SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Seorang siswa perempuan ditemukan meninggal dunia di area rel Stasiun Jurangmangu, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (10/8/2026) sore. Korban diduga terlindas kereta rel listrik (KRL). Informasi mengenai kejadian tersebut sempat membuat aktivitas di sekitar stasiun menjadi perhatian warga dan penumpang.
Korban ditemukan berada di area rel sebelum kemudian petugas keamanan stasiun menghubungi kepolisian. Dalam rekaman video singkat yang beredar di media sosial Instagram, nampak petugas keamanan membawa kantung hitam besar mendekati korban yang diduga hendak menutupinya.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, mengatakan pihaknya menerima informasi dari masyarakat dan petugas keamanan Stasiun Jurangmangu terkait adanya seorang perempuan yang ditemukan di area rel. Setelah menerima laporan tersebut, pihaknya langsung mendatangi lokasi bersama tim identifikasi Polres Tangerang Selatan untuk melakukan pemeriksaan.
“Kami menerima informasi dari masyarakat dan dari teman-teman dari Kegugasan Keamanan di stasiun menyampaikan ada ditemukan orang mayat seperti nasa di kolom reta api seperti apa, beridentitas perempuan,” ujarnya.
Polisi kemudian meminta keterangan dari sejumlah saksi termasuk dari petugas keamanan maupun masyarakat yang berada di sekitar stasiun saat peristiwa terjadi.
Bambang menegaskan, polisi belum dapat memastikan penyebab korban berada di area rel maupun bagaimana peristiwa tersebut terjadi.
“Ini kita lakukan proses secara ilmiah yang bisa mengetahui penyebabnya seperti apa dan hasil dari korelasi keterangan para saksi,” jelasnya.
Baca Juga: Asal-usul 996 Senjata Terungkap, Polisi Temukan Lagi 117 Peluru di Sekolah
Setelah proses pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP) selesai, jenazah korban kemudian dievakuasi dari area rel. Proses evakuasi dilakukan melalui koordinasi antara kepolisian dengan petugas Stasiun Jurangmangu.
Bambang mengatakan proses evakuasi dapat dilakukan dengan cepat sehingga tidak sampai mengganggu perjalanan KRL.
Inong, salah satu penumpang di lokasi saat kejadian mengaku mendapat informasi bahwa korban merupakan seorang siswa perempuan. “Cewek katanya umur 18 tahun,” kata Inong.
Walaupun begitu, kejadian tersebut menjadi perhatian kepolisian karena merupakan peristiwa kedua yang terjadi di kawasan Stasiun Jurangmangu. Kepolisian akan berkoordinasi dengan pengelola stasiun untuk memperkuat langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. (eko)

















