SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang, Junadi, meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir menjelang musim hujan. Upaya tersebut perlu diperkuat melalui sosialisasi kebencanaan, peningkatan sarana tanggap darurat, serta dukungan anggaran yang memadai.
Hal tersebut disampaikannya usai menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Kebencanaan di Wilayah Rawan Bencana yang diselenggarakan BPBD Kota Tangerang di Aula Kecamatan Ciledug, Selasa (3/11/2026).
Junadi mengapresiasi langkah BPBD yang telah menggencarkan sosialisasi kebencanaan di 104 kelurahan dan 13 kecamatan. Menurutnya, edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan menghadapi berbagai potensi bencana, khususnya banjir.
“Menjelang musim hujan, BPBD harus lebih sigap dan masif dalam menjalankan program penanggulangan banjir, sehingga masyarakat di wilayah rawan memiliki kesiapan menghadapi kemungkinan bencana,” ujarnya.
Selain edukasi, Junadi juga menyoroti kebutuhan sarana tanggap darurat, terutama perahu karet di wilayah yang kerap terdampak banjir. Menurutnya, kebutuhan tersebut banyak disampaikan oleh masyarakat, mulai dari tingkat kecamatan hingga RW.
Ia berharap kebutuhan tersebut dapat menjadi perhatian dalam pembahasan anggaran DPRD, khususnya melalui Badan Anggaran (Banggar), agar pengadaan perahu karet dapat ditingkatkan dan menjangkau wilayah-wilayah rawan banjir.
Baca Juga: DPRD Kota Tangerang Soroti Arah Pembangunan dan Keadilan Ekologis
“Kami meminta agar ada ruang anggaran untuk penambahan perahu karet di kecamatan yang rawan banjir. Sarana ini penting agar penanganan darurat dapat dilakukan lebih cepat ketika banjir terjadi,” tegasnya.
Junadi menambahkan, alokasi anggaran kebencanaan perlu diperkuat agar program dan fasilitas penanggulangan bencana dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia berharap setiap anggaran yang dialokasikan untuk BPBD benar-benar diarahkan pada kebutuhan prioritas di lapangan. (aditya)

















