Kamis, 24 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Ratusan Petani Gerudug KP3B, Tolak Segala Bentuk Intimidasi dan Kriminalisasi

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Kamis, 24 Sep 2026 17:23 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Pemprov Banten
BERDIALOG : Ratusan petani dan mahasiswa, berdialog dengan perwakilan Pemprov Banten, di depan gerbang KP3B. (ISTIMEWA)

BERDIALOG : Ratusan petani dan mahasiswa, berdialog dengan perwakilan Pemprov Banten, di depan gerbang KP3B. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG – Ratusan petani dan mahasiswa, melakukan aksi unjuk rasa di depan gerbang Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kamis (24/9/2026).

Tuntutannya, agar Pemprov Banten membuat kebijakan pasti dalam meningkatkan kesejahteraan para petani.

Selain itu, aksi massa juga menuntut penghentian segala bentuk intimidasi serta kriminalisasi terhadap petani, yang melibatkan aparat Kepolisian dan TNI.

Massa aksi merupakan gabungan dari Serikat Perjuangan Tani Banten (SPTBA) dan empat organisasi mahasiswa, yakni FMN Banten, FAM Banten, LMND Banten dan SEMPRO Banten.

Koordinator aksi, Faridatul Jannah mengatakan, persoalan kesejahteraan petani tidak dapat dilepaskan dari kebijakan reforma agraria.

Menurut dia, pemerintah dan DPRD Banten harus memastikan reforma agraria memberikan dampak langsung terhadap kehidupan petani.

Baca Juga: 60 Hektare Sawah Berpotensi Gagal Panen di Kabupaten Tangerang

Massa menuntut Pemprov Banten, menyediakan program yang terintegrasi untuk meningkatkan kesejahteraan petani, mulai dari bantuan modal, pembangunan infrastruktur pertanian, jaminan pasar, hingga akses terhadap teknologi pertanian.

“Reforma agraria, tidak hanya sebatas redistribusi tanah, tetapi juga harus menjamin petani memiliki akses terhadap modal, teknologi, infrastruktur, dan pasar,” katanya, Kamis (24/9/2026).

BeritaTerbaru

CAPACITY BUILDING -- Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten, menggelar kegiatan Capacity Building bagi para Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Lebak, Kamis (24/9/2026). (ISTIMEWA)

UNMA Banten Dorong Kades yang Smart dan Inovatif Melalui Capacity Building

Kamis, 24 Sep 2026 18:55 WIB
alan Multatuli Kerap Jadi Sirkuit Liar, Polres Lebak Diminta Bertindak

Jalan Multatuli Kerap Jadi Sirkuit Liar, Polres Lebak Diminta Bertindak

Kamis, 24 Sep 2026 15:54 WIB
TAKZIAH -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, menyampaikan rasa duka mendalam bagi keluarga Surakman, ABK KM Arupadatu 1 yang hilang bersama rombongan jurnalis, saat meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, beberapa waktu lalu. (ISTIMEWA)

Jenazah Surakman Disemayamkan, Bupati Dewi Sampaikan Duka Mendalam

Kamis, 24 Sep 2026 15:34 WIB
Kepala DPMD Provinsi Banten, Gunawan Rusminto. (ISTIMEWA )

538 Desa di Banten Ajukan Bankeu, Batas Akhir Pengajuan Bulan Oktober

Kamis, 24 Sep 2026 15:18 WIB

Selain itu, mereka juga mendesak pemerintah membenahi distribusi pupuk bersubsidi, dan memangkas birokrasi yang menyulitkan petani.

Mereka meminta pemerintah menindak penjualan pupuk bersubsidi, di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang masih sering terjadi di desa-desa di Banten.

Selain persoalan produksi, massa menyoroti posisi petani dalam rantai perdagangan hasil pertanian.

Mereka mendorong pembentukan koperasi tani kolektif, untuk memperkuat posisi tawar petani dalam pengelolaan lahan, produksi dan pemasaran.

Baca Juga: Serikat Petani Indonesia Minta Pemprov Banten Selesaikan Konflik Agraria

Keberadaan koperasi, seharusnya dapat mengurangi ketergantungan petani terhadap tengkulak. Pemerintah juga, diminta memastikan tanah hasil reforma agraria tidak kembali dikuasai kepentingan modal.

“Melalui koperasi tani kolektif, petani dapat mengurangi ketergantungan terhadap tengkulak, meningkatkan kesejahteraan, serta memperkuat posisi tawar dalam menentukan harga dan hasil produksi,” ujarnya.

Di sisi lain, massa meminta pemerintah menghentikan intimidasi dan kriminalisasi terhadap petani kecil.

Mereka juga mendesak, penindakan terhadap dugaan pungutan liar terkait Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), oleh oknum Perum Perhutani terhadap petani.

Faridatul mengatakan, petani yang memperjuangkan hak atas tanah seharusnya mendapatkan perlindungan hukum, bukan tekanan. Penyelesaian konflik agraria, kata dia, harus dilakukan melalui dialog dan mekanisme hukum yang adil.

Massa juga menolak keterlibatan TNI dan Polri, dalam penyelesaian konflik agraria. Mereka meminta, aparat keamanan kembali menjalankan fungsi utamanya sebagai pengayom, pelindung, dan pelayan masyarakat.

“Negara harus menjamin kebebasan menyampaikan pendapat, perlindungan hukum, dan keselamatan para pejuang agraria,” ujarnya.

Pemerintah juga diminta, agar segera menyelesaikan konflik agraria yang telah berlangsung lama, khususnya di Kecamatan Cibaliung dan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang. Mereka meminta konflik tersebut diinventarisasi, dimediasi, diawasi, dan diselesaikan.

Hal lain yang dirasa mendesak, adalah pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Petani.

Perda tersebut, menurut dia, harus mencakup perlindungan lahan pertanian, akses modal, bantuan teknologi, jaminan harga hasil panen, serta perlindungan hukum bagi petani yang menghadapi konflik agraria.

“Melalui Perda yang berpihak kepada petani, pemerintah daerah dapat memperkuat kedaulatan pangan, meningkatkan kesejahteraan, dan mewujudkan keadilan agraria bagi masyarakat tani,” ujarnya lagi.

Selain itu, mereka juga mendesak pembentukan badan pelaksana reforma agraria yang independen.

Lembaga itu, diharapkan dapat menerima pengaduan, memeriksa akar konflik, dan menetapkan kebijakan korektif tanpa berada di bawah kepentingan eksekutif.

Faridatul mengatakan, seluruh tuntutan tersebut bermuara pada upaya menjadikan petani sebagai penerima manfaat utama reforma agraria.

Mereka meminta, kebijakan pertanian dan agraria tidak berhenti pada redistribusi lahan, tetapi juga menjamin petani dapat mengelola tanah secara produktif dan hidup lebih sejahtera.

“Makanya kami meminta Pemprov Banten, turun langsung untuk melihat kondisi petani,” tukasnya.

Sekira pukul 12.42 WIB, Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Deden Apriandhi, Plt Kepala Dinas Pertanian Saiful Bahri Maemun, serta perwakilan BPN Banten menemui massa aksi.

Deden menyampaikan, dari sepuluh tuntutan yang diajukan, sejumlah poin diantaranya merupakan kewenangan pemerintah pusat.

“Dinas Pertanian punya tim pengawas pendistribusian pupuk, jadi kami pasti akan langsung turun ke lapangan,” kata Deden.

Selain menyerap berjanji menindaklanjuti beberapa tuntutan massa, Deden menyanggupi permintaan massa aksi, untuk datang langsung ke wilayah Cigeulis dan Cibaliung.

Perwakilan Pemprov Banten tersebut, juga diminta menandatangani surat perjanjian terkait pemenuhan tuntutan peserta aksi.

“Untuk ke lokasi Senin (28 September,red) saja. Untuk lokasi, kami mengikut saja,” imbuhnya. (adib)

Tags: Geruduk KP3BpetaniTolak Intimidasi dan Kriminalisasi
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

GEDUNG BGD : Salah satu gedung BUMD Pemprov Banten sepi. Tidak lama lagi, PT BGD bakal memiliki pimpinan baru. (ISTIMEWA)
Banten Region

Pansel BUMD Provinsi Banten Dituding Kangkangi Aturan, Pengamat Desak Transparansi

Kamis, 24 Sep 2026 15:13 WIB
Pasar Anyar Tangerang Sepi Pembeli, Ketua Paguyuban: Banyak Kios Tutup
Headline

Pasar Anyar Tangerang Sepi Pembeli, Ketua Paguyuban Sebut Banyak Kios Tutup

Kamis, 24 Sep 2026 15:07 WIB
Banten Region

Pulihkan Pariwisata, Pemkab Serang Akan Lakukan Beach Cleaning di Anyer-Cinangka

Kamis, 24 Sep 2026 13:44 WIB
Remaja Perempuan Tangsel Disekap Lima Hari di Jakarta Timur
Headline

Remaja Perempuan Tangsel Disekap Lima Hari di Jakarta Timur

Kamis, 24 Sep 2026 08:13 WIB
Muncul Daratan Baru di Dekat Gunung Anak Krakatau,Ini Analisis Awal Badan Geologi
Banten Region

Muncul Daratan Baru di Dekat Gunung Anak Krakatau,Ini Analisis Awal Badan Geologi

Kamis, 24 Sep 2026 07:51 WIB
Lebak Bidik MBG Jadi Pasar Baru Petani
Banten Region

Lebak Bidik MBG Jadi Pasar Baru Petani

Rabu, 23 Sep 2026 19:07 WIB
Pajak Daerah BAPENDA Tangerang Selatan
Selamat Memperingati HARHUBNAS 2026 DinHub Kab Tangerang

Berita Pilihan

Ancaman El-Nino Godzilla di Kabupaten Tangerang: 311,8 Hektare Sawah Terancam Puso, 25 Kecamatan Awas Kekeringan

Ancaman El-Nino Godzilla di Kabupaten Tangerang: 311,8 Hektare Sawah Terancam Puso, 25 Kecamatan Awas Kekeringan

Jumat, 18 Sep 2026 16:56 WIB
HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Tangerang Minta Pelayanan dan Respons Cepat Ditingkatkan

HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Tangerang Minta Pelayanan dan Respons Cepat Ditingkatkan

Rabu, 23 Sep 2026 17:57 WIB
Akademisi Soroti Kenaikan Anggaran Umrah Kota Tangerang

Akademisi Soroti Kenaikan Anggaran Umrah Kota Tangerang

Kamis, 17 Sep 2026 20:22 WIB
DOA BERSAMA : Gubernur Banten melakukan doa bersama delapan keluarga jurnalis yang hilang di perairan Selat Sunda dan belum ditemukan. (ISTIMEWA)

Pencarian Rombongan Jurnalis Dihentikan, Gubernur Banten Doa Bersama Keluarga Korban

Jumat, 18 Sep 2026 19:02 WIB
Anggota DPRD Banten, Musa Weliansyah. (ISTIMEWA)

DPRD Banten Pertanyakan Kekosongan Kepsek Hingga Plt Dirut RSUD

Rabu, 23 Sep 2026 13:57 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.