SATELITNEWS.COM, SERPONG—Pembangunan Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0511/Tangerang Selatan di kawasan Perkantoran Lengkong, Kecamatan Serpong, resmi dimulai lewat peletakan batu pertama, Rabu (28/10/2026). Untuk tahap awal, Pemerintah Kota Tangerang Selatan menggelontorkan anggaran sebesar Rp8 miliar.
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menjelaskan, dana sekitar Rp8 miliar tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemkot Tangsel. Pada tahun anggaran 2026 ini, porsi anggaran dipusatkan untuk mendirikan bangunan fisik utama, yakni gedung kantor Kodim dan rumah dinas komandan.
“Tahun anggaran 2026 ini difokuskan untuk kantor Kodim dan rumah dinas komandan. Nanti itu dulu karena anggarannya Rp8 miliar,” ujar Benyamin di lokasi.
Meski demikian, Pemkot Tangsel telah menyiapkan kelanjutan proyek dengan alokasi dana yang lebih besar pada tahun anggaran 2027. Pada tahap berikutnya, anggaran tersebut akan diserap untuk merampungkan berbagai sarana dan prasarana pendukung, mulai dari taman, rumah genset, masjid, gudang, hingga fasilitas penunjang lainnya. Pekerjaan tahap pertama berbiaya Rp8 miliar ini ditargetkan tuntas pada akhir tahun agar operasional markas dapat segera dipersiapkan.
Benyamin mengatakan, pembangunan Makodim bukan sekadar pembangunan gedung, melainkan bagian dari upaya memperkuat kelembagaan, meningkatkan kesiapan pelaksanaan tugas, serta mempererat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat
“Momentum ini bukan sekedar dimulainya pembangunan sebuah gedung tetapi juga menjadi langkah penting dalam memperkuat kelembagaan meningkatkan kesiapan pelaksanaan tugas serta memperkokoh sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat,” ujar Benyamin Davnie.
Baca Juga: SIM Keliling Tangsel Kamis 29 Oktober 2026 Digelar Pagi dan Sore, Cek Lokasinya
Menurut Benyamin, stabilitas keamanan menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan di Kota Tangerang Selatan yang terus berkembang sebagai pusat permukiman, perdagangan, jasa, pendidikan, dan berbagai kegiatan ekonomi. Karena itu, kolaborasi antara Pemerintah Kota Tangerang Selatan, TNI, Polri, dan masyarakat perlu terus diperkuat.
Kehadiran Makodim 0511/Tangerang Selatan diharapkan dapat meningkatkan koordinasi sekaligus mendukung pelaksanaan tugas pengamanan dan pembinaan teritorial di wilayah.
“Keberadaan TNI memiliki peran strategis dalam menjaga pertahanan dan keamanan negara membantu penanganan berbagai persoalan di wilayah serta mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat,” katanya.
Komandan Kodim (Dandim) 0506/Tangerang, Letkol M Alharidz Unus menuturkan pembentukan organisasi dan penambahan Koramil akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan serta kebijakan komando atas. Saat ini, Kodim 0506/Tangerang masih membawahi dua wilayah, yakni Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.
Dengan terbentuknya Kodim 0511/Tangerang Selatan, pembagian wilayah tugas dan pembinaan Koramil nantinya akan disesuaikan. Kata dia, Kodim 0511/Tangerang Selatan direncanakan memiliki empat Komando Rayon Militer (Koramil) untuk mendukung pelaksanaan tugas kewilayahan.
“Rencana empat koramil, sementara akan kita bagi karena masih ada dua wilayah antara kodim Tangerang kota sama kodim Tangsel. Nanti untuk pembagian sama seperti kabupaten di kodim Tangerang, ada yang masuk wilayah tangsel tapi dibawahi oleh Kodim Kabupaten,” jelasnya.
Baca Juga: Dishub Tangsel Tertibkan 71 Kendaraan Parkir Liar di Tiga Lokasi
“Koramil Ciledug, kemudian ada beberapa koramil memang sementara kita godok, sehingga pada saat diresmikan kita sudah bisa menentukan,” lanjutnya.
Alharidz menyebut, walaupun infrastruktur sudah dibangun, pihaknya masih menunggu jawaban terkait operasional nantinya.
“Untuk sementara, infrastruktur memang sudah di bangun, kemudian untuk operasional kami masih menunggu dari surat yang kota sampaikan kepada panglima TNI. Kita membuat surat dari Mabesat, kemudian lanjut ke Mabes TNI, nanti Mabes TNI mengeluarkan surat sah dalam operasional,” paparnya. (eko)

















