Rabu, 28 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

12 Kelompok Pemuda Peduli Lingkungan di Tangerang Dapat Hibah

Pemkab Tangerang Salurkan Hibah Rp750 Juta

Oleh Fajar Aditya Kusuma
Rabu, 28 Okt 2026 09:15 WIB
Rubrik Kabupaten Tangerang, Metro Tangerang
12 Kelompok Pemuda Peduli Lingkungan di Tangerang Dapat Hibah

DUKUNG INOVASI LINGKUNGAN: Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang Erwin Mawandy dalam kegiatan program Youth Climate Action Fund (YCAF) di Danau Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Selasa (27/10/2026). Pemkab Tangerang menyiapkan dana hibah Rp750 juta untuk mendukung 12 kelompok pemuda yang memiliki gagasan inovatif di bidang iklim dan lingkungan hidup. (ALFIAN/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Berangkat dari persoalan lingkungan yang mereka temui sehari-hari, mulai dari bau tidak sedap aliran sungai hingga ancaman banjir, 12 kelompok pemuda di Kabupaten Tangerang mendapat kesempatan mewujudkan gagasan menjadi aksi nyata. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyiapkan dana hibah sebesar Rp750 juta melalui program Youth Climate Action Fund (YCAF) untuk mendukung berbagai inovasi anak muda dalam menjawab persoalan iklim dan lingkungan hidup.

Penetapan 12 kelompok penerima hibah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Tangerang dalam mendukung perbaikan tata kelola iklim dan lingkungan. Program yang diumumkan pada Selasa (27/10/2026) itu diharapkan membuka ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi melalui gagasan inovatif, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, perubahan iklim dan kerusakan lingkungan merupakan tantangan nyata yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Persoalan sampah, pencemaran air, berkurangnya ruang hijau, hingga berbagai risiko bencana akibat perubahan iklim memerlukan langkah nyata, kolaboratif, dan berkelanjutan.

“Program ini bukan sekadar memberikan dukungan pendanaan melalui hibah microgrant, melainkan juga membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap lingkungan,” kata Maesyal kepada Satelit News, Selasa (27/10/2026).

Pria yang akrab disapa Rudi Maesyal itu menilai, generasi muda memiliki potensi besar menjadi penggerak perubahan melalui ide-ide segar, semangat kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi. Karena itu, para penerima hibah diharapkan mampu menerjemahkan gagasan yang diajukan menjadi aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Jadikan kesempatan ini sebagai amanah dan motivasi untuk mewujudkan gagasan menjadi aksi nyata. Laksanakan program dengan penuh tanggung jawab, kelola dukungan yang diberikan secara transparan dan tepat sasaran, serta pastikan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dan lingkungan sekitar,” tegasnya.

Baca Juga: DisKUM Kabupaten Tangerang Rampungkan Aplikasi SiMerahPutih, Perkuat Tata Kelola 274 Kopdes

Dari 40 Proposal, Terpilih 12 Kelompok

Proses penetapan penerima hibah dilakukan melalui seleksi bertahap. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang, Erwin Mawandy, menjelaskan bahwa dari 40 proposal yang masuk pada tahap awal, Dewan Juri menyaringnya menjadi 18 proposal. Setelah melalui penilaian lanjutan, sebanyak 12 kelompok ditetapkan sebagai pemenang program YCAF tahun ini.

BeritaTerbaru

DLHK Kabupaten Tangerang: Millenium Tak Miliki IPAL Komunal, Dugaan Pencemaran Cimanceri Diselidiki

DLHK Kabupaten Tangerang: Millenium Tak Miliki IPAL Komunal, Dugaan Pencemaran Cimanceri Diselidiki

Rabu, 28 Okt 2026 10:01 WIB
Optimalkan Potensi, Komisi III DPRD Kota Tangerang Dorong Percepatan PAD

Optimalkan Potensi, Komisi III DPRD Kota Tangerang Dorong Percepatan PAD

Rabu, 28 Okt 2026 09:53 WIB
Komisi IV DPRD Kota Tangerang Tekankan Kualitas Pembangunan Infrastrutur Jelang Akhir Tahun 2026

Komisi IV DPRD Kota Tangerang Tekankan Kualitas Pembangunan Infrastrutur Jelang Akhir Tahun 2026

Rabu, 28 Okt 2026 09:49 WIB
Wakil Ketua II DPRD Arief Wibowo Minta Pengelolaan Bonus Demografi Untuk Pembangunan Kota Tangerang

Wakil Ketua II DPRD Arief Wibowo Minta Pengelolaan Bonus Demografi Untuk Pembangunan Kota Tangerang

Rabu, 28 Okt 2026 09:45 WIB

“Dari proposal awal yang berjumlah 40, kemudian oleh Dewan Juri dikurangi sampai 18. Setelah itu, dari 18 proposal muncul 12 pemenang,” jelas Erwin.

Bappeda selanjutnya akan melaporkan hasil seleksi tersebut kepada Bloomberg Philanthropies untuk mempercepat proses penyaluran dana hibah. Setelah penyerahan piagam, pihaknya juga akan mengunjungi 12 kelompok penerima untuk mempersiapkan kelengkapan persyaratan administratif dan teknis yang diperlukan.

Erwin mengatakan, total dana hibah yang disiapkan mencapai kurang lebih Rp750 juta. Pihaknya berharap dana tersebut dapat dicairkan pada pertengahan November sehingga para penerima segera merealisasikan gagasan yang telah dipresentasikan dan dinyatakan lolos seleksi.

“Dan kita sih berpikir mudah-mudahan di pertengahan November, dana kurang lebih sebesar Rp750 juta itu sudah cair kepada masing-masing pemenang, sehingga mereka sudah langsung bisa mengimplementasikan gagasan yang telah dipresentasikan ke kita dan sudah kita loloskan sebagai finalis, sebagai pemenang,” ungkapnya.

Baca Juga: 10 Bulan Kekeringan, Warga Desa Bakung Kronjo Kesulitan Air Bersih

Menurut Erwin, proposal yang terpilih mengangkat beragam persoalan lingkungan yang dihadapi masyarakat. Gagasan tersebut antara lain pembuatan eco enzyme, pengembangan alat atau aplikasi pemantau kualitas udara, serta pembuatan lubang biopori untuk membantu pengendalian banjir.

“Intinya 12 ini pun, proposalnya itu semua terkait dengan persoalan yang ada di lingkungan hidup,” katanya.

Dalam proses penilaian, Bappeda melibatkan juri dari kalangan perguruan tinggi, di antaranya Universitas Pelita Harapan (UPH) dan Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Perwakilan Bappeda serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang juga turut menjadi bagian dari proses penilaian. Sementara itu, Bloomberg Philanthropies terlibat dalam proses kurasi secara daring.

Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan gagasan yang terpilih sesuai dengan persoalan lingkungan dan berpotensi memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Erwin menambahkan, kegiatan penanaman bambu yang turut dilaksanakan dalam rangkaian program hanya menjadi kegiatan pelengkap. Fokus utama YCAF adalah memberikan dukungan pendanaan kepada kelompok anak muda agar dapat merealisasikan inovasi yang berkontribusi terhadap perbaikan tata kelola iklim di Kabupaten Tangerang.

Berbagai gagasan yang diajukan mencakup pembuatan cairan ekoenzim dari limbah organik untuk membantu menangani persoalan lingkungan, pengembangan aplikasi pemantauan kualitas udara, serta pembuatan lubang biopori di wilayah yang rawan banjir maupun kekeringan.

Ekoenzim untuk Atasi Bau Sungai Cilongok

Salah satu kelompok yang terpilih berasal dari SMP Negeri 7 Pasar Kemis. Sekolah tersebut mengusung inovasi pembuatan ekoenzim untuk membantu mengurangi bau tidak sedap dari aliran Sungai Cilongok yang berada di sekitar lingkungan sekolah.

Pembina kelompok, Parsih, mengatakan, gagasan tersebut berangkat dari persoalan yang dirasakan langsung oleh para siswa saat menjalani kegiatan belajar sehari-hari. Bau dari aliran sungai dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan sekolah sehingga para siswa berupaya mencari solusi melalui pemanfaatan limbah organik.

“Karena di sekolah kami memiliki aliran sungai dari Cilongok yang menyebabkan bau tidak sedap di sekolah kami, jadi kita terinspirasi untuk membuat Eco Cil ini, yaitu membuat ekoenzim dari limbah-limbah organik,” ujar Parsih.

Ia menjelaskan, gagasan tersebut dikembangkan setelah pihak sekolah memperoleh informasi mengenai pemanfaatan limbah organik menjadi cairan hasil fermentasi. Para siswa kemudian berinisiatif mengolah limbah tersebut menjadi ekoenzim sebagai bagian dari upaya mengatasi persoalan bau di sekitar sekolah.

Proses fermentasi ekoenzim membutuhkan waktu minimal 90 hari sebelum cairan digunakan. Dalam penerapannya, kelompok tersebut juga menjelaskan penggunaan campuran ekoenzim dan air untuk diaplikasikan pada aliran sungai yang menjadi sasaran program.

Bahan bakunya memanfaatkan sisa makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya limbah buah dan sayuran. Dengan cara tersebut, para siswa tidak hanya berupaya menangani persoalan bau sungai, tetapi juga memanfaatkan sisa makanan agar memiliki nilai guna.

“Setiap kali mendapatkan MBG, itu dibuatlah setiap kalinya membuat ekoenzim tersebut,” jelas Parsih.

Siswa kelas IX SMP Negeri 7 Pasar Kemis, Ananda Cahaya Latifa, menerangkan bahwa bahan yang digunakan meliputi kulit jeruk, kulit semangka, limbah organik lainnya, gula tebu atau molase, serta air.

Proses pembuatannya menggunakan perbandingan satu bagian gula, tiga bagian limbah organik, dan 10 bagian air. Sebelum dicampurkan, bahan organik dipotong kecil-kecil, ditimbang, dan dibersihkan. Selanjutnya, seluruh bahan dicampur dengan air dan gula ke dalam wadah tertutup untuk menjalani proses fermentasi.

Ananda mengatakan, inovasi tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi bau tidak sedap yang berasal dari aliran sungai di sekitar sekolah.

“Karena di aliran sungai kita itu agak berbau, maka dari itu membuat ekoenzim agar sungai tersebut tidak berbau,” ujarnya. (alfian/aditya)

Tags: 12 Kelompok Pemuda Peduli Lingkungan di Tangerang Dapat Hibahkabupaten tangerangPemkab Tangerang Salurkan Hibah Rp750 Jutatangerang
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

SIM Keliling Tangerang Kota Rabu 7 Oktober, Cek Lokasinya
Kota Tangerang

Layanan SIM Keliling Tangerang Kota Rabu 28 Oktober, Cek Lokasinya

Rabu, 28 Okt 2026 06:27 WIB
Penanganan Korban Pencabulan di Pondok Cabe Tangsel Tunggu Rujukan Polisi
Headline

Siswa SMPN 10 Tangsel Korban Perundungan Resmi Lapor Polisi

Rabu, 28 Okt 2026 06:18 WIB
Warga Serpong Lagoon Ajukan Kompensasi, PT Arfa Soegama Verifikasi
Headline

Warga Serpong Lagoon Ajukan Kompensasi, PT Arfa Soegama Verifikasi

Rabu, 28 Okt 2026 06:14 WIB
SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya
Kota Tangsel

Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Rabu 28 Oktober 2026, Cek Lokasinya

Rabu, 28 Okt 2026 06:00 WIB
Polsek Kelapa Dua Bongkar Peredaran Etomidate, 120 Cartridge Liquid Disita
Headline

Polsek Kelapa Dua Bongkar Peredaran Etomidate, 120 Cartridge Liquid Disita

Selasa, 27 Okt 2026 19:38 WIB
2 Sindikat Narkoba di Tangerang Dituntut Hukuman Mati
Headline

2 Sindikat Narkoba di Tangerang Dituntut Hukuman Mati

Selasa, 27 Okt 2026 18:53 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni

Berita Pilihan

12 Kelompok Pemuda Peduli Lingkungan di Tangerang Dapat Hibah

12 Kelompok Pemuda Peduli Lingkungan di Tangerang Dapat Hibah

Rabu, 28 Okt 2026 09:15 WIB
Cinta Laura Sekolahkan 2 ART hingga Sukses

Cinta Laura Sekolahkan 2 ART hingga Sukses: Tak Ingin Mereka Selamanya Kerja Rumah Tangga

Senin, 26 Okt 2026 15:16 WIB

Warga di Lebak Ikhtiar Minta Hujan Lewat Istigasah

Jumat, 23 Okt 2026 13:03 WIB
Ketua Umum PUB, Taufiqurrahman Ruki. (ISTIMEWA)

Perkumpulan Urang Banten Tanam 70 Ribu Bibit Pohon di Kawasan Adat Baduy

Sabtu, 24 Okt 2026 10:42 WIB
Jalan Dengan Anak, Ibu di Pondok Aren Jadi Korban Pelecehan Seksual

Jalan Dengan Anak, Ibu di Pondok Aren Jadi Korban Pelecehan Seksual

Selasa, 27 Okt 2026 12:48 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.