operasional yang berada di daerah dengan stunting tinggi dan tinggi sekali,” ujar Sudaryono.

Wilayah yang menjadi perhatian antara lain Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nias, Sumatra Utara, serta sejumlah daerah kepulauan di Maluku dan Maluku Utara. Pemerintah juga mengarahkan distribusi MBG untuk mendukung kelompok prioritas, seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Di sisi lain, BGN memperketat standar keamanan pangan setelah muncul sejumlah kasus dugaan keracunan makanan dalam pelaksanaan MBG. Seluruh dapur SPPG diwajibkan memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) paling lambat 10 Agustus 2026.

Baca Juga: Pemkab Lebak Perketat SPPG

“Kami berikan waktu untuk mengurusnya sampai dengan tanggal 10. Kalau tidak memenuhi persyaratan SLHS, tutup permanen,” kata Sudaryono.

Menurut Sudaryono, sertifikat tersebut bukan sekadar persyaratan administratif, melainkan indikator bahwa dapur telah memenuhi standar kebersihan dan sanitasi yang ditetapkan pemerintah.

SLHS diterbitkan oleh dinas kesehatan kabupaten/kota setelah fasilitas pengolahan makanan lolos pemeriksaan, mulai dari kebersihan lingkungan dapur, pengolahan bahan makanan, penyimpanan, hingga penerapan prosedur keamanan pangan.

Aspek keamanan pangan tidak bisa ditawar mengingat Program MBG menyasar kelompok rentan, terutama peserta didik. Karena itu, setiap dapur penyedia makanan diwajibkan memenuhi standar kesehatan sebelum diizinkan terus beroperasi.

BGN berharap seluruh penyelenggara dapur SPPG segera melengkapi sertifikasi yang dipersyaratkan agar kualitas makanan yang disajikan tetap terjamin sekaligus mencegah terulangnya insiden yang dapat membahayakan kesehatan para penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis. (rmg/xan)

Tags: datagandaMBGSPPG
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Gerindra Tetap Teratas, PDI-P dan Golkar Membuntuti
Nasional

Gerindra Tetap Teratas, PDI-P dan Golkar Membuntuti

Kamis, 24 Sep 2026 08:21 WIB
Tahan Suku Bunga, BI Perkuat Rupiah
Bisnis

Tahan Suku Bunga, BI Perkuat Rupiah

Kamis, 24 Sep 2026 08:18 WIB
SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi
Nasional

SIM Keliling Jakarta Kamis 24 September, Cek Lokasinya

Kamis, 24 Sep 2026 07:48 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Senin 31 Agustus, Ada di 5 Lokasi
Nasional

SIM Keliling Jakarta Rabu 23 September, Cek Lokasinya

Rabu, 23 Sep 2026 08:03 WIB
Beras Ilegal Bikin Kesal 2 Menteri, Rp27,3 Miliar Barang Selundupan Ditindak
Nasional

Beras Ilegal Bikin Kesal 2 Menteri, Rp27,3 Miliar Barang Selundupan Ditindak

Selasa, 22 Sep 2026 17:10 WIB
Musim Hujan Telat, El Nino Hingga Awal 2027
Nasional

Musim Hujan Telat, El Nino Hingga Awal 2027

Selasa, 22 Sep 2026 17:03 WIB
Selamat dan Sukses Wisudawan wisudawati Universitas Muhammadiyah Tangerang
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni
Pajak Daerah BAPENDA Tangerang Selatan
Selamat Memperingati HARHUBNAS 2026 DinHub Kab Tangerang

Berita Pilihan

Melly Goeslaw dan Bamsoet Bakal Besanan

Melly Goeslaw dan Bamsoet Bakal Besanan

Senin, 28 Sep 2026 13:19 WIB
Bupati-Wabup Lebak Tak Nongol di Paripurna APBD 2027, DPRD "Mencak-mencak"

Bupati-Wabup Lebak Tak Nongol di Paripurna APBD 2027, Anggota DPRD “Mencak-mencak”

Senin, 28 Sep 2026 14:28 WIB

Taat Bayar PBB, Pemkab Serang Undi 2 Tiket Umrah Untuk Warga

Senin, 28 Sep 2026 17:02 WIB
Samsung Galaxy A08 Resmi Hadirkan Baterai Besar 6.000 mAh

Samsung Galaxy A08 Resmi Hadirkan Baterai Besar 6.000 mAh

Jumat, 25 Sep 2026 18:23 WIB

DPMPTSP Kabupaten Serang Sosialisasikan Raperbup ke 100 Pengusaha

Sabtu, 26 Sep 2026 11:58 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.