SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Ruang Mula hadir di Tangerang dengan menawarkan konsep tempat pernikahan yang mengintegrasikan venue dan berbagai kebutuhan acara dalam satu paket. Mengusung konsep pernikahan yang lebih intim dan praktis, Ruang Mula menyasar calon pengantin yang ingin menggelar momen pernikahan tanpa harus direpotkan dengan urusan teknis penyelenggaraan.
Owner Ruang Mula, Dede Ulfah, mengatakan, kehadiran Ruang Mula berangkat dari kebutuhan calon pengantin terhadap tempat dan layanan pernikahan yang lebih praktis, sekaligus memberikan keleluasaan dalam merancang acara sesuai keinginan.
“Ruang Mula adalah ruang untuk memulai suatu kehidupan,” kata Dede saat pembukaan Ruang Mula yang dirangkaikan dengan wedding showcase, Kamis (29/10/2026). Ruang Mula hadir di Jalan Jenderal Sudirman, Tanah Tinggi, Kota Tangerang.
Rangkaian wedding showcase tersebut berlangsung pada 29 Oktober hingga 1 November 2026. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi calon pengantin untuk melihat langsung suasana venue, mengenali layanan yang tersedia, serta mempertimbangkan kesesuaian tempat dengan konsep pernikahan yang diinginkan.

Ulfah menjelaskan, Ruang Mula menawarkan paket pernikahan lengkap dengan harga mulai Rp41 juta, di luar biaya tambahan sesuai ketentuan paket. Layanan tersebut mencakup katering, tempat, tata rias, pembawa acara atau master of ceremony (MC), hingga fotografer.
Dengan konsep paket lengkap, calon pengantin diharapkan dapat mempersiapkan pernikahan secara lebih praktis karena kebutuhan utama acara telah dikoordinasikan dalam satu layanan. Dalam rangka pembukaan, Ruang Mula juga memberikan penawaran khusus bagi calon pengantin yang melakukan pemesanan selama periode promosi. Dede menyebutkan, promosi tersebut berlangsung hingga November 2026.
Baca Juga: DJP Beri Pengurangan Sanksi Pajak hingga 100 Persen, Wajib Pajak Diminta Segera Manfaatkan PSA 2026
Menurut dia, penawaran tidak hanya berupa potongan harga yang diperkirakan mendekati 10 persen, tetapi juga sejumlah bonus tambahan, seperti layanan tata rias maupun pilihan makanan tambahan atau food stall, bergantung pada ketentuan paket yang dipilih.
“Kami lebih mengutamakan pemberian bonus daripada sekadar menurunkan harga. Misalnya, ada bonus makeup atau tambahan makanan. Untuk detailnya, calon pengantin bisa menghubungi tim pemasaran kami,” ujarnya.
Dari sisi kapasitas, Ruang Mula dapat mengakomodasi acara dengan jumlah tamu sekitar 100 hingga 300 orang. Namun, jumlah tersebut masih memungkinkan untuk ditingkatkan hingga 400, 500, bahkan 600 tamu melalui pengaturan sesi dan koordinasi antara tim perencana pernikahan serta penyelenggara acara.
Adapun durasi penggunaan venue berkisar empat hingga enam jam, menyesuaikan jumlah tamu dan rangkaian kegiatan. Acara dengan sekitar 200 tamu, misalnya, dapat berlangsung selama empat jam, sedangkan rangkaian akad nikah dan resepsi dapat memerlukan waktu lima hingga enam jam.
Mantan wartawati ini menuturkan, konsep pernikahan intim menjadi salah satu pendekatan yang ingin ditawarkan Ruang Mula. Konsep tersebut memberikan alternatif bagi pasangan yang menginginkan perayaan lebih sederhana dan suasana kebersamaan bersama keluarga maupun kerabat.
“Sekarang mungkin ada calon pengantin yang tidak ingin pesta terlalu ramai. Mereka ingin lebih banyak menghabiskan waktu bersama tamu dan makan bersama. Karena itu, kami berani membuka venue Ruang Mula,” katanya.
Baca Juga: Hari Oeang ke-80, Kanwil DJP Banten Berbagi dengan Masyarakat Baduy
Untuk menunjang penyelenggaraan acara, Ruang Mula menyediakan sejumlah fasilitas, antara lain kursi, ruang rias, ruang VIP yang dapat digunakan keluarga atau tamu khusus, serta sistem tata suara. Ketersediaan fasilitas tersebut diharapkan membantu calon pengantin mengurangi kebutuhan penyewaan perlengkapan tambahan.
Kehadiran Ruang Mula juga merupakan pengembangan dari pengalaman Dede bersama timnya di bidang jasa pernikahan. Sebelum membuka venue tersebut, timnya telah menjalankan usaha wedding organizer (WO) dan wedding planner melalui De Antara Wedding selama kurang lebih lima tahun.
Dalam perjalanannya, usaha tersebut berkembang dengan melihat peluang di bidang dekorasi dan katering. Pengalaman itu kemudian menjadi bekal untuk menghadirkan layanan yang lebih terintegrasi melalui Ruang Mula.
Pembukaan Ruang Mula turut mendapat dukungan sejumlah pelaku industri pernikahan. Di antaranya Asosiasi Pengusaha Dekorasi Indonesia (ASPEDI) Tangerang Raya, serta vendor tata rias dan busana dari Arshilia Wedding dan MJ Makeup.
Kegiatan tersebut juga melibatkan Kamandanu Organizer, Samudra WO, serta Sirap Fotografi. Kolaborasi itu ditampilkan melalui sejumlah rangkaian kegiatan, termasuk parade tata rias dan peragaan busana pernikahan. Meski paket lengkap tersedia, Ruang Mula tetap membuka peluang kerja sama dengan vendor eksternal, termasuk penyedia dekorasi, WO, MC, dan jasa tata rias.
Calon pengantin juga dapat memilih busana dari luar atau menyesuaikan pilihan busana melalui paket yang disediakan, dengan kemungkinan penambahan biaya sesuai pilihan. Ke depan, Ruang Mula tidak hanya diarahkan untuk melayani acara pernikahan. Dede mengatakan, venue tersebut juga diproyeksikan menjadi ruang untuk berbagai kegiatan, seperti event space dan pertemuan komunitas atau gathering, sesuai pemesanan.
Namun, pada tahap awal, pengembangan layanan masih difokuskan pada acara pernikahan. Dede berharap kehadiran Ruang Mula dapat memberikan alternatif bagi masyarakat Tangerang dalam merencanakan pernikahan sekaligus membuka ruang kolaborasi bagi pelaku usaha di industri pernikahan. (made)

















