SATELITNEWS.COaM,bTANGERANG – DPRD Kota Tangerang mendorong agar kebijakan anggaran dalam Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) benar-benar selaras dengan program prioritas pembangunan yang tertuang dalam RPJMD. DPRD menekankan agar anggaran tidak berhenti pada dokumen, tetapi berdampak langsung bagi masyarakat.
Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto, mengatakan pembahasan KUA-PPAS menjadi momentum untuk memastikan arah penganggaran mendukung target pembangunan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.
Hal itu disampaikan Turidi seusai rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Tangerang, Jumat (14/8/2026).
“Insyaallah hari ini nota kesepahaman, nanti dilanjutkan ke pembahasan di perubahan dan di murni. Hari ini ditetapkan KUA-PPAS perubahan dan KUA-PPAS murni,” ujar Turidi.
Ia menegaskan DPRD akan mengawal implementasi kebijakan anggaran agar sejalan dengan target pembangunan yang dijanjikan dalam RPJMD, termasuk program Gampang Sekolah, Gampang Kerja, dan Gampang Sembako.
“Kami lebih mendorong supaya implementasi kebijakannya sesuai dengan janji di RPJMD Pak Wali untuk melakukan terobosan,” katanya.
Selain program kesejahteraan, DPRD menyoroti penanganan persoalan perkotaan, terutama banjir dan kemacetan. Kedua persoalan tersebut dinilai membutuhkan dukungan anggaran dan penanganan yang konkret.
“Kita juga mendorong penanganan banjir untuk segera dan kemacetan juga bisa beres. Ini yang menjadi bagian yang kita soroti agar kebijakan anggaran tidak hanya selesai dalam dokumen, tetapi implementasinya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Baca Juga: Andri S Permana: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kebijakan yang Berdaulat, Adil, dan Makmur
KUA-PPAS 2027 Capai Rp5,61 Triliun
Dalam rapat paripurna tersebut, Pemkot Tangerang dan DPRD Kota Tangerang menyepakati KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 serta Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2026. Kesepakatan ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Wali Kota Tangerang Sachrudin bersama pimpinan DPRD.
Sachrudin mengatakan penyusunan KUA-PPAS 2027 telah diselaraskan dengan prioritas pembangunan dan kebutuhan masyarakat. Fokusnya mencakup peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan kompetensi tenaga kerja, pembangunan keluarga, kepemudaan, serta pemberdayaan gender.
“Fokus pembangunan diarahkan pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan kompetensi tenaga kerja, serta pembangunan keluarga, kepemudaan, dan pemberdayaan gender,” ujar Sachrudin.
Dalam KUA-PPAS 2027, pendapatan daerah ditargetkan mencapai Rp5,167 triliun, terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp3,289 triliun dan pendapatan transfer Rp1,878 triliun.
Sementara itu, belanja daerah dianggarkan sebesar Rp5,610 triliun, sehingga terdapat defisit Rp442,170 miliar yang direncanakan ditutup melalui perkiraan SiLPA Tahun Anggaran 2026.
Sachrudin menjelaskan anggaran tersebut diarahkan untuk mendukung berbagai urusan pemerintahan dan pelayanan publik yang dilaksanakan oleh 40 perangkat daerah.
“Seluruh urusan tersebut akan dilaksanakan oleh 40 Perangkat Daerah dengan memastikan program pembangunan berjalan sesuai prioritas, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Berharap Proses Penetapan Pengganti Alm Rusdi Segera Tuntas
Adapun Perubahan KUA dan PPAS 2026 dilakukan untuk menyesuaikan perkembangan daerah, antara lain perubahan asumsi ekonomi dan pendanaan, penggunaan SiLPA, penyesuaian sasaran kegiatan, pendapatan transfer, serta indikator kinerja program.
Sachrudin menegaskan kesepakatan KUA-PPAS 2027 dan Perubahan KUA-PPAS 2026 menjadi pijakan bagi pembangunan Kota Tangerang agar tetap terarah dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia meminta seluruh perangkat daerah menjadikan kesepakatan tersebut sebagai pedoman dalam penyusunan RKA-SKPD untuk Rancangan Perubahan APBD 2026 dan Rancangan APBD 2027.
“Setiap program dan anggaran harus tepat sasaran, efektif, dan terukur. Jangan sampai anggaran berhenti pada angka dan dokumen. Setiap rupiah harus bermuara pada pelayanan yang semakin baik dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (made)

















