SATELITNEWS.COM, LEBAK – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia digaungkan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Lebak. Sebanyak 1.000 bendera Merah Putih ditargetkan dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk ajakan menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Aksi tersebut digelar di Jalan Soekarno-Hatta atau yang dikenal dengan Jalan Bypass, Kecamatan Rangkasbitung, Kamis (13/8/2026). Kegiatan melibatkan berbagai unsur masyarakat yang tergabung dalam FPK, mulai dari perwakilan sejumlah etnis, TNI, kepolisian hingga komunitas ojek.
Ketua FPK Kabupaten Lebak, Abdurrhosyid Ashshidiq mengatakan, pembagian bendera Merah Putih tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun.
Menurutnya, kegiatan itu bukan sekadar membagikan atribut kemerdekaan, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya menjaga persatuan.
“Kita bersyukur dengan kemerdekaan ini. Setiap tahun kita membagikan bendera kepada masyarakat,” kata Abdurrhosyid kepada wartawan.
Ia menyebutkan, dari target 1.000 bendera, pada kegiatan tersebut baru sekitar 500 bendera yang berhasil dibagikan kepada pengguna jalan. Meski demikian, pihaknya akan terus mendorong semangat masyarakat untuk memasang bendera Merah Putih dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI. “Targetnya kita 1.000, tadi baru 500,” ujarnya.
Baca Juga: FPK Lebak Bagikan Bendera Merah Putih Gratis
Abdurrhosyid menegaskan, menjaga kemerdekaan bukan hanya menjadi tugas pemerintah maupun aparat keamanan. Seluruh elemen masyarakat memiliki peran dalam mempertahankan persatuan dan keutuhan bangsa.
Ia mengingatkan, perjalanan sejarah menunjukkan bahwa sebuah negara atau kerajaan dapat mengalami kehancuran apabila persatuan dan kekuatannya tidak mampu dipertahankan. Karena itu, momentum kemerdekaan dinilai menjadi kesempatan untuk memperkuat kembali rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kita setiap tahun istikamah mengingatkan kepada masyarakat bahwa kemerdekaan ini harus dijaga. Tidak ada jaminan negara ini akan utuh. Pejajaran hancur, Majapahit hancur, dan sekarang kita melihat adanya perang Iran. Maka bagian kita adalah menjaga keutuhan NKRI,” tegas pria yang disapa Cak Alif ini.
Sementara itu, Pasi Intel Yonif TP 840 Golok Sakti, Asep Ginajar mengapresiasi kegiatan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat tersebut. Menurutnya, keberagaman yang ada di Kabupaten Lebak harus menjadi kekuatan untuk membangun kehidupan masyarakat yang aman dan rukun.
Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada momentum peringatan HUT Kemerdekaan saja, tetapi dapat terus dilakukan untuk memperkuat kebersamaan lintas sektor dan kelompok masyarakat.
“Kami berharap dengan berkumpul di sini seluruh sektor, mulai dari ulama dan sektor agama, kegiatan bagi bendera ini bisa berlanjut sampai ke depannya. Masyarakat Lebak guyub rukun dan menciptakan Lebak yang aman,” katanya.
Baca Juga: Dapur MBG Polri di Lebak Ditumbuhi Rumput Liar, Mobil Operasional Berdebu
Pantauan di lokasi, aksi pembagian bendera mendapat respons positif dari para pengguna jalan. Pengendara yang melintas menerima bendera Merah Putih yang diberikan dan sebagian langsung memasangnya pada kendaraan masing-masing.
Suasana tersebut membuat Jalan Bypass Rangkasbitung semakin dipenuhi nuansa merah putih. Kegiatan itu sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui seremoni, tetapi juga diwujudkan dengan menjaga persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman masyarakat.(mulyana)




















