SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel), AKBP Boy Jumalolo menyambangi SMPN 10 Tangsel, Senin (25/10/2026). Kedatangannya untuk menindaklanjuti kasus dugaan perundungan yang dialami 14 siswa oleh seniornya.
Dalam kunjungan tersebut, Boy juga menemui para siswa dan sedikit berbincang-bincang. Pelajar diarahkan agar fokus dalam mengikuti belajar mengajar serta diimbau tidak terpengaruh kasus perundungan yang terjadi.
“Kami datang untuk memberikan dukungan kepada siswa-siswi agar tidak terpengaruh dengan pemberitaan perundungan ini,” ujar Boy saat ditemui di SMPN 10 Tangsel.
Selain memberikan dukungan, Boy mengatakan pihaknya juga memantau secara langsung aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut. Berdasarkan hasil pemantauannya, kegiatan pembelajaran berlangsung dengan baik.
“Tadi kita pantau pembelajaran di sini berjalan dengan baik,” katanya.
Terkait penanganan kasus dugaan perundungan tersebut, Boy menyebut prosesnya masih berjalan. Hingga saat ini, menurut dia, belum ada laporan dari korban yang diterima pihaknya. Kondisi para siswa yang terlibat juga masih dalam tahap evaluasi dan asesmen.
Baca Juga: Layanan SIM Keliling Tangsel Senin 26 Oktober 2026 Buka Pagi-Sore, Cek Lokasinya
Meski demikian, pihak kepolisian mendukung upaya sekolah dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam menyelesaikan persoalan tersebut melalui koordinasi dengan berbagai pihak.
Boy menegaskan, penyelesaian kasus ini membutuhkan komunikasi yang lebih komprehensif agar persoalan dapat ditangani dengan baik dan tidak kembali terulang.
“Kami mendukung pihak sekolah dan pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Kota Tangerang Selatan, agar permasalahan ini segera diselesaikan,” tuturnya.
Di sisi lain, Boy mengingatkan para siswa agar mengisi waktu dengan kegiatan positif dan menjauhi segala bentuk kekerasan, baik secara verbal maupun fisik.
Ia juga meminta para pelajar menjaga perilaku serta memikirkan masa depan mereka agar tidak terjerumus dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Saya meminta para siswa menghabiskan waktu untuk hal-hal yang positif dan menghindari segala bentuk kekerasan, baik verbal maupun fisik. Jaga masa depan, karena perjalanan anak-anak ini masih panjang,” tutupnya. (eko)
Baca Juga: Harmoni Angklung XIV.5 Pukau Pengunjung Mal Teras Kota BSD

















