Senin, 12 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

Jumlah Terduga Pelaku Penyerangan Bertambah Satu, Kapolres Tangsel Janji Usut Tuntas

Insiden Tewasnya Dua Pelajar di Alam Sutera

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 12 Okt 2026 16:46 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangsel, Metro Tangerang
Jumlah Terduga Pelaku Penyerangan Bertambah Satu, Kapolres Tangsel Janji Usut Tuntas

BELA SUNGKAWA: Kapolres Tangsel menyambangi rumah duka dua pelajar yang mengalami kecelakaan hingga tewas akibat dikejar oleh kelompok pelajar bersenjata tajam di Alam Sutera. (EKO SETIAWAN/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGSEL--Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo menegaskan akan mengusut tuntas kasus penyerangan yang mengakibatkan dua pelajar meninggal dunia di kawasan Alam Sutera pada Jumat (9/10) lalu. Saat ini, jumlah terduga pelaku bertambah satu orang menjadi empat orang dibandingkan sebelumnya.

Kapolres Tangsel menegaskan penanganan perkara akan dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Janji itu disampaikannya saat menyambangi rumah duka korban di wilayah Pinang, Kota Tangerang, Senin (12/10).

Menurut Boy, kasus penyerangan itu masih dalam penanganan Polsek Serpong. Saat ini, jumlah pelajar yang melakukan penyerangan terhadap korban bertambah menjadi empat orang. Keempat pelajar yang ditangkap tersebut masing-masing berinisial W (16), M (16), R (15), dan F (17). Mereka diamankan di wilayah Meruya, Jakarta Selatan, pada Minggu pagi.

Dalam kesempatan itu, Kapolres menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban sekaligus menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus yang menewaskan korban. Selain menyampaikan ucapan duka, Polres Tangsel bersama Bhayangkari memberikan tali asih sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas terhadap pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam peristiwa tersebut sebagai bentuk komitmen Polri untuk memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya,” ujar Boy, Senin (12/10).

Diberitakan sebelumnya, dua orang pelajar berinisial A (14) dan W (15) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan sepeda motor di kawasan Alam Sutera pada Jumat lalu. Saat itu, secara bersamaan, kelompok pelajar lain yang membawa senjata tajam —diketahui berasal dari SMK Yadika 4 Ciledug— datang dari arah Graha Raya. Situasi tersebut membuat korban panik hingga berupaya menyelamatkan diri dengan mengendarai sepeda motor menuju Sport Center Alam Sutera.

Baca Juga: Tembus 600 Kasus Gigitan Hewan, Distan Banten Perkuat Vaksinasi Rabies

Dalam perjalanan, mereka dikejar hingga ke Jalan Sutera Utama, tepatnya di seberang pintu masuk Sekolah Laurensia. Korban yang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Scoopy berwarna merah terjatuh setelah menabrak pembatas jalan dan membentur tiang listrik di pinggir jalan. Keduanya dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Kasus ini menyedot perhatian besar dari masyarakat. Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengecam tindakan penyerangan menggunakan senjata tajam oleh siswa SMK Yadika 4 Ciledug yang menewaskan dua siswa lainnya di Jalan Sutera Utama, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Jumat (9/10).

BeritaTerbaru

Jalan Benteng Betawi Tangerang Mulai Diperbaiki 3 Bulan Ke Depan

Jalan Benteng Betawi Tangerang Mulai Diperbaiki 3 Bulan Ke Depan

Senin, 12 Okt 2026 17:35 WIB
Disdik Kota Tangerang Tegaskan Insiden Maut di Kawasan Alam Sutera Bukan Tawuran

Disdik Kota Tangerang Tegaskan Insiden Maut di Kawasan Alam Sutera Bukan Tawuran

Senin, 12 Okt 2026 16:39 WIB
SIRINE TSUNAMI : Sirine tsunami terpasang di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Senin (12/10/2026). Alat tersebut akan dibunyikan, apabila terjadi tsunami di Selat Sunda. (ISTIMEWA)

Minim Pengawasan, Komponen Alat Pendeteksi Tsunami di Banten Kerap Hilang

Senin, 12 Okt 2026 15:37 WIB

Jadi Ketua DPRD Kota Tangerang, Saiful Milah Janji Tetap Kritis, Tapi…

Senin, 12 Okt 2026 13:35 WIB

Sahroni meminta kepolisian memastikan pihak-pihak yang terbukti terlibat diproses sesuai hukum tanpa terkecuali. “Saya minta polisi menindak tegas para pelaku. Jangan cuma ditangkap sebentar lalu dilepaskan,” kata Sahroni di Jakarta, Senin (12/10).

Legislator Fraksi Partai NasDem itu menegaskan harus ada konsekuensi pidana yang tegas guna memberikan efek jera kepada para pelaku. Terlebih lagi, kasus ini menurutnya bukan lagi kenakalan remaja biasa, melainkan telah menimbulkan korban jiwa.

“Kalau penanganannya lembek, saya khawatir kejadian serupa akan terus berulang dan menimbulkan korban jiwa tak bersalah lainnya,” ujar Sahroni.

Ia juga meminta pihak sekolah dan orang tua agar tidak lepas tangan terhadap perilaku para pelajar yang terlibat. Menurutnya, tindakan kekerasan bukan hanya membahayakan nyawa, tetapi juga mencoreng nama baik keluarga dan institusi pendidikan.

Baca Juga: Kasus Kekerasan Anak di Lebak Tembus 77, Kebanyakan Muncul dari Medsos

“Pihak sekolah dan orang tua juga harus tegas dan jangan tutup mata. Ini sudah mencoreng nama sekolah dan keluarga. Jadi, atas rekomendasi catatan kriminal dari kepolisian, pihak sekolah harus mempertimbangkan untuk mengeluarkan pelaku,” tuturnya.

Menurut Sahroni, tindakan kriminal tersebut apabila dibiarkan dapat membuat pelaku merasa jagoan sehingga berpotensi mengulangi perbuatannya. “Karena kalau tidak (ditindak tegas, red), mereka hanya akan semakin merasa sok jagoan di sekolah, merasa dilindungi, dan tidak berbenah. Agar mereka belajar bahwa perbuatan seperti ini punya akibat dan ke depan tidak mengulangi hal yang sama,” ujar Sahroni. (eko)

Tags: kapolres tangselkasuspelakupenyeranganusut
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

BPR Kerta Raharja Gemilang Gelar Edukasi Keuangan Untuk Mahasiswa
Kabupaten Tangerang

BPR Kerta Raharja Gemilang Gelar Edukasi Keuangan Untuk Mahasiswa

Senin, 12 Okt 2026 12:12 WIB
Dorong Daya Saing Ekonomi Kreatif, Kemenekraf Latih dan Sertifikasi 30 Fotografer Junior di Tangsel
Kota Tangsel

Dorong Daya Saing Ekonomi Kreatif, Kemenekraf Latih dan Sertifikasi 30 Fotografer Junior di Tangsel

Senin, 12 Okt 2026 11:57 WIB
Kota Tangerang

31 Tahun Perumda Tirta Benteng, Siapkan Ekspansi Zona 3 pada 2027

Senin, 12 Okt 2026 10:19 WIB
12 Jam Tertimbun Longsor Sumur di Lebak, Korban Dievakuasi Dalam Keadaan Tewas
Banten Region

12 Jam Tertimbun Longsor Sumur di Lebak, Korban Dievakuasi Dalam Keadaan Tewas

Senin, 12 Okt 2026 08:08 WIB
Maling Gasak Mobil, Motor hingga Tiga HP di Pondok Aren
Headline

Maling Gasak Mobil, Motor hingga Tiga HP di Pondok Aren

Senin, 12 Okt 2026 08:06 WIB
SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya
Kota Tangsel

Layanan Keliling Tangerang Selatan Senin 12 Oktober 2026, Cek Lokasi, Syarat dan Biayanya

Senin, 12 Okt 2026 07:56 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Selamat dan Sukses Wisudawan wisudawati Universitas Muhammadiyah Tangerang
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni
Pajak Daerah BAPENDA Tangerang Selatan
Selamat Memperingati HARHUBNAS 2026 DinHub Kab Tangerang

Berita Pilihan

Nusron Wahid Tak Hadiri Pemanggilan KPK

Nusron Wahid Tak Hadiri Pemanggilan KPK

Kamis, 8 Okt 2026 08:08 WIB
Dewa United Gagal Menang atas Persib, Osmar Loss Frustrasi

Dewa United Gagal Menang atas Persib, Osmar Loss Frustrasi

Senin, 12 Okt 2026 08:15 WIB
Kepala Bappeda Provinsi Banten, Babar Suharso. (DOKUMEN/SATELITNEWS.COM)

Tahun 2027, Anggran Mamin dan Perdin Pemprov Banten Dikurangi

Jumat, 9 Okt 2026 15:17 WIB
Hasbi Jayabaya Jadi Pembina HKTI Lebak, Fokus Garap Penguatan Kelompok Tani

Hasbi Jayabaya Jadi Pembina HKTI Lebak, Fokus Garap Penguatan Kelompok Tani

Rabu, 7 Okt 2026 08:43 WIB
Kantor Pertanahan Kota Tangerang Serahkan 18 Sertipikat BMN Jalan Tol Senilai Rp729 Miliar

Kantor Pertanahan Kota Tangerang Serahkan 18 Sertipikat BMN Jalan Tol Senilai Rp729 Miliar

Jumat, 9 Okt 2026 15:58 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.