SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Lahan kosong di dekat Kantor Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali terbakar, Senin (2/11/2026) siang. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Tangsel menduga kebakaran tersebut disebabkan oleh unsur kesengajaan.
“Yang terbakar lahan kosong, orang bakar sampah di depan Puspem. Disengaja sepertinya, tidak mungkin kalau tidak sengaja, sudah musim hujan,” ujar Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar Tangsel, Omay Komarudin, saat dikonfirmasi.
Omay menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tangsel agar segera diambil langkah penindakan.
“Tadi juga sudah dilaporkan agar disegel Satpol PP, bakal disegel karena itu ranahnya Satpol PP,” ucapnya.
Pantauan di lokasi, asap putih pekat dan hitam muncul dari titik api yang berada di bawah tanah. Menurut Omay, pola kebakaran ini menyerupai kebakaran lahan gambut, di mana titik baranya berada di dalam. Saat ini, luasan lahan yang terbakar mencapai sekitar 500 meter persegi.
“Timbul asap putih dan hitam itu kebakaran di bawah permukaan tanah, otomatis api tidak akan keluar. Kayak kebakaran lahan gambut, karena bara ada di bawah tanah. Makanya kita sekarang lagi menunggu bantuan beko dari DSDABMBK untuk mengurai,” jelasnya.
Baca Juga: 1.481 Hektare Lahan Masih Terbakar, Total Bantuan Rp1,235 T Sudah Cair
“Damkar tanpa itu tidak bisa padam, harus diurai, kedalaman bara sekitar 2 sampai 3 meter,” lanjutnya.
Omay menuturkan, pihaknya telah menurunkan delapan armada pemadam serta 40 personel untuk menjinakkan si jago merah. Namun, pemadaman untuk sementara dihentikan sambil menunggu bantuan alat berat tiba.
“Untuk armadanya ada delapan, jadi personel sekitar 40 orang. Awal laporan kebakaran kurang lebih jam 1 siang. Sampai sore ini kami setop karena sia-sia buang air,” pungkasnya. (eko)

















