SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Seorang sopir taksi online bernama Sarpani (66) menjadi korban dugaan pembegalan disertai pemerasan dan pengancaman menggunakan senjata tajam jenis golok di Kampung Bugel, Kelurahan Kaduagung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Sabtu (31/11/2026) lalu. Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan mobil Toyota Calya beserta sejumlah barang berharga. Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Tigaraksa.
Kanit Reskrim Polsek Tigaraksa, IPDA Mudiawan, membenarkan adanya laporan dugaan pemerasan dan pengancaman menggunakan senjata tajam terhadap sopir taksi online tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (31/10/2026) sekitar pukul 20.00 WIB dan saat ini tengah ditangani oleh pihak kepolisian.
“Iya betul, kita sudah olah TKP dan juga periksa saksi yang ada,” kata IPDA Mudiawan kepada Satelit News, Selasa (3/11/2026).
Mudiawan menjelaskan, berdasarkan keterangan pelapor, Sarpani yang merupakan warga Jakarta Pusat awalnya menerima pesanan penumpang pada Sabtu (31/10/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Pesanan tersebut berupa perjalanan dari kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, menuju Taman Dago, Parung Panjang, Kabupaten Bogor.
Dalam perjalanan tersebut, terdapat tiga penumpang, yakni seorang perempuan berusia 15 tahun dan dua pria dewasa.
Setibanya di kawasan Taman Dago, Parung Panjang, korban diduga mendapat ancaman dari salah seorang penumpang pria dewasa yang membawa senjata tajam jenis golok. Pelaku mengaku sebagai bandar narkoba dan meminta korban mengikuti perintahnya.
Baca Juga: Diduga Disiksa Majikan di Malaysia, PMI Asal Sepatan Minta Dipulangkan
“Terduga pelaku bicara itu sambil menodongkan senjata tajam jenis golok ke arah leher korban,” jelasnya.
Setelah itu, korban diarahkan untuk terus mengemudikan mobil hingga memasuki pintu Tol Legok. Korban kemudian diminta menepi di bahu jalan yang tidak jauh dari pintu tol tersebut.
Saat kendaraan berhenti, dua pria dewasa diduga langsung menarik korban ke bagian belakang mobil. Kedua tangannya diikat menggunakan tali, mulutnya ditutup dengan lakban, sedangkan kepalanya ditutup menggunakan sarung. Setelah itu, korban ditempatkan di jok belakang mobil.
“Sesampainya di lapangan Kampung Bugel, Kelurahan Kaduagung, Kecamatan Tigaraksa, korban diturunkan oleh diduga pelaku pada pukul 16.00 WIB,” ujarnya.
Sementara itu, mobil Toyota Calya berwarna abu-abu milik korban dibawa kabur oleh para terduga pelaku. Selain kendaraan, sejumlah barang berharga milik korban juga turut raib, di antaranya satu unit telepon genggam dan dompet berisi surat kendaraan, uang, serta identitas diri.
Setelah ditinggalkan di lokasi dan kehilangan kendaraan serta barang berharganya, korban kemudian meminta bantuan warga sekitar. Korban selanjutnya diarahkan untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tigaraksa.
Baca Juga: Pasar Kronjo Mangkrak, DPRD Beri Perumda dan Pengembang Tenggat 15 Hari
“Korban diarahkan warga sekitar untuk melaporkan kejadian ke Mapolsek Tigaraksa,” katanya.
Lebih lanjut, IPDA Mudiawan mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap kasus dugaan pembegalan terhadap sopir taksi online tersebut dan menangkap para terduga pelaku.
Ia juga menyatakan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut apabila sudah terdapat informasi terbaru mengenai penanganan kasus tersebut.
“Intinya kita proses, dan kita lakukan penyelidikan agar terduga pelaku segera tertangkap,” katanya. (alfian/aditya)

















