SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Sebanyak 2.200 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Tangerang mendapatkan bantuan sosial (bansos) berupa uang tunai sebesar Rp500.000 dari Pemerintah Provinsi Banten. Penyaluran bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten tersebut dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang di Aula Kantor Kecamatan Rajeg, Senin (2/11).
Bantuan sosial tersebut diprioritaskan bagi kelompok masyarakat rentan, khususnya lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, dan anak sekolah. Dari total 2.200 KPM penerima bantuan, sebanyak 300 keluarga berasal dari wilayah Kecamatan Rajeg dan menerima bantuan secara simbolis dalam kegiatan tersebut.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengatakan bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Banten tersebut sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memberikan perlindungan dan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga memiliki program bantuan sosial yang menyasar 4.000 masyarakat setiap tahunnya. Dengan demikian, jika digabungkan dengan program bantuan dari Pemerintah Provinsi Banten, terdapat 6.200 KPM yang mendapatkan bantuan sosial setiap tahun.
“Ini juga sama dengan program Pemerintah Kabupaten Tangerang. Kami melengkapi program yang sudah dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Banten. Kabupaten Tangerang juga memberikan bantuan kepada 4.000 masyarakat setiap tahunnya, jadi bila digabungkan setiap tahunnya terdapat 6.200 KPM yang mendapatkan bantuan sosial,” kata Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, kepada Satelit News, Senin (2/11).
Maesyal Rasyid yang akrab disapa Rudi Maesyal menjelaskan, bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Pemerintah Provinsi Banten menyasar sejumlah kelompok masyarakat rentan. Di antaranya penyandang disabilitas, lanjut usia (lansia), anak yatim, serta para janda yang membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah.
Baca Juga: Pemprov Banten Diminta Serius Atasi Kemiskinan, Bansos Hanya Stimulan
Dia menegaskan, program bantuan sosial tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Pemerintah Provinsi Banten untuk terus hadir membantu masyarakat. Selain itu, program perlindungan sosial diharapkan dapat berjalan secara berkesinambungan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.
Melalui sinergi kedua pemerintah daerah tersebut, penyaluran bantuan sosial diharapkan semakin tepat sasaran, memperkuat perlindungan sosial, serta meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
“Komitmen ini akan terus kita jalankan bersama Pak Gubernur. Mudah-mudahan ke depan, sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, jumlah masyarakat yang menerima bantuan bisa terus kita tingkatkan. Di samping itu, kita juga tetap menjalankan pembangunan infrastruktur dan program lainnya,” pungkasnya.
Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni, mengatakan penyaluran bansos tahap pertama tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Kecamatan Rajeg dipilih sebagai lokasi penyaluran sekaligus untuk memastikan bantuan yang diterima masyarakat sesuai dengan perencanaan.
“Kami pastikan tidak ada satu rupiah pun potongan terhadap bantuan sosial ini. Kami berharap bantuan ini bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dan melaksanakan kegiatan sehari-harinya,” tegas Andra Soni.
Dia menambahkan, saat ini bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Banten telah menjangkau lebih dari 16.000 kepala keluarga. Ke depan, pemerintah provinsi berencana meningkatkan jumlah penerima manfaat serta memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota dan pemerintah pusat agar semakin banyak masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan.
Baca Juga: Bakar Sampah Sembarangan Picu 175 Kasus Kebakaran di Kabupaten Tangerang
“Provinsi Banten ke depan berencana untuk terus meningkatkan cakupan jumlah penerima manfaat. Selain itu, penguatan sinergi, baik dengan pemerintah kabupaten/kota maupun pusat, akan terus kami lakukan agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran,” pungkasnya. (alfian/aditya)

















