Senin, 10 Agustus 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Angka Kemiskinan di Banten Turun, Pemerintah Diminta Tak Terlena

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 10 Agu 2026 07:54 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Pemprov Banten
Pertumbuhan Ekonomi Tangerang Selatan Sebesar 4,77 Persen

LOGO BPS. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG–-Angka kemiskinan dan ketimpangan di Provinsi Banten menunjukkan tren positif. Namun, capaian tersebut dinilai tidak cukup dibaca sebagai keberhasilan pembangunan secara utuh.

Akademisi dan Dosen Tetap Program Studi Manajemen Universitas Primagraha, Achmad Rozi, mengingatkan pemerintah agar tidak terlena dengan angka agregat yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten.

Dalam Berita Resmi Statistik Nomor 43 dan 44/08/36 tertanggal 5 Agustus 2026, BPS mencatat Gini Ratio Banten berada di angka 0,312, sementara tingkat kemiskinan turun menjadi 5,38 persen.

Menurut Achmad, capaian tersebut memang patut diapresiasi. Namun, angka agregat dapat menyembunyikan persoalan yang masih terjadi di lapisan masyarakat tertentu.

“Penurunan Gini Ratio dari 0,394 pada Maret 2016 menjadi 0,312 pada Maret 2026 adalah perjalanan sepuluh tahun yang tidak instan,” ujarnya dalam kajiannya.

Ia menyebut jumlah penduduk miskin kini turun menjadi 746,73 ribu jiwa. Dalam satu semester terakhir, jumlah penduduk miskin berkurang 8,9 ribu orang di perkotaan dan 5,2 ribu orang di perdesaan.

Baca Juga: BPS: Layanan Haji 2026 Sangat Memuaskan

Di sisi lain, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menyerap 99,59 ribu tenaga kerja baru. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga turun menjadi 6,59 persen.

Namun, Achmad menilai capaian tersebut semestinya menjadi titik awal untuk melihat siapa yang paling menikmati pertumbuhan ekonomi dan kelompok mana yang masih tertinggal.

BeritaTerbaru

BERZIARAH -- Gubernur Banten Andra Soni, Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah, Tokoh masyarakat Banten Embay Mulya Syarif, beserta jajaran pejabat Pemprov, Pemkab Pandeglang, beserta Muspika, berziarah ke makam Syekh Asnawi Caringin, Minggu (9/8/2026). (MARDIANA/SATELITNEWS.COM)

Pemprov Revitalisasi Kawasan Makam Syekh Asnawi Caringin Pandeglang

Minggu, 9 Agu 2026 19:20 WIB
42.056 Warga Lebak Terdampak Kekeringan, BPBD Mulai Kewalahan

42.056 Warga Lebak Terdampak Kekeringan, BPBD Mulai Kewalahan

Minggu, 9 Agu 2026 19:16 WIB
BERI BANTUAN - Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang TB. A. Khatibul Umam bersama Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pandeglang TB. Udi Juhdi dan jajaran, memberi bantuan kepada masyarakat kurang mampu, Minggu (9/8/2026). (MARDIANA/SATELITNEWS.COM)

DPRD Pandeglang Turun Tangan, Pastikan Rumah Warga Caringin Diperbaiki

Minggu, 9 Agu 2026 18:52 WIB
Biaya Jadi Kendala, Warga Cimarga Lebak Bertahan di Rumah Hampir Roboh

Biaya Jadi Kendala, Warga Cimarga Lebak Bertahan di Rumah Hampir Roboh

Minggu, 9 Agu 2026 17:38 WIB

“Siapa yang paling diuntungkan dari perbaikan ini? Dan siapa yang tertinggal di baliknya?” katanya.

Achmad menyoroti distribusi pengeluaran masyarakat Banten. Pangsa pengeluaran kelompok 20 persen teratas meningkat dari 40,44 persen menjadi 40,53 persen. Sebaliknya, pangsa pengeluaran 40 persen masyarakat terbawah justru turun dari 21,84 persen menjadi 21,61 persen.

Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan adanya pergeseran manfaat pertumbuhan yang perlu diwaspadai. Stabilnya Gini Ratio pada angka 0,312, kata dia, tidak otomatis menunjukkan distribusi kesejahteraan semakin adil.

“Ketimpangan rendah menurut ambang batas Bank Dunia tidak otomatis berarti distribusi kesejahteraan sedang bergerak ke arah yang lebih adil,” tegasnya.

Baca Juga: Ekonomi Tumbuh 5,29 Persen, Konsumsi Rumah Tangga Penopang Utama

Persoalan lain terlihat dari perbedaan karakter kemiskinan antara wilayah perkotaan dan perdesaan. Achmad mencatat Gini Ratio perdesaan Banten berada di angka 0,220, sementara perkotaan 0,312.

Namun, ketika dilihat dari kedalaman kemiskinan, kondisinya justru berbalik. Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) di perkotaan mencapai 0,872, lebih tinggi dibandingkan perdesaan yang berada di angka 0,620.

Begitu pula Indeks Keparahan Kemiskinan (P2), yakni 0,210 di perkotaan berbanding 0,115 di perdesaan.

“Artinya, meski jumlah penduduk miskin di kota berhasil ditekan lebih signifikan secara nominal, mereka yang masih tersisa dalam kemiskinan justru terjebak jauh lebih dalam di bawah garis kemiskinan dibandingkan penduduk miskin di desa,” jelasnya.

Menurut Achmad, kondisi tersebut berkaitan dengan lebih tingginya biaya hidup masyarakat perkotaan. Garis Kemiskinan perkotaan Banten tercatat Rp765.739, sedangkan perdesaan Rp687.893.

Perbedaan tersebut, kata dia, menggambarkan tekanan biaya hidup masyarakat miskin perkotaan, mulai dari kebutuhan tempat tinggal, transportasi hingga kebutuhan nonpangan lainnya.

Karena itu, ia menilai kebijakan penanggulangan kemiskinan tidak semestinya menggunakan pendekatan yang sama antara perkotaan dan perdesaan.

“Kebijakan bantuan sosial yang seragam antara kota dan desa berisiko keliru sasaran,” ujarnya.

Achmad juga menyoroti komposisi pengeluaran rumah tangga miskin. Beras masih menjadi salah satu komoditas utama penyumbang garis kemiskinan, dengan kontribusi 17,49 persen di perkotaan dan 22,86 persen di perdesaan.

Namun, yang menjadi perhatian adalah kontribusi rokok kretek filter terhadap garis kemiskinan di perdesaan yang mencapai 18,20 persen.

Menurutnya, angka tersebut menjadi sinyal bahwa sebagian rumah tangga miskin masih mengalokasikan pengeluaran cukup besar untuk kebutuhan non-gizi, ketika kebutuhan pangan bergizi semestinya menjadi prioritas.

Sementara di wilayah perkotaan, roti dan mi instan disebut mulai menjadi komoditas yang turut berkontribusi terhadap garis kemiskinan, dengan kontribusi kumulatif sekitar lima persen.

“Persoalan kemiskinan di Banten tidak semata soal kurangnya pendapatan, tetapi juga soal pola alokasi pengeluaran,” katanya.

Di tengah berbagai persoalan tersebut, Achmad tetap melihat sektor pertanian sebagai salah satu penyangga penting bagi masyarakat perdesaan. Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian mencapai 116,06 dan Nilai Tukar Petani 109,45.

Namun, ia mengingatkan pemerintah untuk tidak terlalu cepat berpuas diri dengan kinerja sektor tersebut. Pertumbuhan PDRB sektor pertanian sebesar 27,53 persen secara kuartalan harus dibaca secara hati-hati karena berpotensi dipengaruhi faktor musiman, khususnya siklus panen.

“Banten tidak boleh menggantungkan stabilitas ketimpangan hanya pada satu sektor,” ujarnya.

Menurut Achmad, pemerintah perlu memperkuat diversifikasi ekonomi perdesaan, akses permodalan petani kecil serta regenerasi petani muda.

Ia pun memberikan sejumlah catatan bagi pemerintah daerah. Pertama, penanganan kemiskinan perkotaan dan perdesaan harus dibedakan berdasarkan karakter serta biaya hidup masing-masing wilayah.

Kedua, tingginya konsumsi rokok pada rumah tangga miskin perdesaan perlu menjadi perhatian lintas sektor, tidak hanya melalui imbauan, tetapi juga kebijakan kesehatan dan fiskal.

Ketiga, stabilitas harga beras serta pengawasan terhadap kualitas gizi pangan olahan perlu diperkuat untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat.

Keempat, momentum sektor pertanian sebagai penyangga ekonomi perdesaan harus dijaga melalui investasi jangka panjang.

Achmad menegaskan, Banten memang memiliki alasan untuk mengapresiasi penurunan angka kemiskinan dan ketimpangan. Namun, capaian tersebut tidak boleh berhenti menjadi bahan klaim keberhasilan pemerintah.

“Keberhasilan pembangunan yang hanya diukur dari indikator agregat berisiko menyembunyikan ketimpangan yang justru sedang bergeser bentuk, dari yang tampak jelas menjadi yang tersembunyi di balik rata-rata,” tandasnya.

Menurutnya, pekerjaan pemerintah ke depan bukan sekadar menjaga angka kemiskinan tetap turun dan Gini Ratio berada di bawah ambang tertentu. Lebih dari itu, pemerintah harus memastikan manfaat pertumbuhan ekonomi benar-benar dirasakan secara proporsional oleh masyarakat, baik di perkotaan maupun perdesaan. (myu/rmg)

Tags: bpskemiskinanketimpanganpemerintah
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

BERHENTI BEROPERASI -- SPPG Sukaratu Majasari 06, Kabupaten Pandeglang, berhenti beroperasi sementara. (ISTIMEWA)
Banten Region

Kepala SPPG “Kabur” Dapur MBG di Pandeglang Berhenti Beroperasi Sementara

Minggu, 9 Agu 2026 17:12 WIB
PPID PEMPROV BANTEN : PPID Pemprov Banten tidak memberikan informasi data yang diminta masyarakat melalui sambungan online. Padahal, lebih dari seribu tenaga ahli Pwmprov Banten dibayar untuk memudahkan keterbukaan informasi publik kepada masyarakat. (ISTIMEWA)
Banten Region

BEM Nusantara Nilai APBD Banten Dihamburkan untuk Membayar 1.853 Tenaga Ahli

Minggu, 9 Agu 2026 16:54 WIB
BERSALAMAN : Gubernur Banten Andra Soni (dua dari kiri), bersalaman usai pengukuhan Ormas MPI Banten. (ISTIMEWA)
Banten Region

Gubernur Andra: Ormas Merupakan Mitra Strategis

Minggu, 9 Agu 2026 16:40 WIB
PELANTIKAN -- Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kabupaten Serang, masa bakti 2026-2030, dilantik oleh Wabup Serang Muhammad Najib Hamas. (ISTIMEWA)
Banten Region

Duta Pancasila Kabupaten Serang Diharapkan Jadi Pilar Persatuan

Minggu, 9 Agu 2026 16:36 WIB
Lansia Disekap Rekan Bisnis di Serpong, Mobil Hingga Surat Berharga Dibawa Kabur
Headline

Lansia Disekap Rekan Bisnis di Serpong, Mobil Hingga Surat Berharga Dibawa Kabur

Minggu, 9 Agu 2026 16:24 WIB
Banten Region

Musda Perdana Apdesi Merah Putih, Muhibbin : Diharapkan Wujudkan Asta Cita Presiden

Sabtu, 8 Agu 2026 10:16 WIB
Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke 66 Dinkes Tangsel
Rustandi Fraksi Golkar DPRD Kota Tangerang

Berita Pilihan

Ruben Onsu Diisukan Idap HIV, Kuasa Hukum Tunjukan Hasil Laboratorium

Ruben Onsu Diisukan Idap HIV, Kuasa Hukum Tunjukan Hasil Laboratorium

Senin, 3 Agu 2026 18:29 WIB
Sejumlah mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Dwimulya. (ISTIMEWA)

Bebas SPP, STIE Dwimulya Jadi Kampus Termurah di Banten

Selasa, 4 Agu 2026 16:28 WIB
Pemerintah Diminta Percepat Mitigasi Potensi Dampak El Nino

Pemerintah Diminta Percepat Mitigasi Potensi Dampak El Nino

Rabu, 5 Agu 2026 15:37 WIB
Waspada Penyakit ISPA, 1,9 Juta Warga Banten Terjangkit

Waspada Penyakit ISPA, 1,9 Juta Warga Banten Terjangkit

Jumat, 7 Agu 2026 07:40 WIB
Jadi Korban Penggelapan Dana, Rizky Billar Kehilangan Uang Rp 3,1 M

Jadi Korban Penggelapan Dana, Rizky Billar Kehilangan Uang Rp 3,1 M

Rabu, 5 Agu 2026 16:29 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.